Air bercampur gas punya salinitas 2300-5000 ppm diukur dengan alat mikrokonduktifitas GDA. Kemungkinan air tawar berada di 70 meter, dan itu tidak menyembur keluar,... air baru menyembur keluar ketika sudah menembus lapisan gas antara 70 s/d 104 meter. Pada waktu ngebor lubang pertama yang 104 meter dan terjadi semburan air dan gas, rangkaian pipa hendak dicabut, baru 2 joint sudah kejepit, maka rangkaian pemboran beserta bit ditinggal di dalam, kemudian bagian atas disambung dengan kerangan yang diberi 3 saluran masing2 diberi valve, untuk air dan gas, kemudian keseluruhan rangkaian disemen, istilahnya dibeton, atau di plug. Tapi air dan gas gak jadi gak keluar2 (ya jelas aja, karena sedang ditutup oleh semen dan konduit satu2nya hanya lewat bit,...yang notabene sangat sempit. Setelah merasa aman dengan ngeplug sumur 104 meter itu, maka diborlah sumur pengganti 3 meter di sebelah timurnya. Dapat 70 meter, ketemu air. Pasang casing. Setelah disemen,... eeee... pagi2 hari Sabtu 20 Juni jam4 subuh menyemburlah air, pasir, dan gas dari lubang kedua tersebut. Sampai 15 meter-an. Tentu saja ini akibat logis dari tertahannya tekanan di sumur pertama yang hanya berjarak 3 meter itu, karena siudah disemen. Pada saat ini semburan sudah tinggal 30-50 cm-an dan luasan permukaan antara 2 lubang tersebut melebar menjadi diameter 4 meteran dan semburan HANYA KELUAR DARI bekas lubang pertama. Lubang kedua dah nggak keluar apa-apa.

Air tawarnya memang mungkin dari lapisan alluvial Ciujung. Tapi gasnya jelas dari pocket gas-sand yang dilingkupi shale calcareous Cisubuh. Sampelnya saya ambil juga.

Kayaknya bukan artesis dech.

Salam

adb

----- Original Message ----- From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, June 23, 2009 3:46 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Semburan Gas-Lumpur di Serang


Ya
Aku stuju dugaan sunu. Kalau kedalamanya 100 meter saya rasa itu
kemungkinan sumber artesis. Cuman emang perlu dilihat (dibuktikan)
dimana ada singkapan batuan reservoir ini. Kalau melihat topografi
sekelilingnya yg menyebabkan tekanan piezometric setinggi awal
semburan emang aga sulit.
Tapi kalau sekarang dibilang sekitar 1-2 meter saja ya bisa jadi
reservoirnya memiliki kapasitas yield flowrate yang segitu saja

Rdp

On 6/23/09, Sunu Praptono <[email protected]> wrote:
Nampaknya daerah itu akan menarik untuk dijadikan lahan bagi para mahasiswa
melakukan kerja praktek lapangan, seperti resistivity sounding, seismic
refraksi, magnetik dll. mengingat ada obyek bawah permukaan yang tidak dalam
dan menarik untuk dipetakan.


Menurut saya sendiri, pemboran air termasuk sukses besar secara eksplorasi,
di mana obyektive yang dicari dapat dibuktikan ada dalam jumlah yang
melimpah. Air yang muncrat juga tidak pekat-pekat amat, malah cenderung ke arah jernih dan lebih masuk ke kategori air dari pada lumpur (video di Media
Indonesia/metro tv). Kalau jaman kita SD dulu mungkin termasuk golongan
sumber air artesis.

Saya punya harapan besar, bahwa dengan persiapan yang lebih matang dan
menurut saya teknologinya juga tidak perlu terlalu canggih bin mahal, maka kita dapat persembahkan kepada masyarakat setempat air jernih dari reservoir
yang sama,  sesuatu yang selalu mereka butuhkan hingga saat ini.


Soenoe.




2009/6/23 Fajar Lubis <[email protected]>

Banyak kemungkinan dari penyebab semburan ini...

Mudah-mudahan ada yang bisa berbagi data kimia dari semburan. Dari data
ini
bisa dilihat kontribusi airtanah, gas dan faktor lainnya.

Dalam berita dibawah, dikatakan bahwa selain sumur ini, ada sumur lainnya dengan kedalaman 100 meter. Ada yang bisa berbagi, kondisi sumur 100 meter
ini?

Mungkin ada baiknya kita mengadakan diskusi IAGI mengenai hal ini. Teknik pemboran airtanah yang semakin baik dan murah ternyata telah memungkinkan
bor-bor 'pantek' untuk menyentuh zona 'overpressure'.


Salam,
Fajar (2448)

--- On Tue, 6/23/09, [email protected] <[email protected]> wrote:

Apakah juga mungkin semburannya berasal dari akifer air artesis yang
mungkin saja terpanaskan oleh intrusi andesit(dike) yang dangkal sehingga
menyebabkan terbentuknya reservoir hidrotermal ?

> =============================================
> Minggu, 21/06/2009 15:56 WIB
> Lumpur di Serang Sempat Menyembur Setinggi 15 Meter
> Hery Winarno - detikNews
>

> Menurut dia, semburan lumpur itu berasal dari lubang yang dibor untuk
> mencari air bersih. "Ada dua lubang yang sudah dibor. Satu lubang
mencapai
> kedalaman 100 meter. Sedangkan satu lubang lagi berkedalaman 70 meter.
> Nah, semburan lumpur itu berasal dari lubang yang berkedalaman 70 > meter
> itu," ujar dia.
>








--
Sent from my mobile device

http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------



--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke