Pak Awang, Terimakasih ceritanya tentang abu volkanik dari Merapi. Di Jakarta apa juga sudah ada abu volkanik dari Merapi ini ? Mudah2an nggak sampai Jakarta, karena akan menambah paniknya orang2 Jakarta yg sudah cukup banyak kejadian2 yg membuat orang2 Jakarta panik ataupun stress karena hujan, banjir & macet sampai ber-jam2 ditengah jalan setelah seharian kecapeakan bekerja.
Tadi pagi ada seorang teman yg awam terhadap kejadian2 meletusnya gunung api, sampai melalui milis dia bertanya atau kurang percaya dengan suhu awan panas Merapi yg disebutkan mencapai 400-500-an degC. Kenapa kalau sampai ratusan degC, mobil2/motor2 pengangkut para pengungsi masih bisa berkeliaran utk menyelamatkan para pengungsi. Dia berlogika kalau suhunya sampai ratusan degC kan tengki bensin mobil2 /motor2 sudah terbakar atau bahkan meledak, kenapa hal tsb tidak terjadi ? Kalau pak Awang punya penjelasan beserta data2nya (misalnya awan panas Merapi itu terdiri dari apa saja koq bisa panas sekali & berapa sebenarnya suhu awan panas tsb, dll), mungkin akan sangat menarik utk mereka2 yg awam terhadap perilaku magma bumi melalui gunung apinya. Terimakasih sebelumnya. wass, nyoto 2010/11/4 Awang Satyana <[email protected]> > Tadi pagi ada laporan dari seorang pendengar radio bahwa abu Merapi sudah > sampai ke Cibitung, Bekasi. Pak Surono, Kepala PVMBG (Pusat Vulkanologi dan > Mitigasi Bencana Geologi) yang saat itu sedang diwawancarai mengatakan bahwa > hal itu mungkin saja setelah mengetahui bahwa abunya sangat halus (efek > transportasi ratusan km dari sumbernya). Di Purwokerto, kemarin sore-malam > hujan abu, dan baru pagi tadi abu sampai di Bekasi. Semua abu volkanik itu > sebagai akibat erupsi Merapi kemarin siang yang ditaksir punya ketinggian > sekitar 5 km. Semakin tinggi kolom erupsi semakin luas kemungkinan > penyebaran abu volkanik. > > Saya tiba-tiba jadi ingat salah satu dari dua erupsi terbesar di dunia, > meskipun terjadi bukan dalam masa sejarah manusia modern, yaitu erupsi Toba > pada sekitar 74.000 tahun yang lalu (Toba supervolcano eruption) - yang > satunya lagi Yellowstone supervolcano eruption pada 2,1 Ma (juta tahun yang > lalu); 1,3 Ma dan 640 Ka (ribu tahun yang lalu). Mari kita lihat Toba > supervolcano eruption untuk mengetahui bagaimana besarnya erupsi saat itu, > meskipun disusun atas hasil rekonstruksi geologi, paleoantropologi dan > genetika. > > Para ahli merekonstruksi erupsi supervolcano Toba berdasarkan penyebaran > material letusannya berupa ignimbrit (welded tuff) yang saat itu terutama > menyebar sampai ke India. Berdasarkan itu, kaldera karena letusan 74.000 > tahun yl (ini didasarkan dating umur endapan ignimbrit Toba)luasnya > diperhitungkan 3000 km2 - tentu ini sangat luas dan tinggi kolom letusannya > 50-80 km sampai mempengaruhi penyerapan sinar Matahari di stratosfer. > > Erupsi mega-kolosal Toba tentu telah menyebabkan suatu katastrofi yang > dahsyat. Erupsi ini telah menurunkan temperatur permukaan Bumi 3-3.5 derajat > Celsius selama beberapa tahun. Tentu lingkungan permukaan Bumi berubah > secara signifikan akibat erupsi megakolosal ini. > > Kalau sekarang Merapi meletus mengakibatkan radius 15 km dari puncak Merapi > mesti dibebaskan dari penduduk, maka pada 74.000 tahun yang lalu diyakini > oleh para ahli paleoantropologi, genetika dan geologi bahwa supervolcano ini > telah memunahkan banyak manusia saat itu yang dalam genetika disebut sebagai > "population bottlenecking". > > Dengan menggunakan teknik ”average rates of genetic mutation”, beberapa > ahli genetika melihat penciutan jumlah populasi manusia di dunia yang sangat > signifikan itu terjadi pada sekitar 74.000 tahun yang lalu dan hanya > menyisakan sekitar 10.000 individu yang yang hidup terisolasi. Manusia > sekarang diperkirakan berkembang dari 10.000 individu ini melalui beberapa > adaptasi dan diferensiasi spesies. > > Kesamaan temporal antara population bottlenecking dan umur erupsi Toba > supervolcano berdasarkan umur ignimbrit membangun jembatan geologi dan > genetika bahwa penurunan jumlah spesies manusia terjadi karena supervolcano > eruption. Secara spatial jalur erupsi super Toba itu merupakan jalur utama > migrasi manusia modern dari Afrika (out of Africa) ke banyak tempat di > dunia. Karena secara temporal and spatial match, maka supervolcano Toba > eruption 74 Ka dianggap sebagai penyebab population bottlenecking. > > Erupsi supervolcano Toba 74.000 tahun yl itu juga ada yang menghubungkannya > dengan dengan mulainya zaman glasiasi di belahan utara Bumi, tentu ini > karena terhalangnya sinar Matahari oleh piroklastika Toba. Glasiasi yang > mungkin di luar siklus ini dapat saja berhubungan dengan population > bottlenecking. Hanya, angka ini kebetulan cocok juga dengan siklus > Milankovitch untuk decline summer solar radiation yang jatuh pada 75.000 > tahun yl. Seperti biasanya, siklus uniformitarianisme karena planetary > movement bisa saja kebetulan bersamaan dengan terjadinya katastrofi karena > eruption supervolcano. Kedua efek ini tentu sangat signifikan bila harus > menyebabkan population bottlenecking. > > salam, > Awang > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > >

