Yth. Miliser
Saya turut prihatin terhadap kasus Sukabumi dan Bogor semoga kesempatan ini 
sebagai momentum untuk menegakan citra DJPBN menerapkan sanksi kode etik dengan 
tegas dan keras, di bulan puasa ini mari segenap rekan kerja di DJPBN 
tinggalkan kebatilan menuju kebaikan. memang merubah mindset pola pikir cukup 
sulit tetapi dengan adanya kasus tersebut perlu dibuat tindakan yang keras dan 
perlu adanya penandatanganan pakta integritas dari semua pejabat eselon sampai 
dengan pelaksana untuk tidak menerima pungli/angpao di KPPN tentunya dimulai 
dari level Kepala KPPN dan Kasi PB memberi contoh untuk tidak menerima angpao 
dari mitra kerja. Disamping itu perlu adanya pengaturan tata ruang yang tidak 
memungkinkan adanya kontak langsung antara pegawai KPPN dengan pihak yang 
mengajukan SPM, pelayanan cukup oleh petugas front office permasalahannya belum 
semua KPPN mempunyai tata ruang seperti itu karena belum tersedia dana untuk 
keperluan tersebut dan front office di
 KPPN Konvensional kalu perlu diisi pegawai dari KPPN Percontohan, perlu ada 
campuran/ kombinasi  personil di KPPN konvensional dan jangan semua pegawai 
yang terbaik ditarik ke KPPN Percontohan karena wajah DJPBN tercermin  dari 178 
KPPN.

--- Pada Ming, 13/9/09, Hari Ribowo <[email protected]> menulis:


Dari: Hari Ribowo <[email protected]>
Judul: Re: [Forum Prima] SMS Keprihatinan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 13 September, 2009, 3:53 PM


  







SAYA SECARA PRIBADI 
MENYAMPAIKAN PERASAAN TURUT PRIHATIN ATAS KEADAAN INI. 

BUKANKAH PEGAWAI DITJEN PERBENDAHARAAN SUDAH MENERIMA REMUNERASI, TAPI KENAPA 
MASIH MERASA KURANG.

JANGAN CUMA MELIHAT KEATAS.. 
LIHATLAH KESAMPING KIRI KANAN 
BANYAK TEMAN2 PEG SWASTA YANG PENDAPATANNYA SAMA DGN KITA, MEREKA AKAN DIPECAT 
BILA DIKETAHUI BERBUAT SPT ITU. . 
LIHAT JUGA KEBAWAH.. 
MASIH BANYAK WN YANG PENDAPATANNYA LEBIH KECIL. 
WALAUPUN DEMIKIAN, TOKH TIDAK NGOYO MENCARI LEBIH.. 


  

--- On Sun, 9/13/09, subasus...@yahoo. co.id <subasus...@yahoo. co.id> wrote:


From: subasus...@yahoo. co.id <subasus...@yahoo. co.id>
Subject: Re: [Forum Prima] SMS Keprihatinan
To: forumpr...@yahoogro ups.com
Date: Sunday, September 13, 2009, 10:53 AM




Ternyata pungli masih ada di lingkungan kita. Bagaimana membasminya? Berbagai 
cara sudah dilakukan, mulai dr yg lunak sampai tindakan keras. Ini membuktikan 
betapa syusyahnya merubah mindset. Sosialisasi ke satker kelohatannya perlu jg 
di galakkan kelihatannya. Kl yg melakukan itu dr orang lebih tua dan orang 
lama, mungkin bisa berkilah. Tapi kta menjadi sedih kl itu terjd pd anak muda. 
Berarti sdh terkontaminasi virus jahat. Ketika, ada berita di koran kta br 37 
kppn bebas pungli pd kebakaran jenggot. Ternyata 'ITU' mm masih ada di kita. 
Ketika kta men'difen' bhw di kita sdh tidak ada, ternyata dr bbrp sampel 
TERBUKTI ADA, jadi...SBS (sangat prihatin)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... 
!


From: "tio6797" <tio6...@yahoo. com> 
Date: Fri, 11 Sep 2009 18:02:31 -0000
To: <forumpr...@yahoogro ups.com>
Subject: [Forum Prima] SMS Keprihatinan

  

Dear Miliser's, hari ini saya mendapat sms dari seorang "teman". Isi SMS 
tersebut ternyata forwad SMS yang materinya adalah SMS dari Pak Dirjen kepada 
para Pejabat Esl II. Sehingga saya merasa tidak berhak dan lancang 
menyampaikannya kepada Sidang Miliser,namun karena kecintaan dan keprihatinan 
saya kepada DJPBN, saya beranikan untuk menyampaikannya.

Demikian isi SMS tersebut :


















      &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com&quot;

Kirim email ke