Kalo menurut saya ada masalah yang lebih fundamental dari yang disebutkan pak Cipto;
Pakta integritas ---> hanya akan menjadi macan kertas Lay out percontohan ---> hanya akan menjadi hiasan Satker tidak boleh masuk kedalam ----> toh kalo mau suap kok harus kedalam? kan bisa pake sms banking Jadi menurut saya "hati" nya yang harus dirubah marilah memulai dari hati yang bersih dengan niat yang baik sistem, layout, pakta integritas, SOP dan sebagainya tidak berarti apa apa kalo "hati" masih belum bersih dan ini yang paling berat, tidak ada yang tau isi hati orang kecuali dia sendiri dan "yang diatas" ________________________________ From: cip cipto <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, September 14, 2009 9:41:46 AM Subject: Re: [Forum Prima] SMS Keprihatinan Yth. Miliser Saya turut prihatin terhadap kasus Sukabumi dan Bogor semoga kesempatan ini sebagai momentum untuk menegakan citra DJPBN menerapkan sanksi kode etik dengan tegas dan keras, di bulan puasa ini mari segenap rekan kerja di DJPBN tinggalkan kebatilan menuju kebaikan. memang merubah mindset pola pikir cukup sulit tetapi dengan adanya kasus tersebut perlu dibuat tindakan yang keras dan perlu adanya penandatanganan pakta integritas dari semua pejabat eselon sampai dengan pelaksana untuk tidak menerima pungli/angpao di KPPN tentunya dimulai dari level Kepala KPPN dan Kasi PB memberi contoh untuk tidak menerima angpao dari mitra kerja. Disamping itu perlu adanya pengaturan tata ruang yang tidak memungkinkan adanya kontak langsung antara pegawai KPPN dengan pihak yang mengajukan SPM, pelayanan cukup oleh petugas front office permasalahannya belum semua KPPN mempunyai tata ruang seperti itu karena belum tersedia dana untuk keperluan tersebut dan front office di KPPN Konvensional kalu perlu diisi pegawai dari KPPN Percontohan, perlu ada campuran/ kombinasi personil di KPPN konvensional dan jangan semua pegawai yang terbaik ditarik ke KPPN Percontohan karena wajah DJPBN tercermin dari 178 KPPN. --- Pada Ming, 13/9/09, Hari Ribowo <hari_ribowo@ yahoo.com> menulis: >Dari: Hari Ribowo <hari_ribowo@ yahoo.com> >Judul: Re: [Forum Prima] SMS Keprihatinan >Kepada: forumpr...@yahoogro ups.com >Tanggal: Minggu, 13 September, 2009, 3:53 PM > > > >SAYA SECARA PRIBADI >MENYAMPAIKAN PERASAAN TURUT PRIHATIN ATAS KEADAAN INI. > >BUKANKAH PEGAWAI DITJEN PERBENDAHARAAN SUDAH MENERIMA REMUNERASI, TAPI KENAPA >MASIH MERASA KURANG. > >JANGAN CUMA MELIHAT KEATAS.. >LIHATLAH KESAMPING KIRI KANAN >BANYAK TEMAN2 PEG SWASTA YANG PENDAPATANNYA SAMA DGN KITA, MEREKA AKAN DIPECAT >BILA DIKETAHUI BERBUAT SPT ITU. . >LIHAT JUGA KEBAWAH.. >MASIH BANYAK WN YANG PENDAPATANNYA LEBIH KECIL. >WALAUPUN DEMIKIAN, TOKH TIDAK NGOYO MENCARI LEBIH.. > > > > >--- On Sun, 9/13/09, subasus...@yahoo. co.id <subasus...@yahoo. co.id> wrote: > > >>From: subasus...@yahoo. co.id <subasus...@yahoo. co.id> >>Subject: Re: [Forum Prima] SMS Keprihatinan >>To: forumpr...@yahoogro ups.com >>Date: Sunday, September 13, 2009, 10:53 AM >> >> >> >> >>Ternyata pungli masih ada di lingkungan kita. Bagaimana membasminya? Berbagai >>cara sudah dilakukan, mulai dr yg lunak sampai tindakan keras. Ini >>membuktikan betapa syusyahnya merubah mindset. Sosialisasi ke satker >>kelohatannya perlu jg di galakkan kelihatannya. Kl yg melakukan itu dr orang >>lebih tua dan orang lama, mungkin bisa berkilah. Tapi kta menjadi sedih kl >>itu terjd pd anak muda. Berarti sdh terkontaminasi virus jahat. Ketika, ada >>berita di koran kta br 37 kppn bebas pungli pd kebakaran jenggot. Ternyata >>'ITU' mm masih ada di kita. Ketika kta men'difen' bhw di kita sdh tidak ada, >>ternyata dr bbrp sampel TERBUKTI ADA, jadi...SBS (sangat prihatin) >> >>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >>Teruuusss... ! ________________________________ >> >>From: "tio6797" <tio6...@yahoo. com> >>Date: Fri, 11 Sep 2009 18:02:31 -0000 >>To: <forumpr...@yahoogro ups.com> >>Subject: [Forum Prima] SMS Keprihatinan >> >> >>Dear Miliser's, hari ini saya mendapat sms dari seorang "teman". Isi SMS >>tersebut ternyata forwad SMS yang materinya adalah SMS dari Pak Dirjen kepada >>para Pejabat Esl II. Sehingga saya merasa tidak berhak dan lancang >>menyampaikannya kepada Sidang Miliser,namun karena kecintaan dan keprihatinan >>saya kepada DJPBN, saya beranikan untuk menyampaikannya. >> >>Demikian isi SMS tersebut : >> >> > ________________________________ Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

