dear IBPers, 

seperti biasa, mbak Ambar selalu penuh dengan kebijaksanaan dalam menyikapi 
isu-isu yang sedang dibicarakan. 

kembali kemasalah Indonesia Vs Malaysia, kebetulan saya belum berkesempatan ke 
Malaysia jadi nggak bisa banding-bandingin. tapi tangan ini gatal ingin ikutan 
ngobrol.

yang saya lihat memang Indonesia nggak mau atau nggak mau tahu untuk mengurus 
pariwisatanya dengan serius. cth lihat aja iklannya Enjoy Jakarta. garing 
banget kan (ups maaf loh sama yang buat iklan). coba kita bandingin sama 
iklannya KL, Hongkong, Singapore, dll? kok jauh banget yah. 

berhubung adik saya pernah ikut pembuatan iklan-iklan pariwisata salah satu 
pemda saya jadi tahu bahwa seringkali oknum pemda memangkas ide-ide konsep 
iklan yang sudah disetujui diawal habis-habisan. karena oknum tersebut ingin 
mengantongi selisih uangnya. lagi-lagi memang korupsi ikut meracuni.

lalu coba kita lihat distasiun-stasiun kereta, lapangan terbang 
dipropinsi-propinsi lain selain bali. ada nggak brosur atau leaflet dari 
departemen pariwisata ditempat-tempat yang mudah didapat? 
setahu saya sih nggak pernah tuh nemuin. yang banyak paling brosur iklan dari 
travel agent, hotel, dll. lalu apa gunanya dep pariwisata kalau nggak promosiin 
pariwisata habis-habisan, merawat tempat-tempat tersebut habis-habisan? 
pencanangan visit Indonesia year 2009 aja gaungnya nggak kenceng.

seperti yang kita tahu ngarepin pemerintah rasanya bagai menanti ayam 
menggonggong, apa mungkin kita sebagai komunitas bisa buat gerakan memberesi 
kekurangan-kekurangan tadi?
misalnya:
1. kita sweeping toilet-toilet umum lalu dibuat ranking, masukin koran/ 
televisi. 
2. kita sweeping juga stasiun, bandara, terminal yang banyak premannya, banyak 
punglinya, kotor, nggak teratur, petugasnya galak, dll dibuat ranking lalu 
masukin koran/televisi. 
3. kita sweeping kantor-kantor dep pariwisata, pusat info turis yang nggak 
punya brosur, leaflet, nggak informatif, dll lalu dibuat ranking dimasukin 
kekoran/televisi.
4. lain-lainnya.
terus menerus dibuat seperti itu, supaya yang bertanggung jawab atas tempat 
tersebut mau ikut bergerak dan berbenah diri. karena seperti kata teman saya 
orang malaysia yang sedang sekolah disini, Urang Indon nak mau gerak klu tak 
ditolak (orang indonesia nggak bakalan bergerak kalau nggak digebrak).

piss, 
Astari



      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke