Dulu ketika berdebat soal NEP, Chan sama sekali tidak bisa menjawab argumentasi 
semua orang yang membantah dan menolak digunakannya NEP untuk membenarkan 
restorasi kapitalisme Deng Xiaoping. Satu-satunya bahan untuk membela diri 
adalah tulisan komunis remo Jepang. Sederhana saja soalnya, bagaimana mau 
bicara soal NEPnya Lenin kalau orang itu menolak membaca semua karya Lenin yang 
berhubungan dengan NEP!!! Tapi dasar Chan, walaupun dia tidak mampu membantah 
argumentasi orang lain  dan bahkan pendapat Lenin sendiri, tetap saja dia 
ngotot seolah-olah restorasi kapitalis Deng SAMA DENGAN NEP!!!!Chan juga ngotot 
seolah-olah Tkk masih sosialis WALAUPUN  dia juga tidak pernah mampu 
menunjukkan unsur-unsur sosialis dari sistim ekonomi Tkk sekarang. Jadi yang 
Chan kerjakan dalam diskusi ini hanyalah NGOTOT TAPI TANPA ARGUMENTASI. Jadi 
apa yang ditulisnya hanyalah sampah dan pencerminan dari frustrasi dan 
kebodohannya sendiri. Kalau tetap ngotot mempertahankan pendapat absurd  Tkk 
masih sosialis, ya jelas dia juga ngotot menolak bahwa Tkk sendiri sudah 
menjadi kekuatan IMPERIALIS. Yang jelas banyak orang dari generasi muda di 
Indonesia yang jauh lebih mampu menganalisa hal ihwal dengan logika yang tidak 
terbalik. Makanya teman muda Suar Suroso sendiripun pernah mengajukan 
pendapatnya sendiri bahwa Tkk adalah IMPERIALIS. Dan ini sulit dibantah oleh 
Suar.AS kekuatan imperialis yang sedang merosot, sedangkan Tkk kekuatan 
imperialis yang sedang berkembang!!!

    On Sunday, March 12, 2017 1:47 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:
 

 Hahahaa, ... beginilah suara sumbang nenek dalam tempurung yang TIDAK berhasil 
MEMBEDAKAN dedengkok imperialisme AS dengan RRT yang menjalankan “KAPITALISME 
NEGARA” Lenin! Berani menggunakan kapitalis-kapitalis dengan tetap pegang TEGUH 
4 prinsip Sosialisme! Masih saja mempertanyakan bisa nggak dedengkok 
imperialisme AS mencapai kemakmuran bersama?  Sekarang nenek yang segalanya 
masih bisa TERJAMIN didunia kapitalis untuk cukup hidup ini, tentu saja dengan 
mudah mengabaikan “DUIT”, padahal ormas-ormas ditanahair bukan saja untuk 
melancarkan aksi, untuk ngumpul berdiskusi apalagi yang lebih besar bikin 
kongres saja banyak yang bingung, bahkan TERHAMBAT kurangnya “DUIT” itu! Payah 
dan susahnya ngumpulin DUIT! Lalu, mencoba membandingkan dengan gerakan massa 
di AS sono, ... ada2 saja!  From: Tatiana Lukman [email protected] 
[GELORA45] Sent: Sunday, March 12, 2017 12:15 AMTo: Yahoogroups ; GELORA_In ; 
DISKUSI FORUM HLD Cc: Jonathan Goeij ; Lusi.D ; Roeslan ; Daeng ; Rachmat 
Hadi-Soetjipto ; Gol ; Harry Singgih ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; 
Ajeg ; Farida Ishaja ; Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ; 
[email protected] ; [email protected] ; Karma I Nengah [PT. Altus 
Logistic Service Indonesia] ; C. Manuputty ; [email protected] ; Oman 
Romana ; [email protected] ; N. Nugroho Subject: [GELORA45] Demo di 
Washington menentang pembangunan pipeline..   Orang seperti Chan tidak akan 
tertarik  mendengarkan suara massa seperti ini. Tak terkilas di otaknya 
orang-orang yang dengan sadar turut serta dalam manifestasi menentang 
pembangunan pipeline di Dakota sama sekali tidak memikirkan "Duit" untuk 
bergerak, untuk melawan ketidak adilan, melawan proyek-proyek 
korporasi/konglomerat yang  mematikan kehidupan manusia. Dan mereka tidak mau 
menjilat atau mengemis kepada pengpengkong penguasa, pengusaha konglomerat). 
Untuk perjuangan, mereka  tidak menantikan dana atau kebaikan hati dari para 
multinasional. Pasti tak terpikirkan oleh Chan bahwa manifestasi ini terjadi di 
AS, negara kapitalis paling developed and industrialized dan juga kekuatan 
imperialis nomer 1. Bisa nggak Chan menjelaskan: bagaimana mungkin di negara 
yang p erkembangan kapitalisnya sudah begitu tinggi (Chan  mendorong kita semua 
untuk dukung kapitalisme untuk mencapai kemakmuran bersama ) , kok rakyatnya 
masih harus berdemo menentang ketidak-adilan, kesewenang-wenangan polisi, 
pengangguran, kemiskinan, rasisme, pelanggaran HAM etc. Lantas bagaimana Chan 
akan meyakinkan rakyat Indonesia supaya mengambil jalan kapitalisme sebagai 
hari depannya, kalau di AS saja, yang perkembangan kapitalisnya sudah begitu 
tinggi, toh tidak bebas dari semua ketimpangan dan ketidak adilan yang 
sekarangpun dialami di Indonesia.Kalau Chan sungguh-sungguh ingin  keluar dari 
tempurungnya, dia harus mencernakan semua komentar orang-orang yang turut serta 
dalam manifestasi. Yang menarik, ada peserta demo yang bilang, kita bisa menang 
dan bisa kalah dalam perjuangan ini. Tapi itu tidak apa-apa. Ini baru 
permulaan. We have to keep fighting!!! Saya tambahkan, walaupun kita tidak 
punya DUIT, W E GO ON FIGHTING!!! Inilah pandangan massa dari perspektif 
rakyat, bukan perspektif konglomerat. Konglomerat bukan rakyat!! Jangan 
mencampur adukkan rakyat dengan konglomerat!  Native Nations STORM Front Of 
White House
 
|  
|  
|  
|  |   |

 |

 |
|  
|   |  
Native Nations STORM Front Of White House
 Jordan Chariton reports live from the Native Nations March on Washington DC. | 
 |

 |

 |

 #yiv5545093454 #yiv5545093454 -- #yiv5545093454ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-mkp #yiv5545093454hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mkp #yiv5545093454ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mkp .yiv5545093454ad 
{padding:0 0;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mkp .yiv5545093454ad p 
{margin:0;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mkp .yiv5545093454ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-sponsor 
#yiv5545093454ygrp-lc {font-family:arial;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-sponsor #yiv5545093454ygrp-lc #yiv5545093454hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-sponsor #yiv5545093454ygrp-lc .yiv5545093454ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5545093454 #yiv5545093454actions 
{font-family:verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5545093454
 #yiv5545093454activity span {font-weight:700;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5545093454 #yiv5545093454activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5545093454 #yiv5545093454activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5545093454 #yiv5545093454activity span 
.yiv5545093454underline {text-decoration:underline;}#yiv5545093454 
.yiv5545093454attach 
{clear:both;display:table;font-family:arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5545093454 .yiv5545093454attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5545093454 .yiv5545093454attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5545093454 .yiv5545093454attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5545093454 .yiv5545093454attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5545093454 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5545093454 .yiv5545093454bold 
{font-family:arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5545093454 
.yiv5545093454bold a {text-decoration:none;}#yiv5545093454 dd.yiv5545093454last 
p a {font-family:verdana;font-weight:700;}#yiv5545093454 dd.yiv5545093454last p 
span {margin-right:10px;font-family:verdana;font-weight:700;}#yiv5545093454 
dd.yiv5545093454last p span.yiv5545093454yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5545093454 div.yiv5545093454attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5545093454 div.yiv5545093454attach-table 
{width:400px;}#yiv5545093454 div.yiv5545093454file-title a, #yiv5545093454 
div.yiv5545093454file-title a:active, #yiv5545093454 
div.yiv5545093454file-title a:hover, #yiv5545093454 div.yiv5545093454file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5545093454 div.yiv5545093454photo-title a, 
#yiv5545093454 div.yiv5545093454photo-title a:active, #yiv5545093454 
div.yiv5545093454photo-title a:hover, #yiv5545093454 
div.yiv5545093454photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5545093454 
div#yiv5545093454ygrp-mlmsg #yiv5545093454ygrp-msg p a 
span.yiv5545093454yshortcuts 
{font-family:verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5545093454 
.yiv5545093454green {color:#628c2a;}#yiv5545093454 .yiv5545093454msonormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5545093454 o {font-size:0;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454photos div {float:left;width:72px;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5545093454
 #yiv5545093454reco-category {font-size:77%;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454reco-desc {font-size:77%;}#yiv5545093454 .yiv5545093454replbq 
{margin:4px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-mlmsg select, #yiv5545093454 input, #yiv5545093454 textarea 
{font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-mlmsg pre, #yiv5545093454 code {font:115% 
monospace;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-mlmsg #yiv5545093454logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-msg p a 
{font-family:verdana;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-msg 
p#yiv5545093454attach-count span {color:#1e66ae;font-weight:700;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-reco #yiv5545093454reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-sponsor 
#yiv5545093454ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-sponsor #yiv5545093454ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-sponsor #yiv5545093454ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-text 
{font-family:georgia;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5545093454 #yiv5545093454ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5545093454 
#yiv5545093454ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5545093454 

   

Kirim email ke