Mari kita refresh balik komentar2 anda :
At 16:40 03/11/2007, H. Syaifuddin Ma'rifatullah - MEDAN wrote:
Itulah makna dari nama "Muslin In Suffer" yang Anda pakai !
mudah bukan ?
Salam kenal dan maaf telah merepotkan Anda.
SM
At 08:47 03/11/2007, H. Syaifuddin Ma'rifatullah - MEDAN wrote:
Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Apakah Saudara merasa menderita karena telah memeluk agama Islam ?
Atau sendiri merasa menderita karena adanya agama Islam ?
Anda punya pemikiran tertentu tentang agama Islam sehingga Anda
"memilih islam" sebagai object Anda ?
Salam kenal sesama Saudara ciptaan Tuhan yang sama, yaitu Allah Yang
Maha Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa tanpa bersatu dengan siapa pun,
tidak perlu beranak atau diperanakkan. Allah itu hanya satu dan Dia
Maha Pencipta, Dia bisa menciptakan apa saja yang Dia kehendaki !
sm
Saya rasa, sebaiknya, anda introspeksi diri; daripada komentar anda
menjadi tuduhan dan fitnah keji; sebaiknya anda belajar
mengemukakan/menyampaikan pikiran dg cara baik dan benar serta agar
bisa diterima/dimengerti dg baik dan benar pula oleh orang lain,
jangan pakai retorika2 yg cuma anda sendiri yg mengerti. Karena
sepertinya anda punya masalah dlm komunikasi verbal.
-muslim voice-
At 08:00 17/11/2007, Syaifuddin Ma'rifatullah wrote:
Bismillah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Alhamdulillah, Saudaraku Sithol Markitol bisa menangkap di balik
pesan yang disampaikan. Dan Khusus kepada Saudaraku yang menamakan
diri "Muslim-In-Suffer", yang sudah dijelaskan oleh Saudaraku
Shareef Hidayat, berarti "Muslin Dalam Penderitaan" atau "Muslim
yang sedang menderita", tidak Saudaraku !.
Muslim dihujat dari mana-mana itu hal biasa ! Kebenaran dan
kejujuran memang selalu saja ditolak oleh orang yang tak faham
kebenaran dan kejujuran, selamanya ! Akan tetapi, ketika dia sudah
bisa menangkap maksud pesannya dan mencoba sendiri rasanya, dia akan
faham bahwa selama ini dia telah terlena telah mengabaikan
pengajaran tentang kebenaran dan kejujuran berlalu dari ruang hidupnya.
Menjadi muslim adalah berarti menjadi orang yang rela atau ridho
dengan semua kebenaran dan kejujuran, dengan senang hati
melaksanakan dan menerimanya, bahkan juga menerima dengan senang
hati ejekan orang yang "melawannya". Apapun alasannya, kebenaran dan
kejujuran harus tetap disebarkan kepada seluruh manusia dan masyarakatnya.
Bahu membahu dalam menerapkan dan menyampaikan kebenaran dan
kejujuran adalah usaha jum'at (jamaah) untuk mendapatkan ridha Allah
kepada para muslim. Insya Allah, akan selalu dimudahkan, dijauhkan
dari segala kesulitan dan gangguan apa pun dari para syetan &
sekutunya. Hanya kepada Allah kita mengabdi (musliimin) dan hanya
kepada-Nya kita memohon pertolongan (tiada tuhan selain Allah).
As-Salamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
-----------------------------------------------------------
Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan Cepat:
Klik <http://www.xez-pulsa.uni.cc>http://www.xez-pulsa.uni.cc
----- Original Message ----
From: Sithol Markithol <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Saturday, November 17, 2007 6:55:50 AM
Subject: Re: [is-lam] ada apa dengan muskitawati
I'm a moslem and I'm not insuffer.
Moslem is strong.
Kita hanya ditindas dan kita tidak boleh menderitta karenanya, we
have to fight back.
Yang kita patut takutkan dan menderita karenanya adalah siksa Allah
yang pedih.
Wassalam.
----- Original Message ----
From: muslim insuffer <[EMAIL PROTECTED]>
To: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>; Milis is-lam
<[email protected]>
Sent: Sunday, November 11, 2007 4:08:12 PM
Subject: Re: [is-lam] ada apa dengan muskitawati
Wa'alaikumsalam,
Punten - maaf - afwan, muslim in suffer bukan muslim insyaf tapi
muslim (sedang) dalam penderitaan, teraniaya (di seluruh dunia)
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam