Adalah sebuah pemikiran yang berbahaya jika sampai pernyataan yang mempertanyakan keharaman riba apa lagi sampai menafikan hadis-hadis sahih dibiarkan berkembang di masyarakat. Yang mengalami dampak langsungnya adalah BANK SYARIAH. Sebab jika itu sampai menyebar luas maka tidak ada lagi orang yang mau menabung di bank syariah, karena fasilitas dan kemampuan pelayanan yang di berikan bank syariah belum mampu menyaingi bank konvensiaonal. ssamapai saat ini bank syariah di indonesia masih ditopang oleh fatwa bunga bank itu HARAM.
Mungkin teman-teman yang mempelajari ekonomi syariah baik resmi maupun tidak resmi tidak akan terpengaruh oleh pemikiran ini, karena anda pernah membaca hadis-hadis sahih yang menjelaskan mengenai apa itu riba dan jenis-jenisnya. tapi bagaimana dengan para pedagang, pelajar dan mahasiswa yang kuliah umum, para petani, guru-guru mta pelajaran umum, dan masyarakat awam lainnya? besar kemungkinan mereka akan terpengaruh. Maka dari itu, ayo kita semua anggota dan alumni fossei, mulailah aktif mempromosikan ekonomi syariah ditengah-tengah masyarakat. agar sistem ekonomi yang sesuai syariah ini dapat berkembang dan dipergunakan oleh seluaruh manusia (baik yang muslim maupun non muslim). Tambahan: Jika hanya masalah riba (usury) atau bunga (interest), bukan hanya orang-orang muslim yang menentang dan mengharamkan penggunaannya. Jika seseorang berfikiran waras, berakal sehat, dan tidak hanya memikirkan keuntungan sebanyak-banyaknya maka pasti melarang penggunaan riba dan bunga. contoh orang-orang non muslim yang seperti itu adalah: PLATO, ARISTOTELES, dan ADAM SMITH. ________________________________ Dari: Muhammad Muallim <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 17 Januari, 2010 01:42:34 Judul: Re: Bls: {FoSSEI} What is Riba Assalamualaikum... Sebenarnya perdebatan tentang riba dan bunga tidak akan sampai pada ujung. semua mempunyai pendapat masing-masing, dan seharusnya kita mampu menghormati pendapat orang lain, apalagi pendapat itu juga mempunyai dasar hukum yang jelas. Biarkan perdebatan itu tetap berlanjut. Yang perlu menjadi perhatian para pegiat ekonom Muslim adalah, sejauh mana inovasi yang dilakukan oleh sistem yang berbasis syariah ini mampu menunjukkan keberpihakan pada kemashlahatan. Kalau perbedaan itu ini disikapi dengan kurang bijak, hanya akan menjadikan kontraproduktif bagi perkembangan ekonomi syariah itu sendiri. Dan kalau mau dakwah ekonomi, maka segeralah melirik ke kantong2 kemiskinan, pedesaan, pelaku bisnis, dll. Selamat mengkaji, banyak yang perlu kita ketahui dan pahami saudara saudaraku... ________________________________ From: Irwan Sofyan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, January 16, 2010 11:35:53 AM Subject: Bls: {FoSSEI} What is Riba Bukankah ri ba itu ada 2 yaitu: Riba Nasihin dan Riba Fadl. kalau menurut saya Riba yang bersifat Ad'afan Muda'afan pastilah haram sekarang permasalahannya yang riba ad'afam muda'afan aja haram apalagi yang tidak berlipat ganda seperti yang dua di atas tersebut. ________________________________ Dari: mufiz_85 <mufiz...@yahoo. co.id> Kepada: fos...@yahoogroups. com Terkirim: Jum, 15 Januari, 2010 20:24:19 Judul: {FoSSEI} What is Riba Note Moderator: Harap Baca Dengan SEKSAMA. Sabtu 19 desember 2009 saya diundang untuk menyaksikan sebuah seminar di STAIN bengkulu yang salah satu pembicaranya adalah Bpk. DR. Sahiran Syamsudin dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Beliau mengeluarkan sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan saya sebagai peserta seminar. Beliau berkata WHAT IS RIBA?, menurut beliau semua orang islam didunia sepakat bahwa riba itu haram, tapi riba yang seperti apa yang diharamkan oleh al-qur'an? Apakah seluruh jenis riba diharamkan oleh al-qur'an? Menurut beliau hanya satu jenis riba yang diharamkan yaitu riba yang "ad'afan mudo'afan" atau riba yang berlipat ganda. Beliau beranggapan seperti itu karena menterjemahkan ayat al-qur'an mengenai riba dengan tehnik melihat sebab turunnya ayat. Menurut beliau ayat riba diturunkan di arab dizaman rasulullah masih hidup, disaat itu riba yang dipraktikkan oleh orang arab jahiliyah adalah riba yang berlipat ganda sehingga yang diharamkan oleh al-qur'an hanya jenis riba tersebut. Akhirnya beliau menyimpulkan bahwa selama bunga bank tidaklah berlipat ganda maka bunga bank tidak haram. Pernyataan yang mengejutkan ini (mengingat beliau adalah dosen di jurusan keuangan syariah) tentu membuat saya dan beberapa dosen stain mencoba mengingatkan beliau bahwa untuk mentafsir al-qur'an perlu melihat hadis yang menerangkat ayat tersebut, dan ada banyak hadis shahih yang menyebutkan mengenai apa saja yang disebut riba, dan bahwa riba didalam hadis bukan hanya riba yang berlipat ganda. Ada juga dosen stain yang mengingatkan bahwa yang disebut dengan sabab turunnya ayat adalah sabab nisbi bukan haqiqi, karena allah memiliki kuasa untuk menurunkan wahyunya kapanpun mengenai apapun tanpa harus memiliki sebab. Bahkan Prof. DR Khalidi dari STAIN Palembang menyatakan kekecewaannya yang sangat dalam karena pendapat beliau. Diakhir beliau hanya berkata setiap muslim memiliki perbedaan pendapat dan ini adalah hal yang wajar, sehingga kami berpegang dengan pendapat kami dan beliau tetap dengan pendapat beliau. KESIMPULAN Ada beberapa hal yang dapat saya simpulkan dari seminar tersebut: Perkembangan pembahasan mengenai ekonomi islam dikalangan akademisi indonesia masih jalan ditempat. Mengapa? Karena sampai saat ini kita masih berkutat dengan apakah bunga itu haram atau tidak. Bahkan boleh dibilang mengalami kemunduran, karena sekarang yang dipertanyakan riba yang seperti apa yang haram. Metode tafsir yang digunakan oleh Bpk. DR. Sahiran Syamsudin mirip dengan metode Hermeneutika yang populer digunakan oleh para pendeta untuk menafsirkan injil. Perlunya kerja keras yang lebih dari para aktivis ekonomi islam untuk kembali berdakwah dikampus-kampus dan di mesjid-mesjid agar seluruh indonesia menjadi paham akan apa itu ekonomi islam, karena ternyata ada banyak beda pendapat ditengah masyarakat mengenai ekonomi islam. Hfz.sei ________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com"

