Hahaha, kayak Mahfud saja Anda, omongannya normatif tapi berpihaknya tetap ke 
penguasa. Selalu cari aman.
Anda salah mengartikan kalimat saya tentang kemungkinan MK kesurupan lagi 
seperti 2014 sehingga mendukung kecurangan: "Lalu Rakyat mau apa? Bisa apa 
menghadapi de jure kekuasaan?"
Rakyat memang tidak bisa berbuat apa-apa dalam menghadapi kelicikan nekolim 
yang memakai hukum sebagai alat kekuasaan, menguasai de jure. 
Tetapi Rakyat punya de facto. 
Harga bumbu dapur saja (rawit, bawang, garam dll) setiap hari naik. Sudah lebih 
100% dari bulan lalu. Belum lagi kebutuhan lain. Semua angka bergejolak. 
Satu-satunya yang stabil adalah pertumbuhan. Masih tetap 5% ...
Lalu, pemerintah berkuasa mau apa? Bisa apa menghadapi de facto ini? Bagi-bagi 
kartu?!?


--- SADAR@... wrote:
       
 

Yaaa, ... TIDAK ADA jalan lain kecuali yg merasa diri pejuang RAKYAT harus 
bergerak lebih cepat dan bijaksana perkuat diri, sehingga mampu menampilkan 
capresnya sendiri yang dianggap ideal dan memenangkannya!
 
Selama belum berkemampuan, yaa seperti sekarang ini hanya bisa ikutan menangkan 
capres yg dianggap sedikit lebih baik utk rakyat, ...! Inilah proses yang harus 
dilalui dan tidak mungkin dilompati. Gunakanlah sebaik-baiknya untuk berjuang 
memperkokoh yang dinamakan barisan kekuatan rakyat, jangan buang waktu lewat 
begitu saja dengan hanya menggerutu, menyalahkan ini atau menghujat itu! 
Cambuklah diri sendiri kenapa lebih 20 tahun terakhir ini TIDAK juga BERHASIL 
perkuat diri sehingga berkemampuan melawan neolib, kekuasaan oligarki yg 
kangkangi kekuasaan selama ini!!! 
 
 
Cobalah perhatikan, sepintas bisa dikatakan kalah dengan kelompok Islam 
radikalis yg nampak makin agresif unjuk gigi dimana-mana itu, ... Beruntunglah 
kemungkinan besar sudah bisa dipastikan Prabowo kalah! Bukankah kalau Prabowo 
berhasil menang, akan terbuka luang bagi Islam radikal itu mengembangkan 
kekuatan dan lebih celaka bagi rakyat banyak!




ajeg 於 5/5/2019 22:11 寫道:

Seperti saya bilang, tidak ada jaminan Bawaslu-KPU akan menanggapi laporan 
kecurangan karena sang dalang antek nekolim terlanjur memakai pakem kecurangan 
2014, "diselesaikan secara hukum" ke MK -- hebat ah, tiba-tiba Anda percaya 
pada penegakkan hukum yang Anda  bilang butut, hehe... Jauh de jure dari de 
facto.

Taruhlah semua berjalan lancar seperti 2014, MK membenarkan kecurangan dan 
Jokowi dilantik jadi presiden lagi. Lalu Rakyat mau apa? Bisa apa menghadapi de 
jure kekuasaan? 

Paling jadinya seperti deja vu era SBY, bangsa ini buang waktu 10 tahun; 
periode I si SBY pura-pura sibuk kelahi dengan teroris dan periode II repot 
menangkis tamparan kader-kadernya yang ketahuan korup. Rakyat keleleran.

Bagaimana dengan rezim sekarang? Jelas Rakyat buang waktu 5 tahun lagi untuk 
sekedar mengulang: 1. dijejali curhat "saya bukan PKI"; 2. pertumbuhan 5%; 3. 
dicekik harga kebutuhan; 4. menanggung utang baru untuk bayar bunga utang lama; 
5. nyampah di laut dengan bangkai kapal dll. dsb. Apa Rakyat mau mengulang de 
facto kayak gini lagi? 

Ini bukan soal menang-menangan atau prokontra wiwiwowo, ini soal akal sehat dan 
hak Rakyat untuk melanjutkan kehidupan di negeri sendiri.




--- SADAR@... wrote:

Tentu kecurang-kecurangï yg terbukti itu akan ditindak lanjuti oleh Bawaslu  
dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, ... Yang JELAS sampai hari ini saya BELUM 
dengar ada kecurangan  yg terungkap dilakukan KPU!

Seperti terjadi pencoblosan surat-suara di Selangor Malaysia sampai 40-50ribu 
untuk capres 01,  juga dilakukan sementara oknum, dan masih belum bisa 
dipastikan apakah surat-suara itu asli yg dikeluarkan KPU, karena masih dibawah 
pemeriksaan polisi Malaysia-dan  Indonesia. Tapi, segera akan dilakukan 
pemilihan ulang, sekitar 15 May utk warga yg sudah daftar  gunakan pos, .... di 
Surabaya juga terjadi kesalahan TPS yg menerima sejumlah pemilih tidak 
terdaftar dalam DPT, akhirnya dilakukan pemilihan ulang. Pokoknya, kesalahan  
yg dikatakan kecurangan-kecurangan itu pada pokoknya bisa terungkap oleh 
saksi-saksi di TPS ataupun oleh Bawaslu, dan masih bisa ditindak lanjuti untuk 
dilakukan pemilihan  ulang, ... Itulah tanggungjawab KPU.

Kalau saja masih ada yg belum puas, dan mampu ajukan bukti-bukti kecurangan 
yang  lebih mendasar, yaa laporkan saja ke BAWASLU, kalau masih juga meragukan 
keakuratan hasil hitungan manual PKU yg nanti diumumkan KPU, ya ajukan pada MK! 
Gitu aja kok repot!




ajeg 於 5/5/2019 15:34 寫道:

Pesertanya saja ngaku ada kecurangan. Tinggal, sejauh mana KPU berani mengakui 
adanya kecurangan. 

Terlepas siapa pun pelakunya, 01; 02; atau pihak ketiga, tetap saja pemilu 
adalah  tanggungjawab KPU. 




--- SADAR@... wrote;

Hahahaa, ... itu kan kecurangan-kecurangan yang terjadi dilakukan dibawah, baik 
 kubu-01 maupun kubu-02, ... bukan kecurangan yang dilakukan KPU! Dan, ... 
semua kecurangan yg terjadi itu  harusnya diadukan ke Bawaslu beserta 
bukti-buktinya untuk ditanggapi, bisa betul bisa juga bukan apa-apa! 

Kita tunggu saja kesimpulannya, ... Tapi, yang PASTI, sampai sekarang ini BELUM 
ada  yg bisa buktikan kecurangan sistem penghitungan IT yg dilakukan KPU spt 
bung ajukan itu (Rumusnya, 1+2+3=123.)! Itu jelas HOAX dan hanya utk 
delegitimasi KPU saja! Juga belum ada yang ajukan dalam penghitungaqn suara 
dari TPS yg beranjak ke kecamatan, propinsi dan pusat itu,  kecuali yg dianggap 
kesalahan manusia, ... kesalahan input, kesalahan C1, kesalahan hitung dll., 
yang sulit dikatakan kesengajaan.




ajeg 於 5/5/2019 14:26 寫道:

Jadi, kecurangan memang ada. 

Betul-betul pemilu terburuk. Satu saja suara Rakyat hilang itu sama artinya 
dengan kejahatan berat atas kemanusiaan. Apalagi pemilu ini menghilangkan nyawa 
ratusan petugas! Hampir duakali lipat jumlahnya dari korban tewas bom Srilanka.




http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/02/akui-ada-kecurangan-pemilu-tkn-jokowi-maruf-tapi-tak-terstruktur-sistematis-dan-masif



#yiv6347068892 #yiv6347068892 -- #yiv6347068892ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-mkp #yiv6347068892hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mkp #yiv6347068892ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mkp .yiv6347068892ad 
{padding:0 0;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mkp .yiv6347068892ad p 
{margin:0;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mkp .yiv6347068892ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-sponsor 
#yiv6347068892ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-sponsor #yiv6347068892ygrp-lc #yiv6347068892hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-sponsor #yiv6347068892ygrp-lc .yiv6347068892ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6347068892 #yiv6347068892actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6347068892
 #yiv6347068892activity span {font-weight:700;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv6347068892 #yiv6347068892activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6347068892 #yiv6347068892activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv6347068892 #yiv6347068892activity span 
.yiv6347068892underline {text-decoration:underline;}#yiv6347068892 
.yiv6347068892attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv6347068892 .yiv6347068892attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv6347068892 .yiv6347068892attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6347068892 .yiv6347068892attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6347068892 .yiv6347068892attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv6347068892 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv6347068892 .yiv6347068892bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6347068892 
.yiv6347068892bold a {text-decoration:none;}#yiv6347068892 dd.yiv6347068892last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6347068892 dd.yiv6347068892last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6347068892 
dd.yiv6347068892last p span.yiv6347068892yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv6347068892 div.yiv6347068892attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv6347068892 div.yiv6347068892attach-table 
{width:400px;}#yiv6347068892 div.yiv6347068892file-title a, #yiv6347068892 
div.yiv6347068892file-title a:active, #yiv6347068892 
div.yiv6347068892file-title a:hover, #yiv6347068892 div.yiv6347068892file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6347068892 div.yiv6347068892photo-title a, 
#yiv6347068892 div.yiv6347068892photo-title a:active, #yiv6347068892 
div.yiv6347068892photo-title a:hover, #yiv6347068892 
div.yiv6347068892photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6347068892 
div#yiv6347068892ygrp-mlmsg #yiv6347068892ygrp-msg p a 
span.yiv6347068892yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6347068892 
.yiv6347068892green {color:#628c2a;}#yiv6347068892 .yiv6347068892MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv6347068892 o {font-size:0;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892photos div {float:left;width:72px;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6347068892
 #yiv6347068892reco-category {font-size:77%;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892reco-desc {font-size:77%;}#yiv6347068892 .yiv6347068892replbq 
{margin:4px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-mlmsg select, #yiv6347068892 input, #yiv6347068892 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-mlmsg pre, #yiv6347068892 code {font:115% 
monospace;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-mlmsg #yiv6347068892logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-msg 
p#yiv6347068892attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-reco #yiv6347068892reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-sponsor 
#yiv6347068892ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-sponsor #yiv6347068892ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-sponsor #yiv6347068892ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv6347068892 #yiv6347068892ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6347068892 
#yiv6347068892ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv6347068892   

Kirim email ke