bismillah 

mencoba jawab ya kak ashbah 

dulu pernah ada temen ana presentasi mengenai Cash Basis and Accrual Basis 
dalam pandangan Islam . ada dua dalil disana yang satu sama lain saling 
menguatkan dan diambil dari Al Qur'an pula. secara, akan terlihat bertentangan 
namun dalam ushul Fiqh memang ada untuk mengkompromikan dalil yang secara, 
terlihat bertentangan tersebut. (Abu Zahrah) 

kalau pertanyaan kak ashabah mengenai bagaimana tau sesuatu itu mudharat atau 
maslahat sejauh yang saya pernah pelajari ada yang namanya khamsah maqashid 
syariah atau yang dirumuskan oleh Imam Syathibi dalam Al Muwafaqatnya mencakup 
:Melindungi akal, Menjaga darah, menjaga harta, menjaga keturunan, menjaga 
kehormatan sesuatu dapat dilihat mengundang banyak mudharat jika memang 
terbukti telah melampaui lima tujuan syariah tadi dan yang utama ditambahkan 
oleh ulama lain yang juga mujadid dari Turki , Badi'uzzaman Said Nursi , 
apabila bisa membahayakan keimanan dan akidah kaum muslimin , dan yang 
ditampilkan maslahat adalah yang memang sejalan dengan tujuan syariah tadi . 
lalu bagaimana bila tujuan syariah telah tercapai tanpa kita harus sejalan 
dengan syariat yang menuntutnya ? Dr Yusuf Qardhawi dalam Fiqh Maqashid 
Syariahnya menegaskan tak ada kemaslahatan yang sejati dan hakiki ketika dalil 
qath'i syara telah dilanggar dengan takwil apapun karena
 keberadaanya sebagai dalil yang dapat diterima dan pengambilan dalilnya juga 
sah maka tak ada alasan untuk menghindar 
beliau mengambil contoh semisal , bunga bank yang memiliki kesamaan dengan riba 
yaitu ziyadah atau tambahan dan dengan metode qiyas tadi dapat diambil 
kesimpulan bahwa bunga bank haram , begitu juga dengan krisis ekonomi global 
yang masih menghangat sampai saat ini dengan implikasinya yang sangat panjang 
dan kacau balau seperti PHK yang melanda pelbagai negara dan telah 
menonaktifkan karyawan serta buruh mencapai puluhan ribu orang bukankah itu itu 
telah melampaui tujuan syariah yang yaitu menjaga harta dan akal manusia . 
dengan terPHKnya puluhan ribu orang secara otomastis telah mengurangi 
keproduktifan angkatan kerja dan membiarkannya memenuhi tiap lini kehidupan 
dengan jumlah pengangguran yang semakin bertambah banyak selain juga secara 
psikis orang yang tak bekerja atau menganggur akan lebih banyak menghabiskan 
waktunya dengan sia-sia dan menimbulkan bayang-bayang pikiran yang kotor dan 
akibat lebih parahnya memicu tindakan yang anarkis. So dari sana
 pula anarkisme akan mengakibatkan kekacauan yang menganggu stabilitas 
perekonomian negara dan menurunkan atau malah memperlambat tingkat pertumbuhan 
ekonomi suatu negara juga menurunkan nilai tukar dalam negeri atawa depresiasi 
terhadap mata uang asing 

alhamdulillah pernah membaca juga buku tersebut dalam edisi yang masih lama di 
perpustakaan kampus 


wallahu a'lam 

--- Pada Rab, 11/2/09, ashbah pratama <[email protected]> menulis:
Dari: ashbah pratama <[email protected]>
Topik: {FoSSEI} mohon bantu dijelaskan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 11 Februari, 2009, 10:10 PM











    
            assalaamu'alaikum
dalam buku karangan Bapak Ikhwan Abidin Basri, MA yang berjudul "menguak 
pemikiran ekonomi ulama klasik" dalam bab ulama imam abu yusuf dijelaskan dalam 
kitab alkhoroj bahwa imam abu yusuf dalam memberikan nasehat dan pemikiran 
ekonominya kepada khalifah saat menghadapi suatu kondisi perekonomian dan dalam 
mengambil keputusan terhadap situasi ekonomi yang dihadapi beliau (Imam Abu 
Yusuf) menggunakan kaidah fikih "lebih baik menghilangkan kemudharotan dari 
pada mengambil maslahat". apa ukuran yang jelas melihat sesuatu itu mudhorot 
dan maslahat dalam suatu kondisi ekonomi yang sedang bergejolak atau menurun. 
saya mohon diberikan contoh saat krisis global saat ini dan krisis kenaikan 
harga BBM kemarin dari sudut pandang kaidah fikih yang disebut di atas.
wassalaamu'alaikum
atas penjelasanya saya ucapkan banyak terima
 kasih.


        Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
 Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
 

      

    

           
  
    
        
         
        
        








        


        
        


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke