Pada Minggu, 12 Maret 2017 5:29, "'Chan CT' [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> menulis:
Lho, ... membuktikan KEBENARAN tidak harus dengan ajukan teori-teori dari
buku, ... cukup melihat bukti-bukti nyata dalam praktek yang dijalankan RRT
selama ini saja! Bagaimana selama lebih 30 tahun ini berhasil melepaskan lebih
600 juta rakyatnya dari kemiskinan! Menciptakan hampir 300 juta warganya
menjadi klas menengah atas dan, ... dalam tahun 2016 yl. berhasil mengentaskan
lebih 10 juta warga miskin! Sekalipun proses kiemajuan ekonomi melambat di10
tahun terakhir ini, tapi RRT masih termasuk negara yang berkemampuan maju
dengan mantap! Sayang nenek dalam tempurung ini tidak bisa atau TIDAK BERANI
melihat kenyataan nyata ini! Tidak berani melihat musuh utama imperialisme AS
sedang kewalahan menghadapi kemajuan RRT yang makin kuat dan jaya! From:
Tatiana Lukman Sent: Sunday, March 12, 2017 11:24 AMTo: Chan CT ; Yahoogroups ;
GELORA_In ; DISKUSI FORUM HLD Cc: Jonathan Goeij ; Lusi.D ; Roeslan ; Daeng ;
Rachmat Hadi-Soetjipto ; Gol ; Harry Singgih ; Mitri ; Lingkar Sitompul ;
Ronggo A. ; Ajeg ; Farida Ishaja ; Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ;
[email protected] ; [email protected] ; Karma I Nengah [PT. Altus
Logistic Service Indonesia] ; C. Manuputty ; [email protected] ; Oman
Romana ; [email protected] ; N. Nugroho Subject: Re: [GELORA45] Demo di
Washington menentang pembangunan pipeline.. Dulu ketika berdebat soal NEP, Chan
sama sekali tidak bisa menjawab argumentasi semua orang yang membantah dan
menolak digunakannya NEP untuk membenarkan restorasi kapitalisme Deng Xiaoping.
Satu-satunya bahan untuk membela diri adalah tulisan komunis remo Jepang.
Sederhana saja soalnya, bagaimana mau bicara soal NEPnya Lenin kalau orang itu
menolak membaca semua karya Lenin yang berhubungan dengan NEP!!! Tapi dasar
Chan, walaupun dia tidak mampu membantah argumentasi orang lain dan bahkan
pendapat Lenin sendiri, tetap saja dia ngotot seolah-olah restorasi kapitalis
Deng SAMA DENGAN NEP!!!!Chan juga ngotot seolah-olah Tkk masih sosialis
WALAUPUN dia juga tidak pernah mampu menunjukkan unsur-unsur sosialis dari
sistim ekonomi Tkk sekarang. Jadi yang Chan kerjakan dalam diskusi ini hanyalah
NGOTOT TAPI TANPA ARGUMENTASI. Jadi apa yang ditulisnya hanyalah sampah dan
pencerminan dari frustrasi dan kebodohannya sendiri. Kalau tetap ngotot
mempertahankan pendapat absurd Tkk masih sosialis, ya jelas dia juga ngotot
menolak bahwa Tkk sendiri sudah menjadi kekuatan IMPERIALIS. Yang jelas banyak
orang dari generasi muda di Indonesia yang jauh lebih mampu menganalisa hal
ihwal dengan logika yang tidak terbalik. Makanya teman muda Suar Suroso
sendiripun pernah mengajukan pendapatnya sendiri bahwa Tkk adalah IMPERIALIS.
Dan ini sulit dibantah oleh Suar.AS kekuatan imperialis yang sedang merosot,
sedangkan Tkk kekuatan imperialis yang sedang berkembang!!!
On Sunday, March 12, 2017 1:47 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:
Hahahaa, ... beginilah suara sumbang nenek dalam tempurung yang TIDAK berhasil
MEMBEDAKAN dedengkok imperialisme AS dengan RRT yang menjalankan “KAPITALISME
NEGARA” Lenin! Berani menggunakan kapitalis-kapitalis dengan tetap pegang TEGUH
4 prinsip Sosialisme! Masih saja mempertanyakan bisa nggak dedengkok
imperialisme AS mencapai kemakmuran bersama? Sekarang nenek yang segalanya
masih bisa TERJAMIN didunia kapitalis untuk cukup hidup ini, tentu saja dengan
mudah mengabaikan “DUIT”, padahal ormas-ormas ditanahair bukan saja untuk
melancarkan aksi, untuk ngumpul berdiskusi apalagi yang lebih besar bikin
kongres saja banyak yang bingung, bahkan TERHAMBAT kurangnya “DUIT” itu! Payah
dan susahnya ngumpulin DUIT! Lalu, mencoba membandingkan dengan gerakan massa
di AS sono, ... ada2 saja! From: Tatiana Lukman [email protected]
[GELORA45] Sent: Sunday, March 12, 2017 12:15 AMTo: Yahoogroups ; GELORA_In ;
DISKUSI FORUM HLD Cc: Jonathan Goeij ; Lusi.D ; Roeslan ; Daeng ; Rachmat
Hadi-Soetjipto ; Gol ; Harry Singgih ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ;
Ajeg ; Farida Ishaja ; Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ;
[email protected] ; [email protected] ; Karma I Nengah [PT. Altus
Logistic Service Indonesia] ; C. Manuputty ; [email protected] ; Oman
Romana ; [email protected] ; N. Nugroho Subject: [GELORA45] Demo di
Washington menentang pembangunan pipeline.. Orang seperti Chan tidak akan
tertarik mendengarkan suara massa seperti ini. Tak terkilas di otaknya
orang-orang yang dengan sadar turut serta dalam manifestasi menentang
pembangunan pipeline di Dakota sama sekali tidak memikirkan "Duit" untuk
bergerak, untuk melawan ketidak adilan, melawan proyek-proyek
korporasi/konglomerat yang mematikan kehidupan manusia. Dan mereka tidak mau
menjilat atau mengemis kepada pengpengkong penguasa, pengusaha konglomerat).
Untuk perjuangan, mereka tidak menantikan dana atau kebaikan hati dari para
multinasional. Pasti tak terpikirkan oleh Chan bahwa manifestasi ini terjadi di
AS, negara kapitalis paling developed and industrialized dan juga kekuatan
imperialis nomer 1. Bisa nggak Chan menjelaskan: bagaimana mungkin di negara
yang p erkembangan kapitalisnya sudah begitu tinggi (Chan mendorong kita semua
untuk dukung kapitalisme untuk mencapai kemakmuran bersama ) , kok rakyatnya
masih harus berdemo menentang ketidak-adilan, kesewenang-wenangan polisi,
pengangguran, kemiskinan, rasisme, pelanggaran HAM etc. Lantas bagaimana Chan
akan meyakinkan rakyat Indonesia supaya mengambil jalan kapitalisme sebagai
hari depannya, kalau di AS saja, yang perkembangan kapitalisnya sudah begitu
tinggi, toh tidak bebas dari semua ketimpangan dan ketidak adilan yang
sekarangpun dialami di Indonesia.Kalau Chan sungguh-sungguh ingin keluar dari
tempurungnya, dia harus mencernakan semua komentar orang-orang yang turut serta
dalam manifestasi. Yang menarik, ada peserta demo yang bilang, kita bisa menang
dan bisa kalah dalam perjuangan ini. Tapi itu tidak apa-apa. Ini baru
permulaan. We have to keep fighting!!! Saya tambahkan, walaupun kita tidak
punya DUIT, W E GO ON FIGHTING!!! Inilah pandangan massa dari perspektif
rakyat, bukan perspektif konglomerat. Konglomerat bukan rakyat!! Jangan
mencampur adukkan rakyat dengan konglomerat! Native Nations STORM Front Of
White House
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Native Nations STORM Front Of White House
Jordan Chariton reports live from the Native Nations March on Washington DC. |
|
|
|
#yiv8141717939 #yiv8141717939 -- #yiv8141717939ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-mkp #yiv8141717939hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mkp #yiv8141717939ads
{margin-bottom:10px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mkp .yiv8141717939ad
{padding:0 0;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mkp .yiv8141717939ad p
{margin:0;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mkp .yiv8141717939ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-sponsor
#yiv8141717939ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-sponsor #yiv8141717939ygrp-lc #yiv8141717939hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-sponsor #yiv8141717939ygrp-lc .yiv8141717939ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8141717939 #yiv8141717939actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8141717939
#yiv8141717939activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8141717939
#yiv8141717939activity span {font-weight:700;}#yiv8141717939
#yiv8141717939activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv8141717939 #yiv8141717939activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8141717939 #yiv8141717939activity span
span {color:#ff7900;}#yiv8141717939 #yiv8141717939activity span
.yiv8141717939underline {text-decoration:underline;}#yiv8141717939
.yiv8141717939attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv8141717939 .yiv8141717939attach div a
{text-decoration:none;}#yiv8141717939 .yiv8141717939attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8141717939 .yiv8141717939attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8141717939 .yiv8141717939attach label a
{text-decoration:none;}#yiv8141717939 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv8141717939 .yiv8141717939bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8141717939
.yiv8141717939bold a {text-decoration:none;}#yiv8141717939 dd.yiv8141717939last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8141717939 dd.yiv8141717939last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8141717939
dd.yiv8141717939last p span.yiv8141717939yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv8141717939 div.yiv8141717939attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv8141717939 div.yiv8141717939attach-table
{width:400px;}#yiv8141717939 div.yiv8141717939file-title a, #yiv8141717939
div.yiv8141717939file-title a:active, #yiv8141717939
div.yiv8141717939file-title a:hover, #yiv8141717939 div.yiv8141717939file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8141717939 div.yiv8141717939photo-title a,
#yiv8141717939 div.yiv8141717939photo-title a:active, #yiv8141717939
div.yiv8141717939photo-title a:hover, #yiv8141717939
div.yiv8141717939photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8141717939
div#yiv8141717939ygrp-mlmsg #yiv8141717939ygrp-msg p a
span.yiv8141717939yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8141717939
.yiv8141717939green {color:#628c2a;}#yiv8141717939 .yiv8141717939MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv8141717939 o {font-size:0;}#yiv8141717939
#yiv8141717939photos div {float:left;width:72px;}#yiv8141717939
#yiv8141717939photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8141717939
#yiv8141717939photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8141717939
#yiv8141717939reco-category {font-size:77%;}#yiv8141717939
#yiv8141717939reco-desc {font-size:77%;}#yiv8141717939 .yiv8141717939replbq
{margin:4px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-mlmsg select, #yiv8141717939 input, #yiv8141717939 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-mlmsg pre, #yiv8141717939 code {font:115%
monospace;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-mlmsg #yiv8141717939logo
{padding-bottom:10px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-msg
p#yiv8141717939attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-reco #yiv8141717939reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-sponsor
#yiv8141717939ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-sponsor #yiv8141717939ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-sponsor #yiv8141717939ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv8141717939 #yiv8141717939ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8141717939
#yiv8141717939ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv8141717939