rame neh ^^

mungkin perlu saya ralat, ´gak menarik´ menjadi ´tidak seperti yang 
dibayangkan..´ 
soalnya, waktu ke sana, seperti yang ada di benak orang2, harapannya bisa 
ngeliat geliat pasar Banjarmasin nan terkenal itu.
Tapi mas Aris bener nih, kemaren ke sananya emang agak siangan, dah hampir jam 
7an gitu, jadi perahu2nya dah mulai ninggalin.

anyway, makasih atas infonya, kali laen saya ke Borneo bisa nyoba destinasi 
laen buat jeprat-jepret pasar terapung, dan tempat menarik laennya ^^



mel, life-time photography learner
^^dari papua sampe austria, sok aja atuhhh^^



--- On Tue, 6/3/08, Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Aris <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [indobackpacker] Fw: pasar terapung banjarmasin gak menarik!: 
Compare Destinasi
To: [email protected]
Date: Tuesday, June 3, 2008, 10:04 AM










    
            Mas, piye kabare...!



Saya stuju banget sama pendapat sampean, kalau boleh jujur.. bukannya saya

"istilah di lenong.."

Nggak mau ke Mall., jawabanya karena saya sering nyasar di mall.

Makanya suka males kalau di ajak ketemuan di mall.



Cerita tentang suka atau tidak suka?  Ini tergantung kita bagaimana cara

untuk melihat!

Kalau kamu misalnya pengejar hanya keindahan!, otomatis... budaya, masyrakat

lokasi.. akan di nomor 3 kan,

Kalau kamu pengagum shopping syndrome, belanja ke sing, lebih murah

ketimbang pergi ke Flores...

Yang makanannya mahal.. misalnya.

Atau kalau pengagum gunung, alias landscap.. pergi ke pantai, kok rasanya

bête banget..



Again!  Mencompare sah2x saja, tapi compare nya yang wajar.. misalnya jangan

Bandingkan Borneo dengan Pulau Jawa, karena beda budaya, contur daratan dan

beda juga jumlah orang..



Pernah tau!  Best no 2 untuk National Park in Indonesia itu ada di

Kalimantan Tengah!,  kalau datang ke Orang Utan, biayanya sama dengan

Jalan2x ke Singapore untuk weekend trip.. tapi terlalu naïf untuk compare

dengan singapore... karena Orang utan is best destination untuk eco tour

Kalau Singapore ya best for shopping syndrome till you drop..



Yang perlu di ingat, ever destination is unique...



Salam

ARIS



-----Original Message-----

From: indobackpacker@ yahoogroups. com [mailto:indobackpacker@ yahoogroups. com]

On Behalf Of dik Nur

Sent: Tuesday, June 03, 2008 9:20 AM

To: indobackpacker@ yahoogroups. com

Subject: Re : [indobackpacker] Fw: pasar terapung banjarmasin gak menarik!



Aku beberapa tahun lalu pernah ke pasar terapung ini.



Menurutku sih bagus, walaupun aku datangnya kesiangan :))



Berangkat dari "terminal" di deket hotel swiss bel (gak tahu nama

tempatnya).



Cuma karena pake calo, kirain dia pemilik kapal, jadi dapat kapalnya

lama. Padahal aku bareng seorang temen yang bisa bahasa banjar. Eh,

tetep aja "sesama saudara" banjar gak ngaruh, tetep aja ketipu.

Hehehe.



Perjalanan sekitar 1/2 jam. Karena aku suka air, jadi perjalanan ke

pasar terapung aja udah menyenangkan. Hehehe. Lihat rumah2 panggung di

atas air, lihat perahu hilir mudik.



Sampai di pasar terapung udah siang, tinggal sisa2 nya.



Habis lihat2 pasar, mampir ke warung soto yang ada di tengah sungai.

Warung ini ada di atas perahu. Ramai perahu2 yang datang, sebagian

besar orang luar seperti aku :P



Kesimpulan menurut aku sih, tergantung pada orangnya, kalo dia suka

gunung misalnya, datang ke pasar terapung mungkin gak cocok. Atau

orang suka pantai, diajak rekreasi soping ke singapura paling ya gak

cocok.



piss.



2008/6/2 Erwin Y <[EMAIL PROTECTED] com>:

> To: indobackpacker- [EMAIL PROTECTED] s.com

> Sent: Monday, June 2, 2008 19:17:59

>

> The message summary:

> ------------ --------

> FROM: [EMAIL PROTECTED] com

> DATE: Mon, 2 Jun 2008 05:17:57 -0700 (PDT)

> SUBJECT: pasar terapung banjarmasin gak menarik!

>

>

> Buat temen2 yang mau ngliat pasar terapung di banjarmasin. ..

> bayangan saya seperti iklan RCTI OKE, dimana banyak pedagang berjualan

diatas perahu, seorang ibu mengacungkan jempol mengiyakan " oke " nya RCTI..

> Makanya saya ajak keluarga kesana. kami menginap di hotel grand mentari

semalam 500 ribuan ( kalau di bali udah dapat yg "wah " ).. tapi di banjar

yah begitulah. Hari itu hari sabtu kami bertiga ( saya, isteri n anak laki2

umur 9 th ) bangun jam 5 pagi. Diantar sopir kami berangkat ke pelabuhan

dekat pertamina. sampai disana nanya orang ongkosnya 15 ribu per orang untuk

bisa melihat pasar terapung PP. tapi minimal mesti 5 orang. Jadi kami mesti

bayar 75 ribu PP.

> Setelah menyusuri sungai... ada beberapa perahu kumpul... ada penjual ubi

dll gak nyampai 10 perahu. Katanya agak kesana lagi banyak... Masih semangat

saya turuti saja apa kata tukang perahu....

> E sampai tempat yang dimaksud tak lebih dari 5 pedagang... kami malah

jumpa sesama turis domestik n jepang ( karena ngomong pakai O O terus ).

...



------------ --------- --------- ------



Send instant messages to your online friends http://asia. messenger. yahoo.com 



      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke