Kalau sudah ketahuan begini, baru kebakaran jenggot semua. Atau, malah banyak "ayam" yang berkokok di Ditjen Perbendaharaan. (Lho kok???; Kok bisa ya?? Kok.....?)
Menurut saya jika ingin melakukan suatu perubahan, lakukan dengan konsisten. Buat peraturan juga bukan hanya untuk orang lain (diri sendiri dan/atau kelompok tertentu menjadi pengecualian. Harapan saya untuk para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal paling bergengsi ini agar memberi contoh yang baik kepada stafnya. Sebab contoh merupakan pelajaran yang paling mudah melekat di benak manusia. Selantang apapun suara Anda menyuarakan REFORMASI, itu tidak akan otomatis mengubah keadaan yang ada. Zaman sudah berubah. Perkataan sama dengan perbuatan --> INTEGRITAS

