Dengan hormat, Ada pepatah "Semut yang jauh kelihatan dan gajah di pelupuk mata tak nampak"
Pada prinsipnya orang lebih nyaman bekerja dilingkungannya, kalau bekerja jauh sampai ke luar negri berarti ada yang salah dengan sekitarnya. Kasus penganiayaan pembantu lebih banyak terjadi di dalam negri. Gaji yang tak dibayar, gaji kecil, kerja melebihi jam kerja dsb, tiba-tiba kita meributkan yang di luar negri yang gaji lebi besar (katanya), makan lebih enak serta jam kerja sama dengan didalam negri. Jadi menurut saya : 1. Pengiriman TKW tetap dilanjutkan dan diperbaiki, misal : memberi asuransi, tanggung jawab pengirim lebih besar, memberikan hp (usulan pemerintah), memberikan pendidikan di lembaga pemerintah, memberikan no telepon KBRI dsb. 2. Yang ditangan (on hand) harus lebih dahulu diperbaiki. Jadi status pembantu didalam negri diperbaiki, misal : standard gaji, standard fasilitas, waktu kerja, waktu cuti dll. 3. Kita suka tak adil dalam menilai sesuatu dan suka iba tanpa mempertimbangkan akibat lebih luas. Pencuri motor dihukum 1 tahun karena langsung berdampak pada pemilik motor, tetapi pencuri uang 100 Milyar dihukum 3 tahun. Padahal akibat perbuatannya pencuri 100 Milyar lebih besar, jadi mestinya hukum mati saja (kecam banget yaaaa)... Wassalam, On Tue, November 23, 2010 01:38, Sumitro Roestam wrote: > Kawan2 Milis yth, > > > Peristiwa pemerkosaan, penyiksaan, hingga pembunuhan TKW sudah sering > kita dengar dari tahun ke tahun, namun tuntutan perbaikan nasib dan > perlindungan mereka tidak pernah terlaksana. > > Asosiasi dan instansi terkait, seperti Deplu, KBRI, Depnaker, Asosiasi > PJTKI dan BNP2TKI cenderung tidak ada koordinasi dan saling cuci tangan > kalau ada masalah. > > Bila ada TKW yg hilang, biasanya keluarganya di pingpong oleh PJTKI, > Depnaker, Deplu, KBRI, sampai akhirnya setelah lebih dari 3-tahun baru > mau mengatakan kalau TKW itu sudah meninggal, masih beruntung kalau > kerangkanya masih ada.. > > Mengapa demikian? Sebab aturan asuransi jiwa TKI/TKW hanya bisa dibayar > kalau peristiwa itu dilaporkan sebelum 2 tahun kejadiannya. Lewat > 2-tahun, maka Asuransi jiwa tidak ada kewajiban untuk membayar, sudah > kadaluwarsa. Kepala Desa ditempat asal TKW biasanya juga ogah atau malas > membantu. > > Semuanya hanya mau duit bisnis TKI/TKW saja, seperti ketika TKW melapor > tidak tahan disiksa serta tidak digaji, bukannya dibantu, malah > diobyekkan untuk dicarikan majikan baru yg mungkin lebih kejam, persis > seperti jual-beli budak2 zaman dulu. > > Dalam diskusi masalah ini di TV-One tadi malam, LSM melaporkan bahwa > jumlah TKW/I yg hilang per tahun lebih dari 1000 orang dari data yg > dikumpulkan di tiap KBRI. Anehnya BNP2TKI cenderung meremehkan, sebab > menurutnya hanya sekitar 100 orang saja yg dilaporkan hilang..? > > Bagaimana cara melindungi para TKW/I itu? Yg menyarankan untuk memberi > atau menyuruh TKW/I punya HP dan ada Call Center sepertinya tidak tahu > kondisi lapangan, sebab umumnya majikan merampas HP dan paspor TKW/I agar > mereka terkucil dan tidak bisa kemana-mana, persis seperti budak2 yg > dirantai. > > Apakah cara jitu untuk menyelesaikan masalah ini? Saran saya sbb: > 1. Hentikan sementara pengiriman TKW/I baru dan penarikan TKW/I yg > bermasalah. 2. Negosiasikan perjanjian kerjasama pengiriman TKW/I dgn > negara2 yg terbaik untuk memastikan perlindungan bagi TKW/I. 3. Batasi jam > kerja TKW/I itu sampai 8-10 jam saja per hari, dan mereka dilarang nginap > di rumah majikan, tetapi tinggal di rumah kontrakan khusus TKW/I yg > diawasi agar menghindarkan mereka dari penyiksaan atau pembunuhan. > > Silahkan ditanggapi. > Wassalam, > S Roestam > http://presidenku.com > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...!z¹h¶¥jZ©¤j¼mêìw«+^ªdjyÖ¡Y®þפh+®Ö¤jÈ¡±¬Zf > §}¦º{nÇ¢²&¥jg^)m¨Z&Û§§Z©!¶"wè¥éàzZ%i©æX¬"whë"jw±µ·µêá¶Úþ > ìmmëmz¹Þ·÷âë?)b²Ø§vÞ²&¢ú-Æ PT.CITRA SARI MAKMUR * SATELLITE & TERRESTRIAL NETWORK * Connecting the distance - anytime, anywhere, any content * http://www.csmcom.com -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
