Selamat Pagi,
Berbicara masalah pariwisata di Negara kita tercinta Indonesia, banyak hal yang
mesti kita kritisi dan diskusikan untuk memajukan wisata, salah satu contoh
yang ingin saya sampaikan adalah masalah RETRIBUSI WISATA,
1. Minggu lalu, 18 Juli 2009, saya menuju Pelabuhan Ratu melalui jalur
Cikidang, ditengah perjalanan ada pungutan RETRIBUSI, memang tidak besar tapi
bagi saya cukup menggangu. terjadilah dialog :
Saya : Maaf Pak, Ini Retribusi apa ?
Petugas : Masuk daerah wisata Arung jeram Citarik
Saya : Maaf Pak, saya tidak ingin berarung jeram saya mau ke Bayah
Petugas : Terdiam dan saya melanjutkan perjalanan tanpa bayar.
2. Lepas dari Pelabuhan Ratu, sebelum Hotel samudra beach, juga ada RETRIBUSI
kembali, namun karena waktu itu ada rombongan motor, saya ambil jalur kanan
tanpa ditanya petugas.
3. Setahun yang lalu, pada saat perjalanan dari Wonosobo arah ke Dieng, begitu
lepas kota WONOSOBO ada RETRIBUSI masuk wilayah wisata, padahal itu ditengah
jalan besar.
Menurut pendapat saya RETRIBUSI WISATA ditengah jalan ini, yang memang resmi
dari PEMDA (ada karcisnya) sangat mengganggu pekembangan wisata.
Mohon tanggapan dan pengalaman rekan2.
Terima kasihÂ
Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka
browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
[Non-text portions of this message have been removed]