Why ke Malaysia:
1. Membandingkan (pasti)
2. Sialnya KLIA adalah HUB nya Group Flying Blue (Air France, KLM dan Malaysian 
Air)
jadi sering transit ke sini kalau naik KLM (murah2an + pegel2an ke Europe)
3. Studi banding - cuman studi arsitektur dan kota nya
 
saya langsung ke Point Point
yg kesimpulan perbandingan:
untuk Alam dan Resort
- Alamnya malaysia jelas ngga ada apa2nya
- Bali secara infrastruktur alam dan buatan masih jauh dibandingkan kota / 
pulau resort manapun di Malaysia.
- Ada atraksi resort yang kita ngga punya : Kota Judi (Genting)
- Ada Theme Park yang jelas kita kalah besar : Genting
- Sepertinya hubungan antara penduduk lokal, kegiatan turis dan infrastruktur 
turisme nya sangat nyambung, mereka sangat paham bahwa tanpa di tawar2in 
barang, turis itu sudah punya benefit buat mereka / mereka tahu, makin lama 
turis nginep / betah, makin untung daerah mereka.
 
untuk Kota:
 
- bangunan di Indonesia jelas lebih bagus dan menarik
- tapi ruang-ruang publiknya parah di Indonesia
- spepertinya orang Indonesia itu tidak bisa mengorganisasi satu sama lain 
secara bersama / tapi kalau urusan pribadi bisa di gass poll..
- di sana lebih banyak infrastruktur untuk Backpacking, KL itu rame banget 
turis (dr pada expat) - terutama di Bukit Bintang, hotel backpacker banyak 
banget / dibanding dengan Jakarta (perbandingan Ibu Kota vs Ibu Kota) - walau 
KL penduduk cuman 1/4 nya Jakarta karena posisinya di tengah2 jadi untuk 
menjelajah Malaysia Semenanjung KL tempat yg Strategis.
- Infrastruktur Kereta lebih murah (walau tidak lebih cepat) dengan fasilitas 
lebih bagus
- Petugas kereta / Bis / Loketnya sudah bisa menjelaskan Bagaimana caranya 
mencapai dari satu titik ke titik lain walau ada pindah mode transport / jalur 
lain: ex.
 
saya pernah di Gambir ada turis Korea ngotot, pengen ke Pangandaran dr gambir
dan mbak loketnya dengan ngotot "NO TRAIN TO PANGANDARAN FROM GAMBIR....." how 
stupid!!! akhirnya saya jelaskan, bahwa dia bisa ke Bandung dulu, lalu pindah 
mau naik Bis ke Tasikmalaya atau naik kereta ke Banjar....
 
terus mbaknya bilangnya dengan polosnya...o0o....gitu ya mas.....
 
regards,
 
salam jalan-jalan
 
Gito
 
 


--- On Tue, 7/28/09, [email protected] <[email protected]> wrote:


From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [indobackpacker] Indonesia vs Malaysia
To: "mutia syafnelli" <[email protected]>, [email protected]
Date: Tuesday, July 28, 2009, 1:47 AM


Wah! Saya setuju sekali sama Mba Mutia dan Mba Melianawati. 

Ada beberapa hal yg mungkin terlihat sepele tp susah sekali kita dapatkan di 
Indonesia. Misalnya:

- Toilet yang bersih. Susah sekali mendapatkan toilet yang bersih, terutama di 
daerah (non Jakarta). Bahkan toilet di Terminal 1 Soekarno-Hatta International 
Airport aja, toiletnya kotor+bau+less toilet paper! :p Toilet bersih hanya saya 
dptkan didaerah Bali, itupun di tempat2 yg byk didatengin turis mancanegara.

- Semua harga jelas alias tidak ada calo atau orang yang bermaksud memperoleh 
keuntungan pribadi dari turis asing. Memang sih, ga bisa dibilang di negara 
orang itu bebas calo, tapi to be honest: supir taxi di Jakarta aja (yang 
mengendarai merk taxi ternama) kalo bisa nipu jalur, pasti dia akan milih jalur 
super macet biar argonya nambah!  

- Tempat sampah

- Kamar kelas hostel yang bersih dan tidak bau. Memang semuanya relatif ya, dan 
byk hostel di LN yang jg kurang layak ditempati. Tapi alangkah idealnya kalau 
hostel/losmen/hotel non-bintang di Indonesia, bisa lebih bersih dari yang ada 
sekarang.

Indonesia itu seperti gadis desa yang cantik. Terlihat lugu, manis, dan 
mempesona tapi kalau tidak pernah merawat diri, ya tetap aja jarang yang mau. ;)

-Diesty-
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: mutia syafnelli <[email protected]>

Date: Mon, 27 Jul 2009 21:03:14 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [indobackpacker] Indonesia vs Malaysia


ikutan juga ya..berhubung lagi netep di malaysia jadi saya punya kesempatan 
lihat beberapa objek wisata yang ditawarkan. Betul sering kali saya tertarik 
ketika lihat iklan maupun brosur2 yang ada namun begitu sampai sering pula 
kecewa karena tidak seindah yang dibayangkan. Keindahan Indonesia tetap no 1. 
Cuman memang dari segi infrastruktur  Malaysia jauh diatas Indonesia. Dan gak 
ada namanya preman2 di tempat objek wisata, semua harga jelas, tempat sampah 
banyak, toilet banyak dan bersih. Memang seperti mba Ambar bilang kalau gak 
lihat  A dan B bagaimana kita bisa bandingkan A dan B, dan  saya bersyukur 
punya kesempatan itu. Cuman yang jadi pertanyaan kalo kita udah lihat n kadang 
kita punya masukan2 untuk wisata Indonesia, kemana kita nyalurin ide ya? walau 
yakin banyak pejabat kita yang udah sering studi banding untuk ngembangin 
pariwisata kita. 














      

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis 
http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk melihat bahasan dan 
informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja. 

Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi 
mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. 

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh)
Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected]
Satu email perhari: [email protected]
No-email/web only: [email protected]
Berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]

Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke