Hahahaa, ... untuk kesekian kalinya nenek ini hanya membuktikan diri hidup dalam mimpinya sendiri saja! Membaca saja sudah TIDAK BISA BENAR! Apa yang tertulis berubah jadi apa yang berada dalam pemikirannya sendiri saja, ... Memangnya siapa yang menyamakan "SISTIM" Indonesia dengan Kuba, apalagi dengan masa ORBA??? Ada2 saja, ....

Tanpa disadari bahwa didunia ini TIDAK SEORANG pun bisa dan berhak mengklaim dan menepuk dada dirinyalah yang paling ML-SEJATI! Sedang yang berbeda dengan dirinya adalah REMO, PENGHIANAT bangsa, ... apalagi menuduh rakyat dan bangsa lain telah menghianati ML-Mao, menempuh dan menjadi imperialisme! Lha, dirinya sendiri yang bisanya hanya berkoar-koar TANPA dibuktikan dengan KEBERHASILAN nyata membebaskan RAKYAT Indonesia dari penindasan Neolib, masih saja menuduh sana-sini dan menyangkal KEBERHASILAN perjuangan RAKYAT Tiongkok selama 70 tahun terakhir ini,  bahkan sudah diakui dan dikagumi banyak negara didunia ini!



Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/5/1 下午 09:50 寫道:

He, antek remo, jangan asal jeplak!! Mencampur aduk Tiongkok sosialis dengan Tiongkok kapitalis Deng Xiaoping.. Sekarang mencampur aduk Indonesia dengan Kuba!!! Begitu gobloknya sehingga tak bisa membedakan sistim di Indonesia dengan KUba... Betul-betul itu satu penghinaan besar terhadap Rakyat Kuba dan Fidel castro .. tunjukkan di mana saya pernah membanggakan Indonesia???? Sudah tentu yang saya maksud Indonesia ORBA!!! Sudah terbuktikan beberapa kali tiongkok kapitalis imperialis meminjamkan utang bagaikan parasite, masih berkoar-koar jual pepesan kosong!!!Minta 99 tahun jaminan tanpa gangguan, persis seperti kaum colonial Inggris nyewa Hongkong !!! Tak pernah bisa membantah kenyataan pemerasan ini, bisanya ngotoooot!!!

Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for Windows 10

*From: *ChanCT [email protected] [GELORA45] <mailto:[email protected]>
*Sent: *Friday, 1 May 2020 03:59
*To: *[email protected] <mailto:[email protected]>; nesare <mailto:[email protected]> *Subject: *Re: [GELORA45] Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang China hanya BisaDiterima oleh Pria Mabuk

Betuuul juga, kalau HUTANG atau investasi modal asing itu dipandang dari sudut transaksi ekonomi, yaaa sewlalu ada untung-rugi nya yang harus diperhitungkan baik-baik oleh kedua belah pihak. Bisa TIDAK diterima, ... dengan menerjang resiko yang harus dihadapi!

Sehubunganan dengan modal-asing yang diterima, setiap bangsa harus perhitungkan betul maunya apa dan apa tujuan menerima masuk modal-asing itu. Kalau yang diutamakan berapa% yang bisa masuk kantong dewek, yaa dari mana masuknya modal-asing itu sama saja, rakyat banyak yang selalu dirugikan! Dan pembangunan ekonomi nasional tetap saja jadi tergantung "BANTUAN" asing itu, darimanapun datangnya, ... Jadi, memang sangat, sangat tergantung dari KESADARAN nasional bangsa itu sendiri. Makanya, Tiongkok BERHASIL menggunakan "BANTUAN" asing untuk tegak berdiri diatas kaki sendiri, sedang banyak negara sedang berkembang, termasuk Indonesia dan Kuba yang dibanggakan nenek Tatiana itu, sampai sekarang masih saja terpuruk, tergantung pada "bantuan" asing teruuus dan rakyat banyak dibiarkan tetap menderita kemiskinan.

Karena masalah utamanya bukan menerima atau tidak "BANTUAN" asing itu, tapi KESADARAN Rakyat dan kekuatan rakyat dinegeri itu bagaimana, ...

Salam,

ChanCT

'nesare' [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於2020/4/30 下午08:39 寫道:

    Hutang dengan kata tersembunyinya yaitu investasi adalah transaksi
    ekonomi.

    Hutang ini bisa hutang pribadi, perusahaan dan negara. Orang
    berhutang dan orang yg memberikan hutang itu ada resiko nya. Ini
    transaksi keuangan. Ada syarat2nya. Ada hukumnya.

    Level perusahaan, yg memberikan hutang itu misalnya bank
    menanggung resiko. Apa resikonya? Duit hutang yg diberikan ke
    perusahaan itu adalah duitnya nasabahnya alias rakyat yg menyimpan
    uangnya dibank. Jadi bank sbg pengelola harus hati2. Ini yg
    disebut azas prudent itu. Jadi bukan berarti yg harus dibela itu
    selalu yg punya hutang. Lucu kan? Wong duit di bank itu milik
    rakyat yg disimpan dibank dlm bentuk saving.

    Begitu juga dilevel negara ada resikonya. Hanya saja dilevel
    negara ini lebih banyak politiknya dibandingkan dilevel
    perusahaan/bank yg murni bisnis.

    Dilevel perseorangan lebih kuat lagi azas kehati2annya krn duit
    itu adalah duit pribadi seorang teman, saudara, family dll plus
    hukumnya tidak jelas krn itu susah utk tuntut menuntut di pengadilan.

    Jadi hutang berhutang dan investasi itu ada resikonya.

    Jadi gak perlu dibela2 dan gak ada yg harus dibela krn kedua belah
    pihak baik debitur/yg meminjam dan kreditur/yg memberikan pinjaman
    dengan sadar melakukan transaksi keuangan. Suatu transaksi
    keuangan akan selalu ada syarat dan resiko.

    Nesare

    *From:*[email protected] <mailto:[email protected]>
    <[email protected]> <mailto:[email protected]>
    *Sent:* Thursday, April 30, 2020 8:22 AM
    *To:* [email protected] <mailto:[email protected]>;
    nesare <[email protected]> <mailto:[email protected]>; Tatiana
    Lukman <[email protected]> <mailto:[email protected]>
    *Subject:* Re: [GELORA45] Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang
    China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk

    Sore tadi kebetulan dengarkan komentar pakar Taiwan sehubungan
    Tanzania batalkan kontrak proyek Pelabuhan dan infrastruktur
    lainnya dengan RRT, yang dikatakan hanya orang mabuk bisa menerima
    kontrak macam begitu, ...!

    Pakar Taiwan ini juga pertanyakan kenapa perjanjian itu bisa
    mengikat sampai 99 tahun begitu lamanya? Dan, kenapa pula bisa
    diterima Presiden sebelumnya? Tapi, sangat jelas, dibalik itu
    semua menunjukkan keberhasilan Amerika di Tanzania kembali
    menegakkan pengaruh dan kekuasaannya yang sejak awal tahun 60-an
    berada dibawah pengaruh Tiongkok dengan dimulainya pembangunan
    jalan Kereta Api di Tanzania, ...

    Dinegara-negara terbelakang, biasalah kekuasaan politik
    bergantian, di Malaysia tahun lalu juga terjadi pembatalan
    beberapa, termasuk proyek KA-Cepat dengan Tiongkok yang dianggap
    terlalu mahal, pihak Tiongkok mendiamkan saja! Tapi setelah
    dihitung-hitung investasi dengan Tiongkok masih terhitung lebih
    menguntungkan dalam pembangunan dan kesejahteraan rakyat Malaysia,
    akhirnya, Mahathir bukan hanya memulihkan rencana proyek2 itu,
    bahkan menambah investasi baru dengan Tiongkok! Begitu juga
    terjadi di Sri Lanka, Burma, ...!

    Lalu, apanya tuduhan hanya orang mabok yang bisa menerima syarat2
    investasi Tiongkok itu? Kalau bukan akibat didesak AS saja,
    menjadi begundal Imperialisme AS! Seolah-olah modal asing AS yang
    masuk dibanyak negara didunia ini lebih menguntungkan, ...???

    'nesare' [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45]
    於2020/4/30 下午07:19 寫道:

        Ya saya mengerti yg dipersoalkan berita ini adalah syarat yg
        berat. Makanya saya katakan kalau tidak disetujui, ya silahkan
        batalkan.

        Oleh bung kan dibesar2kan.. Bagi saya itu normal2 saja krn itu
        berutang dan berinvestasi itu adalah transaksi ekonomi.

        Pertanyaannya kenapa bung besar2kan syarat berutang dan
        berinvestasi ini? Kan mesti ada alasan kan? Disini saya dari
        dulu berpendapat bahwa bung anti thd hutang dan investasi.

        APAKAH SAYA SALAH?

        Kalau saya salah artinya bagus jadi saya sudah mengerti
        sekarang bahwa bung bukan anti hutang dan investasi melainkan
        hanya syaratnya saja yg memberatkan.

        Nesare

        *From:*[email protected]
        <mailto:[email protected]> <[email protected]>
        <mailto:[email protected]>
        *Sent:* Wednesday, April 29, 2020 1:27 PM
        *To:* [email protected]
        <mailto:[email protected]>; nesare <[email protected]>
        <mailto:[email protected]>
        *Subject:* RE: [GELORA45] Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang
        China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk

        Baca yang bener!! Bukan masalah ada atau tidaknya utang dan
        investasi. Yang dipersoalkan adalah SYARAT UTANG CHINA HANYA
        BISA DITERIMA OLEH PRIA MABUK!!!!

        Sent from Mail
        <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for Windows 10

        *From: *'nesare' [email protected] [GELORA45]
        <mailto:[email protected]>
        *Sent: *Tuesday, 28 April 2020 15:17
        *To: *[email protected] <mailto:[email protected]>
        *Subject: *RE: [GELORA45] Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang
        China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk

        Coba tanya emangnya Malaysia dan Tanzania gak ada utang dan
        investasi?

        Kalau memang mereka gak ada, barulah hebat (baca: aneh) negaranya!

        Nesare

        *From:*[email protected]
        <mailto:[email protected]> <[email protected]
        <mailto:[email protected]>>
        *Sent:* Tuesday, April 28, 2020 8:32 AM
        *To:* [email protected]
        <mailto:[email protected]>; Tatiana Lukman
        <[email protected] <mailto:[email protected]>>;
        yahoogroups <[email protected]
        <mailto:[email protected]>>
        *Subject:* Re: [GELORA45] Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang
        China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk

        Haaiyaaaa, ... begitu menerima berita yang MERUGIKAN Tiongkok,
        lantas nenek satu ini seperti ketimpa duren saja! Padahal,
        dalam kenyataan masih banyak negara-negara Afrika dan RAKYAT
        Afrika merasa di BANTU dengan investasi RRT yang telah
        dijalankan sejak awal tahun 60-an itu!

        Tapi itulah politik didunia ini, perebutan pengaruh antara
        Imperialisme dan Sosialisme! Memang harus diperhatikan
        kelabilan politik dinegara-negara sedang berkembang begitu,
        perjanjian jadi bisa dibatalkan begitu sajayang membuat
        kerugian besar bagi RRT sendiri! Seperti juga terjadi di
        Malaysia begitu Mahathir kembali berhasil naik panggung,
        hendak membatalkan perjanjian pembangunan infrastruksur yang
        sudah 1/2 jalan, ... Beruntung, nampaknya kemudian bisa
        mendapatkan kesepakatan untuk melanjutkan. Jadi, kenyataan
        bukan penjual negara yang bisa menerima bantuan Tiongkok!
        Tapi, pejabat-pejabat yang masih bisa peduli pada RAKYATnya
        sendiri! Sedang yang membatalkan seenak duelnya itulah,
        pejabat-komprador yang berusaha mempertahankan modal AS
        dinegerinya, membiarkan imperialisme AS terus menghisap tenaga
        rakyat murah dinegara-negara sedang berkembang saja!

        Tatiana Lukman [email protected]
        <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於2020/4/28 下午06:46
        寫道:

            Pernah ada orang yang bertanya kalau investasi/utang
            Tiongkok merugikan negeri yang berutang karena
            syarat-syaratnya yang menjeratnya dalam utang yang
            akhirnya tak bias dibayar, kenapa diterima oleh Pemerintah
            itu? Dengan contoh di bawah, untuk kesekian kalinya,
            terjawab pertanyaan itu... Seperti dulu Mutahir dari
            Malaysia juga pernah membatalkan investasi/utang Tkk..
            Jelas yang mau menerima utang/investasi hanyalah
            pemerintah penjual negeri....Jangan lupa komisi yang bisa
            diterima oleh komprador Tiongkok yang membela
            utang/investasi Tiongkok, seperti kasus di
            Filipina....Sekarang ditambah lagi, orang yang bisa terima
            adalah orang yang mabok!!!


              Presiden Tanzania Sebut Syarat Utang China hanya Bisa
              Diterima oleh Pria Mabuk

            *I.Husni Isnaini*
            
<https://jateng.sindonews.com/reporter/i.husni-isnaini-1586624400>Sabtu,
            25 April 2020 - 08:16 WIB

             Langkah berani diambil Presiden Tanzania John Magufuli
            terkait perjanjian utang dari China. John Magufuli telah
            membatalkan pinjaman dari China senilai US$ 10 miliar atau
            sekitar Rp155 triliun (kurs Rp 15.500) yang ditandatangani
            oleh pendahulunya, Jakaya Kikwete.

            *Pinjaman yang rencananya akan digunakan untuk membangun
            pelabuhan di Sungai Mbegani di Bagamoyo itu dibatalkan
            karena syarat dan ketentuan yang, kata Magufuli,
            mengalahkan logika. Magufuli mengatakan bahwa persyaratan
            perjanjian pinjaman China hanya dapat diterima oleh
            seorang pria mabuk.
            *
            Menurut laporan media lokal, diketahui, Jakaya Kikwete
            telah menandatangani perjanjian dengan investor China
            untuk membangun *pelabuhan dengan syarat bahwa mereka akan
            mendapatkan 30 tahun untuk menjamin pinjaman dan 99 tahun
            sewa tanpa gangguan.*

            Seperti dikutip dari International Business Times, Jumat
            kemarin (23/4/2020), permintaan mengejutkan lain yang
            dibuat oleh China dan diterima oleh pemerintahan Kikwete
            *adalah bahwa Pemerintah Tanzania sama sekali tidak boleh
            menimbulkan kekhawatiran apa pun pada siapa pun yang
            berinvestasi di pelabuhan selama periode itu.
            *
            Dijuluki sebagai "pinjaman pembunuh Cina", beberapa
            organisasi dan warga Afrika telah menuntut Presiden saat
            itu untuk membatalkan perjanjian. Mereka telah
            memperingatkan bahwa langkah itu akan memiliki konsekuensi
            yang mengerikan. Sayangnya, kekhawatiran mereka diabaikan
            dan kesepakatan itu ditandatangani.

            Namun, setelah berkuasa, Presiden Magufuli memulai proses
            negosiasi ulang dan menekan para investor untuk menurunkan
            masa sewa menjadi 33 tahun, bukannya 99 tahun yang
            ditandatangani oleh pemerintah sebelumnya.

            Pemerintahan Magufuli juga menjelaskan bahwa tidak akan
            ada pembebasan pajak atau utilitas untuk investor Cina.
            Mereka juga harus mendapatkan persetujuan pemerintah untuk
            memulai operasi baru di pelabuhan. Namun, para investor
            tidak memenuhi tenggat waktu yang dikeluarkan oleh
            pemerintah Magufuli sehingga perjanjian itu dibatalkan.






            Sent from Mail
            <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for
            Windows 10


Kirim email ke