>
,

  Is .
  Sebenarnya ide yang sangat cemerlang , tapi saya yakin satu hal
  yaitu sebelum idee ini dijalankan SBY harus mencari sistim yang
  canggih agar tidak ada "pasar gelap" plat KUNING.
  Nah kalau sudah aman , baru dijalankan sistimnya.
  Percaya deh , masyarakat Indonesia ini kalau beginian sangat
  kreatif.

  Si Abah.


  Dalam diskusi interatif yang secara langsung disiarkan oleh
> Radio Trijaya pagi ini dari Istana, salah satu penanya
> mengusulkan kepada Presiden bahwa untuk Hemat energi , Bagi
> kendaraan plat Hitam (Pribadi)dan Plat Merah di berlakukan
> harga BBM sesuai dg harga pasar (fluktutif), sedangkan untuk
> Plat Kuning ( kendaraan penumpang umum) diberikan harga BBM yg
> masih disubsidi,salah satu caranya dg membuat jalur khusus
> untuk kendaraan tsb di setiap pomp bensin kayaknya SBY menaruh
> perhatian dg usulan ini
> ISM
>
>> Kalau supir angkot Ciroyom-Ciburial di Bandung punya tip
>> yang khas untuk  menghemat BBM (juga menghemat duit): Kalau
>> turun dari Ciburial ke arah  Bandung, mesin dimatikan, dan
>> kendaraan meluncur dengan gaya gravitasi yang  gratis:
>> dengan istilah "ngagayor", dan ini bukan atas anjuran
>> Pemerintah.  Kalau rakyat kecil sih sudah dari dulu
>> menghemat energi, tanpa ada krisis  BBMpun. Kalau pengusaha
>> besar, berapapun harga energi akan dibeli pula untuk  hal2
>> yang tidak perlu dan mubazir  seperti iklan, lampu hias
>> gedung2, yang  memakan kilowatt bahkan megawatt, walaupun
>> tarif listriknya mungkin R4.  Karena tarif ini lah mungkin
>> PLN membiarkannya pemborosan demi pemasukkan  biaya, tetapi
>> justru menghimbau pengguna tarif R-0 dan R-1 untuk menghemat
>>  50 watt, karena tarif ini disubsidi. Ironis sekali
>> RPK
>> ----- Original Message -----
>> From: "sujatmiko" <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[email protected]>
>> Cc: "PP Subagio Danuningrat" <[EMAIL PROTECTED]>
>> Sent: Monday, July 11, 2005 10:13 PM
>> Subject: [iagi-net-l] Hemat BBM- share dari Rotarian Subagio
>>
>>
>>> Rekan-rekan Ahli Geologi,
>>> Sehubungan dengan topic Hemat BBM yang sejak beberapa hari
>>> ini tampil di milis IAGI, di bawah ini saya sampaikan share
>>> dari Rotarian Subagio Danuningrat, mantan Presiden Rotary
>>> Club Kebayoran, Jakarta,  semoga bermanfaat bagi kita
>>> semua. Sekedar tambahan, pada tahun 1976, saya mendapatkan
>>> pelajaran sederhana tentang hemat energi ini yaitu ketika
>>> diundang makan malam oleh seorang ibu di Lyon, Perancis.
>>> Ibu tersebut menyalakan lampu ketika masuk dapur dan
>>> langsung mematikannya ketika  keluar.
>>> Demikian juga ketika pindah ke ruang tamu, lampu di ruang
>>> makan langsung dimatikan. Dan televisi tak pernah
>>> dinyalakan ketika sedang beramah tamah. Beda dengan di
>>> kebanyakan keluarga Indonesia kan?
>>> Nan, inilah share dari Past President Rotary Subagio
>>> Danuningrat :
>>>
>>>> Subject: Sharing Hemat BBM
>>>> Rekan-rekan Rotarian  semuanya,
>>>>  Berikut saya sharingkan beberapa trik untuk hemat BBM.
>>>>   Hemat dari sudut perilaku.
>>>> 1. Kebiasaan keluar kantor makan siang/malam, sementara
>>>> ini dikurangi
>>>>  dulu, sebaiknya bawa bekal/delivery supaya bensin mobil
>>>>  nggak terbuang sia-sia terkena macet, dll.
>>>>  2. Jika mau bepergian, ajaklah keluarga/rekan kantor yg
>>>>  mau pergi juga sehingga tidak perlu pakai dua
>>>>  mobil.lebih.
>>>>  3. Manfaatkan angkutan umum seperti busway, KA, metromini
>>>>  sebisa
>>>> mungkin.
>>>>  4. Dalam kondisi jalan macet (luar kota), sebaiknya
>>>>  menepi saja,
>>>> sekalian
>>>> makan/buang air/isi bensin serta istirahat, tunggulah
>>>> sampai jalanan  tidak
>>>> macet lagi baru berangkat.
>>>>  5. Cara mengemudi harus smooth, kurangi frekwensi
>>>>  pengereman.
>>>>  Antisipasi traffic di depan anda, kalau di depan ada
>>>>  lampu merah, nggak perlu menggeber gas, biarkan mobil
>>>>  meluncur toh kena lampu merah
>>>> juga.
>>>>  Ingat, jangan nge-gas lalu nge-rem, energi terbuang
>>>>  sia-sia di ban dan
>>>> kampas rem.
>>>>  6. Carilah rute/jalan alternatif yg tidak macet, agak
>>>>  jauh sedikit ,
>>> tidak
>>>> apa-apa tetap lebih irit asal lancar .
>>>>
>>>> Hemat dari sudut teknis
>>>> 1. Tekanan ban di angka 32-34 psi (sedikit diatas
>>>> rekomendasi pabrik)
>>>>  2. Lebar telapak ban jangan lebih dari 215
>>>>  3. Saat meluncur/turunan, persneling jangan di posisi N,
>>>>  biarkan di D. Efek engine brake terbukti lebih menghemat
>>>>  bbm daripada stasioner. 4. Nyalakan AC seperlunya saja.
>>>>  Tapi saat ditol, justru nyalakan AC, jangan buka jendela.
>>>>  5. Turunkan muatan-muatan tak berguna yg selalu ada di
>>>>  mobil. Pilih
>>> karpet
>>>> > mobil yg ringan tapi kuat.
>>>>  6. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat
>>>>  sesuai dengan
