Sangat setuju dengan Pak HaBeWe, apabila sistem yang kita buat tidak menjadikan pemanfaatan anggaran yang jelas dan terukur atau efektif dan efisien. Untuk apa sistem, peraturan dan undang-undang kita buat, yang jelas hanya menimbulkan cost untuk konsinyering, perjalanan, roadshow, rapat2. Menurut saya sudah cukup banyak peraturan, undang-undang dan sistem yang dibuat, tapi di tataran implementasi lemah. Saya rasa gunakanlah sistem dan peraturan yg ada saat ini, lebih banyak tataran actionnya, implementasinya sambil mengurai dan memperbaiki kelemahan2 yg ada tanpa harus membuat sistem baru. Yang paling penting adalah komitmen masing-masing unit tsb melaksanakan tugasnya sebaik mungkin dalam kerangka membangun/mencapai tujuan, dan fokus pada setting goal (tujuan) di setiap level pimpinan, selanjutnya goal nya masing2 level diawasi dan diimplementasikan dengan komitmen dan konsisten di masing-masing lini. Karena terlalu banyak membuat peraturan, merubah sistem, mendesain ulang sy rasa membingungkan dan berputar/berkutat pada itu2 saja dan tidak pernah bekerja secara riil, substansi kabur disibukan dengan hal-hal yg sifatnya seremonial sedangkan user atau pelaksana peraturan dibuat gamang dan bingung dengan berubah-ubahnya peraturan dan sistem. Negeri ini bukan kurangnya peraturan perundangan tapi kurangnya INTEGRITAS,KOMITMEN, SEMANGAT, ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, KERJASAMA dan KOMUNIKASI. Maka menurt saya bangun jiwanya dulu baru bangun badannya. Mungkin kurang nyambung dan kurang mengena pendapat saya ini, tapi itulah yg dapat saya sampaikan untuk meramaikan forum ini. Salam Reformasi
--- In [email protected], "HaBeWe" <goodman_neverd...@...> wrote: > > > Satu pertanyaan kecil yang senantiasa menggelitik benak saya. > Apakah SPAN ini akan mampu memebrikan kontribusi yang efektif bagi > pemberantasan Korupsi, Gratifikasi dll. Memang mungkin pertanyaan ini agak > kurang nayambung/ mengena. Tapi dalam hati saya berkeyakinan sebaiknya apapun > perubahan yang dilakukan baik sistem, organisatoris, ataupun aplikasi > hendaknya mampu mengeliminir kemungkinan bagi Korupsi dan kawan kawan kembali > membelenggu negeri ini. > > Salam Hangat dari Kendari > HaBeWe > > NB: Mindset internal masih mudah untuk dikontrol..... bagaimana dengan > eksternal mindset? Lebay kalao itu menjadi tanggung jawab kita juga.

