Tentu kecurang-kecurang yg terbukti itu akan ditindak lanjuti oleh Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, ... Yang JELAS sampai hari ini saya BELUM dengar ada kecurangan yg terungkap dilakukan KPU!

Seperti terjadi pencoblosan surat-suara di Selangor Malaysia sampai 40-50ribu untuk capres 01, juga dilakukan sementara oknum, dan masih belum bisa dipastikan apakah surat-suara itu asli yg dikeluarkan KPU, karena masih dibawah pemeriksaan polisi Malaysia-dan Indonesia. Tapi, segera akan dilakukan pemilihan ulang, sekitar 15 May utk warga yg sudah daftar gunakan pos, ... di Surabaya juga terjadi kesalahan TPS yg menerima sejumlah pemilih tidak terdaftar dalam DPT, akhirnya dilakukan pemilihan ulang. Pokoknya, kesalahan yg dikatakan kecurangan-kecurangan itu pada pokoknya bisa terungkap oleh saksi-saksi di TPS ataupun oleh Bawaslu, dan masih bisa ditindak lanjuti untuk dilakukan pemilihan ulang, ... Itulah tanggungjawab KPU.

Kalau saja masih ada yg belum puas, dan mampu ajukan bukti-bukti kecurangan yang lebih mendasar, yaa laporkan saja ke BAWASLU, kalau masih juga meragukan keakuratan hasil hitungan manual PKU yg nanti diumumkan KPU, ya ajukan pada MK! Gitu aja kok repot!



ajeg [email protected] [GELORA45] 於 5/5/2019 15:34 寫道:
Pesertanya saja ngaku ada kecurangan. Tinggal, sejauh mana KPU berani mengakui adanya kecurangan.

Terlepas siapa pun pelakunya, 01; 02; atau pihak ketiga, tetap saja pemilu adalah tanggungjawab KPU.

--- SADAR@... wrote;

    Hahahaa, ... itu kan kecurangan-kecurangan yang terjadi dilakukan
    dibawah, baik kubu-01 maupun kubu-02, ... bukan kecurangan yang
    dilakukan KPU! Dan, ... semua kecurangan yg terjadi itu harusnya
    diadukan ke Bawaslu beserta bukti-buktinya untuk ditanggapi, bisa
    betul bisa juga bukan apa-apa!

    Kita tunggu saja kesimpulannya, ... Tapi, yang PASTI, sampai
    sekarang ini BELUM ada yg bisa buktikan kecurangan sistem
    penghitungan IT yg dilakukan KPU spt bung ajukan itu (Rumusnya,
    1+2+3=123.)! Itu jelas HOAX dan hanya utk delegitimasi KPU saja!
    Juga belum ada yang ajukan dalam penghitungaqn suara dari TPS yg
    beranjak ke kecamatan, propinsi dan pusat itu, kecuali yg dianggap
    kesalahan manusia, ... kesalahan input, kesalahan C1, kesalahan
    hitung dll., yang sulit dikatakan kesengajaan.


    ajeg 於 5/5/2019 14:26 寫道:
    Jadi, kecurangan memang ada.
    Betul-betul pemilu terburuk. Satu saja suara Rakyat hilang itu sama artinya 
dengan kejahatan berat atas kemanusiaan. Apalagi pemilu ini menghilangkan nyawa 
ratusan petugas! Hampir duakali lipat jumlahnya dari korban tewas bom Srilanka.
    
http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/02/akui-ada-kecurangan-pemilu-tkn-jokowi-maruf-tapi-tak-terstruktur-sistematis-dan-masif




    alt
    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
        不含病毒。www.avg.com
    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>


    <#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke