> Mang Okim Mas Yuwono Jadi Batuan hijau yang dinamakan zamrud Cikotok itu apa sebenar-nya, paling tidak menurut term petrologi? Maaf baru joint lagi baru jakan jalan di RSPP selama seminggu.
Si - Abah ________________________________________________________________________ terimakasih, pak yatno. untungnya, saya bukan termasuk penyuka/pemakai > batu > mulia, meskipun senang saja melihat2nya. > > salam, > syaiful > > > On 8/15/06, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Rekan Saipul yth. >> Tidak semudah itu utk "mengungkap kebenaran" dari temuan Mas Okim. >> Karena >> di >> dalam dunia gemstone ada semacam kode etik juga, terutama di kalangan >> sesama >> pebisnis. Dalam hal ini Mas Okim bertindak sebagai sesama pebisnis, lain >> dengan saya yang selain ilmuwan petrologi juga sebagai penggemar >> gemstone, >> bisa lebih "bebas" ngomong. Bukan di Indonesia saja orang sering salah >> beli >> batu mulia, di negeri maju pun bahkan kolektor kakapnya juga sering >> salah. >> Harga batu yang murah setelah berpindah pemilik beberapa kali bisa >> melambung >> tinggi karena ketidak tahuan dari pembeli ybs. >> Salam gemstone dan sekali lagi hati-2 membeli "barang seni" termasuk >> batu >> mulia. >> Yatno >> ----- Original Message ----- >> From: "mohammad syaiful" <[EMAIL PROTECTED]> >> To: <[email protected]> >> Sent: Saturday, August 12, 2006 5:36 PM >> Subject: Re: [iagi-net-l] CERPEN TENTANG ZAMRUD CIKOTOK >> >> >> > terimakasih mang okim, cerpen yg sangat bermanfaat. >> > namun, tahun 1993 tsb, tampaknya mang okim belum 'merdeka' utk >> mengungkap >> > 'kebenaran'. entah karena latar-belakang sbg orang jawa (sama dg >> saya), >> yg >> > 'meredam' utk memberitahukan 'kebenaran' tsb. jangan2, kenalan mang >> okim >> > sendirilah yg justru menemukan 'lokasi zamrud cikotok' dan mencoba >> menguji >> > mang okim. asumsinya, kalau orang sejago mang okim ternyata tidak tahu >> > 'kebenaran' tsb, apalagi orang2 awam termasuk para penggede yg sudah >> > membeli >> > dan lainnya akan membeli 'berlian' tsb. >> > >> > memang ada banyak yg dapat dipelajari dan bermanfaat dari mang okim, >> baik >> > cerita2nya maupun mang okim sendiri. terimakasih dan selamat berakhir >> > pekan. >> > semoga mang okim diberikan kesehatan dan umur yg berkah. semoga tidak >> > sekedar 61 tahun seperti halnya negeri kita tercinta, tetapi lebih >> baik >> > lagi >> > isi dan rakyatnya. >> > >> > salam, >> > syaiful >> > >> > >> > On 8/13/06, sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> >> >> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman, >> >> >> >> Mang Okim punya cerpen tentang Zamrud Cikotok yang semoga dapat >> melupakan >> >> sejenak ketegangan kita semua atas peristiwa Lapindo Brantas yang >> >> ceritanya >> >> tak kunjung reda. >> >> >> >> Suatu hari di tahun 1993, mang Okim diundang selametan oleh kenalan >> >> mang >> >> Okim, sepasang suami isteri, yang baru selesai >> >> merenovasi galeri perhiasannya di kawasan Cikini, Jakarta. Di >> >> galerinya >> >> yang berfungsi juga sebagai kantor, terlihat lemari-lemari antik >> berisi >> >> perhiasan batumulia yang diikat dengan bahan emas dan platina dengan >> >> ornamen berlian. Desainnya benar-benar kelas tinggi. >> >> >> >> Maksud mang Okim diundang ternyata selain selametan, untuk diminta >> juga >> >> pendapat tentang beberapa set perhiasan batumulia berwarna hijau tua >> >> transparan yang dikelilingi berlian. Kata kenalan mang Okim, nama >> batu >> >> hijau >> >> tersebut adalah zamrud Cikotok dan konon telah mendapatkan sertifikat >> >> dari >> >> luar negeri. Harga per set nya ribuan dolar, sama dengan puluhan truk >> >> batumulia yang mang Okim garap. >> >> >> >> Pemeriksaan dengan loupe atau kaca pembesar 10x ternyata berhasil >> >> menyingkap adanya inklusi gelembung udara kecil-kecil sekali yang >> >> terlihat >> >> di beberapa bagian batumulia. Mang Okim cukup terkesiap dengan