Lho kok urusan perangko. 
Oh bung belum pernah mendengar bahwa gubernur jendral Hindia-Belanda
pernah bertekuk lutut pada penguasa Jepang tokh. 
Itu termasuk pengetahuan fakta sejarah yang menentukan msl geo-politik
dalam proses PD-II. Saya bisa memaklumi. Karena itu baiknya kita akhiri
pembicaraan tema ini.



m 26 May 2018 09:55:35 -0700
schrieb "[email protected] [GELORA45]" <[email protected]>:

> 
>  bagaimana pendapat bung Lusi tentang Nederlands Niew Guinea seperti
> perangko ini: 
> 
>  
>  
>  ---In [email protected], Date: Sat, 26 May 2018 18:02:55
> +0200 <lusi_d@...> wrote :
> 
>  Kalau menurut bung Jonathan ketika Gubernur Hindia-Belanda
>  bertekuklutut terhadap kekuasaan Jepang dalam masa PD-II itu wilayah
>  geografi yang dikapitulasikan meliputi seluruh wilayah Hindia-Belanda
>  atau sebagian saja?
>  
>  


>  > 
>  > 2018-05-26 4:14 GMT+02:00 jonathangoeij@...
>  > mailto:jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]
>  > mailto:[email protected] mailto:[email protected]
>  > mailto:[email protected]>: 
>  > 
>  > Secara historis penjajahan, Papua Barat sesungguhnya bukan bagian
>  > dari Wilayah Republik Indonesia, karena Papua Barat bukan bagian
>  > dari Hindia Belanda. Pada tanggal 24 agustus 1828 di Lobo, Teluk
>  > Triton Kaimana (pantai selatan Papua Barat) diproklamasikan
>  > penguasaan Papua Barat oleh Sri Baginda Raja Nederland. Sedangkan
>  > di Bogor, 19 Februari 1936 dalam Lembaran Negara Hindia Belanda
>  > disepakati tentang pembagian daerah teritorial Hindia Belanda,
>  > yaitu sabang sampai Amboina tidak termasuk Papua Barat (Nederland
>  > Neiw Guinea).
>  > 






From: "Lusi D." <[email protected]>
To: "[email protected] [GELORA45]" <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Survei, Presiden Soeharto Persentase Tertinggi
Jalankan Tugasnya, Jokowi Ketiga 
Date: Fri, 25 May 2018 15:38:40 +0200 X-Mailer: Claws Mail 3.13.2 (GTK+
2.24.30; x86_64-pc-linux-gnu) Organization: National List

Kita bicara ttg kekuasaan dalam suatu negara. Bung mengatakan bahwa
"Geografi itu bukan yang saya akui, itu secara de facto dan de jure.",
artinya bung mengakui de facto dan de jure tanpa kejelasan dimana
eksistensi geografis negara itu. Apa mungkin?
Atau bung sedang menggambarkan suatu negara yang geografinya fiktif.
Misalnya menyebutkan suatu negara jajahan model neo-liberalisme.
Katakan kongkrit namanya Indonesia, tapi politiknya bukan lagi mengikuti
doktrin Trisakti - politik bebas, ekonomi berdikari dan berkepribadian
di bidang kebudayaan.. ....koreksi lagi! Tapi karena doktrin politik
penguasanya sama-sama neo-liberalisme. Apa yang dilaksanakan di
Indonesia harus mengikuti negara dominannya yaitu kepentingan AS?






---------------------



>  
>  Am 26 May 2018 14:13:28 +0000
>  schrieb "jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45]"
> <[email protected] mailto:[email protected]>: 
>  > Konon.... menurut sahibul hikayat, pada jaman Majapahit manusia
>  > bisa terbang, jadi bisa menguasai wilayah seluas apapun, sesuka yg
>  > mendongeng. ---
>  > 
>  > 
>  > 
>  > Kesalahpahaman perihal Majapahit menguasai seluruh Nusantara,
>  > menurut Hasan, disebabkan para founding fathers Indonesia, utamanya
>  > Muh. Yamin, sedang mencari formula untuk menciptakan satu kesatuan
>  > Indonesia (nation building). 
>  > 
>  > Saat itu Indonesia masih terkotak-kotak dalam semangat kesukuan
>  > dengan adanya Jong Java, Jong Celebes, dan Jong Sumatera. Karena
>  > itulah disebutkan bahwa konsep Nusantara yang sudah ada pada zaman
>  > Singasari dengan nama Dipantara lantas diperkuat pada zaman
>  > Majapahit. 
>  > 
>  > Landasannya sumpah Patih Gajah Mada yang terkenal itu. Padahal,
>  > kata Hasan, asal-usul adanya sumpah itu adalah kitab Pararaton
>  > yang di dalamnya juga banyak kisah dongeng, seperti Ken Arok bisa
>  > terbang dan lain sebagainya. 
>  > 
>  > "Membacanya harus hati-hati karena Pararaton sangat istanasentris
>  > dan mencampurkan fakta dengan mitos," ucap Hasan. ...
>  > Baru Diketahui, Majapahit Tak Pernah Kuasai Nusantara
>  > 
> https://www.liputan6.com/regional/read/2485464/baru-diketahui-majapahit-tak-pernah-kuasai-nusantara
>  > 
> https://www.liputan6.com/regional/read/2485464/baru-diketahui-majapahit-tak-pernah-kuasai-nusantara
>  
>  > 
>  > 
>  > 
 
>  > 
>  > 
>  > 2018-05-26 4:14 GMT+02:00 jonathangoeij@...
>  > mailto:jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]
>  > mailto:[email protected] mailto:[email protected]
>  > mailto:[email protected]>: 
>  > 
>  > Secara historis penjajahan, Papua Barat sesungguhnya bukan bagian
>  > dari Wilayah Republik Indonesia, karena Papua Barat bukan bagian
>  > dari Hindia Belanda. Pada tanggal 24 agustus 1828 di Lobo, Teluk
>  > Triton Kaimana (pantai selatan Papua Barat) diproklamasikan
>  > penguasaan Papua Barat oleh Sri Baginda Raja Nederland. Sedangkan
>  > di Bogor, 19 Februari 1936 dalam Lembaran Negara Hindia Belanda
>  > disepakati tentang pembagian daerah teritorial Hindia Belanda,
>  > yaitu sabang sampai Amboina tidak termasuk Papua Barat (Nederland
>  > Neiw Guinea).
>  > 
>  >

Kirim email ke