Nampaknya daerah itu akan menarik untuk dijadikan lahan bagi para mahasiswa
melakukan kerja praktek lapangan, seperti resistivity sounding, seismic
refraksi, magnetik dll. mengingat ada obyek bawah permukaan yang tidak dalam
dan menarik untuk dipetakan.


Menurut saya sendiri, pemboran air termasuk sukses besar secara eksplorasi,
di mana obyektive yang dicari dapat dibuktikan ada dalam jumlah yang
melimpah. Air yang muncrat juga tidak pekat-pekat amat, malah cenderung ke
arah jernih dan lebih masuk ke kategori air dari pada lumpur (video di Media
Indonesia/metro tv). Kalau jaman kita SD dulu mungkin termasuk golongan
sumber air artesis.

Saya punya harapan besar, bahwa dengan persiapan yang lebih matang dan
menurut saya teknologinya juga tidak perlu terlalu canggih bin mahal, maka
kita dapat persembahkan kepada masyarakat setempat air jernih dari reservoir
yang sama,  sesuatu yang selalu mereka butuhkan hingga saat ini.


Soenoe.




2009/6/23 Fajar Lubis <[email protected]>

> Banyak kemungkinan dari penyebab semburan ini...
>
> Mudah-mudahan ada yang bisa berbagi data kimia dari semburan. Dari data ini
> bisa dilihat kontribusi airtanah, gas dan faktor lainnya.
>
> Dalam berita dibawah, dikatakan bahwa selain sumur ini, ada sumur lainnya
> dengan kedalaman 100 meter. Ada yang bisa berbagi, kondisi sumur 100 meter
> ini?
>
> Mungkin ada baiknya kita mengadakan diskusi IAGI mengenai hal ini. Teknik
> pemboran airtanah yang semakin baik dan murah ternyata telah memungkinkan
> bor-bor 'pantek' untuk menyentuh zona 'overpressure'.
>
>
> Salam,
> Fajar (2448)
>
> --- On Tue, 6/23/09, [email protected] <[email protected]> wrote:
>
> Apakah juga mungkin semburannya berasal dari akifer air artesis yang
> mungkin saja terpanaskan oleh intrusi andesit(dike) yang dangkal sehingga
> menyebabkan terbentuknya reservoir hidrotermal ?
>
> > =============================================
> > Minggu, 21/06/2009 15:56 WIB
> > Lumpur di Serang Sempat Menyembur Setinggi 15 Meter
> > Hery Winarno - detikNews
> >
>
> > Menurut dia, semburan lumpur itu berasal dari lubang yang dibor untuk
> > mencari air bersih. "Ada dua lubang yang sudah dibor. Satu lubang
> mencapai
> > kedalaman 100 meter. Sedangkan satu lubang lagi berkedalaman 70 meter.
> > Nah, semburan lumpur itu berasal dari lubang yang berkedalaman 70 meter
> > itu," ujar dia.
> >
>
>
>
>
>
>

Kirim email ke