hasil >> >> temuan >> >> tersebut dan tentu saja sangat sulit untuk memberitahukannya ke >> kenalan >> >> mang >> >> Okim, apalagi setlah tahu bahwa tak sedikit yang telah terjual ke >> >> beberapa penggede dan orang-orang asing. >> >> >> >> Rekan-rekan Gems Lovers yang budiman, >> >> >> >> Dalam kesempatan vocational trip ke Cikotok tahun 1995, mang Okim >> >> bersama >> >> 30 anggota Rotary diajak keliling ke instalasi pengolahan emas. Di >> >> halaman >> >> salah satu ruang pemrosesan, mang Okim menemukan beberapa butiran >> >> "batuan" >> >> berwarna hijau transparan yang bercampur aduk dengan tanah. Mang Okim >> >> berhasil mengumpulkan beberapa butir yang ukurannya hampir seragam, >> >> sedikit >> >> lebih besar dari kelereng. Kata teknisi disitu, "batuan" tersebut >> >> merupakan >> >> sisa pembakaran /peleburan emas yang setelah terkumpul banyak, >> langsung >> >> dibuang ke tempat tertentu ( di bukit sekitar instalasi pengolahan >> >> emas ). >> >> Karenanya , para pemburu yang berhasil menemukan lokasi buangan >> tersebut >> >> sangat yakin bahwa "batuan" tersebut asli dari alam. >> >> >> >> Sesampainya mang Okim ke Bandung, "batuan" yang mang Okim temukan di >> >> Cikotok langsung saja diproses. Hasilnya ya itu, "batuan" tersebut >> tak >> >> lain >> >> dan tak bukan adalah yang disebut oleh kenalan mang Okim sebagai " >> Zamrud >> >> Cikotok ". >> >> >> >> Sejak mang Okim diundang selametan tahun 1993 yang lalu, mang Okim >> tidak >> >> ketemu lagi dengan kenalan mang Okim tersebut . Hanya mang Okim >> pernah >> >> dengar kabar burung bahwa tokonya di Cikini sudah tutup dan mereka >> pindah >> >> ke >> >> suatu tempat yang mang Okim tidak tau. >> >> >> >> Nah itulah sekedar cerpen selingan mang Okim yang sengaja mang Okim >> >> ungkap >> >> agar rekan-rekan Gems-Lovers dapat lebih berhati-hati kalau ditawari >> >> batumulia dengan nama yang aneh-aneh. Jangan berani langsung beli >> kalau >> >> tidak bawa peralatan yang memadai seperti loupe dan senter. >> >> >> >> Selamat menyambut dan merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 61, MERDEKA >> >> !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! >> >> >> >> Salam batumulia, mang Okim >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> > >> > >> > -- >> > Mohammad Syaiful - Explorationist >> > Mobile: 62-812-9372808 >> > Email: [EMAIL PROTECTED] >> > >> > Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) >> > Head Office: >> > Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia >> > Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140 >> > Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] >> > >> >> >> >> -------------------------------------------------------------------------------- >> >> >> No virus found in this incoming message. >> Checked by AVG Free Edition. >> Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.9/417 - Release Date: >> 8/11/2006 >> >> >> --------------------------------------------------------------------- >> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru >> ----- Call For Papers until 26 May 2006 >> ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] >> --------------------------------------------------------------------- >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> No. Rek: 123 0085005314 >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> Bank BCA KCP. Manara Mulia >> No. Rekening: 255-1088580 >> A/n: Shinta Damayanti >> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> --------------------------------------------------------------------- >> >> > > > -- > Mohammad Syaiful - Explorationist > Mobile: 62-812-9372808 > Email: [EMAIL PROTECTED] > > Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) > Head Office: > Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia > Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140 > Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

