Kayaknya ukurannya adalah membahayakan nyawa ato tidak...
kemudian berapa kuantitas nyawa yg bs musnah
ini madharat berdasarkan famaidhturra ghaira baaghiuwwa  dst (ayat ttg makanan 
haram)
ikut urun rembuk meskipun sedikit.. gakpapa tho..




________________________________
From: ashbah pratama <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 11, 2009 10:10:07 PM
Subject: {FoSSEI} mohon bantu dijelaskan


assalaamu'alaikum
dalam buku karangan Bapak Ikhwan Abidin Basri, MA yang berjudul "menguak 
pemikiran ekonomi ulama klasik" dalam bab ulama imam abu yusuf dijelaskan dalam 
kitab alkhoroj bahwa imam abu yusuf dalam memberikan nasehat dan pemikiran 
ekonominya kepada khalifah saat menghadapi suatu kondisi perekonomian dan dalam 
mengambil keputusan terhadap situasi ekonomi yang dihadapi beliau (Imam Abu 
Yusuf) menggunakan kaidah fikih "lebih baik menghilangkan kemudharotan dari 
pada mengambil maslahat". apa ukuran yang jelas melihat sesuatu itu mudhorot 
dan maslahat dalam suatu kondisi ekonomi yang sedang bergejolak atau menurun. 
saya mohon diberikan contoh saat krisis global saat ini dan krisis kenaikan 
harga BBM kemarin dari sudut pandang kaidah fikih yang disebut di atas.
wassalaamu'alaikum
atas penjelasanya saya ucapkan banyak terima kasih.
 

________________________________
 Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
   


      

Kirim email ke