>>>> BBM(Premium/Pertamax/Pert+) untuk mobil Anda. Timing
>>>> terlalu majubisa menyebabkan ngelitik-boros. Timing
>>>> terlalu mundur juga bisa boros.
>>>>  7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per
>>>>  2500 km atau tergantung kondisi.
>>>> 8. Bila mau investasi alat Pengirit BBM No. 1di Dunia,
>>>> belilah " Khaos
>>> Super
>>>> Gas Saver ", karena alat tsb, mempunyai
>>>> keunggulan-keunggulan sbb : Dapat menghemat BBM hingga
>>>> 50%. Dapat mengurangi polusi hingga 0%. Dapat menambah
>>>> daya Mesin. Dapat dipakai untuk semua jenis mobil berbahan
>>>> bakar bensin. Tidak merusak mesin mobil dan dapat dipakai
>>>> untuk seumur hidup mobil. Bebas biaya perawatan. Waktu
>>>> pemasangan/instalasi 15 menit. Bergaransi 5 ( lima )
>>>> tahun.
>>>>
>>>>    Hemat dari sudut pandang teoritis
>>>> 1. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit
>>>> saja.
>>>>  Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan
>>>>  terjebak macet selama 30 menit juga. Bandingkan dengan,
>>>>  jika Anda menjalankan
>>>> mobil tersebut dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam,
>>>> selama 30 menit,
>>>>  maka Anda sudah mencapai jarak 30 km.
>>>>  - Kasus I.  Manasin mesin 30 menit, jarak tempuh 0 km.
>>>>  - Kasus II. Mobil berjalan 30 menit dengan speed
>>>>  rata-rata 100 km/j, jarak tempuh 50 km.
>>>>
>>>>  Konsumsi BBM juga fungsi dari waktu, bukan hanya fungsi
>>>>  dari jarak loh ... Jika diasumsikan mobil Anda rata-rata
>>>>  konsumsi BBM-nya 10 km/l, maka untuk
>>>>  - Kasus II akan menghabiskan 5 liter BBM
>>>>  - Kasus I, tergantung cc mobil Anda, makin besar cc-nya
>>>>  maka makin
>>>> boros.
>>>>  Untuk < 1000 cc, selama 30 menit akan menghabiskan
>>>>  sekitar 0,5-1 liter
>>> BBM
>>>>  Untuk 1000 cc - 2500 cc, selama 30 menit akan
>>>>  menghabiskan sekitar 1-1,5 liter BBM
>>>>  Untuk > 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan
>>>>  sekitar > 1,5 liter
>>> BBM
>>>>  Semakin tinggi cc mobil Anda, maka konsumsi BBM cenderung
>>>>  melawan waktu daripada melawan jarak. Sebaliknya, jika cc
>>>>  mobil Anda kecil, maka konsumsi BBM cenderung
>>>>  ber-korelasi dengan jarak, bukan waktu .
>>>>
>>>> Pengalaman pribadi:
>>>>  BDG-JKT via puncak (170km), makan waktu sekitar 5 jam,
>>>>  konsumsi BBM sekitar 22 liter.
>>>>  BDG-JKT via cikampek (160km), makan waktu sekitar 3,5
>>>>  jam, konsumsi BBM sekitar 19 liter.
>>>>  BDG-JKT via Cipularang (130km), makan waktu sekitar 1,5
>>>>  jam, konsumsi BBM sekitar 12 liter
>>>> Silahken email ini di-forward biar konsumsi BBM bisa turun
>>>> drastis.
>>>>  Atau barangkali ada yg mau menambahkan?
>>>>
>>>>  Seandainya 1 mobil bisa berhemat 2 liter per hari,
>>>>  bayangkan berapa banyak Mobil/motor yg tertolong... :-)
>>>>  Silahkan mencoba barang kali ada manfaat buat kita semua.
>>>> Apabila menginginkan informasi alat Penghemat BBM dan
>>>> Pengendali Emisi , hubungi liwat e-mail saya
>>>> [EMAIL PROTECTED]
>>>> Salam selalu,
>>>> Subagio Danuningrat
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> --
>>>> [EMAIL PROTECTED], provided by PT Centrin
>>>> Online Tbk
>>>> http://milis.centrin.net.id/milis/listinfo/rotaryd3400
>>>>
>>>>
>>>> --
>>>> [EMAIL PROTECTED], provided by PT Centrin
>>>> Online Tbk
>>>> http://milis.centrin.net.id/milis/listinfo/rotaryd3400
>>>>
>>>
>>>
>>> --------------------------------------------------------------------->>
>>> To unsubscribe, send email to:
>>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
>>> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>> IAGI-net Archive 1:
>>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
>>> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
>>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy
>>> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>>> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>>>
>>> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
>>> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database
>>> Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>>> --------------------------------------------------------------------->>
>>
>>
>> --------------------------------------------------------------------->
>> To unsubscribe, send email to:
>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to:
>> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> IAGI-net Archive 1:
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
>> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi
>> SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
>> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi
>> : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> ___________________________________________________________
> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke