Sebenarnya saya tdk mau berpolemik dg anda, tapi anda yg memulai, ingat itu.
Masalah emosional atau tidak itu subyektif, juga
masalah santun atau tidak. Silahkan introspeksi
tulisan anda sendiri, apakah anda yg mengaku
paling bagus niatannya demi Allah swt semata
sedangkan muslim lain tidak; sudah cukup arif dan
santun cara anda mengingatkan saudara muslim yg lain !
Bagi saya nggak masalah kita berbeda pandang dlm
cara berjuang, bahkan saya tdk pernah mencela dan
memusuhi umat islam lain yg berbeda golongan dan
kelompok, tepatnya justru saya tidak berafiliasi kepada kelompok tertentu.
Saya tdk pernah mengecam dan menghujat cara umat
islam lain yg berbeda dlm cara berjuang di jalan
Allah swt, saya sungguh2 menghargai mereka.
Justru dari orang2 seperti anda inilah yg selalu
mencaci maki dan berpandangan miring kepada cara
saya berjuang. Sekarang , coba saya tanya kepada
anda; kesalahan apa yg telah saya lakukan
sehingga anda dg seenaknya mendakwa saya mengganggu ular tidur segala macam ?
Satu lagi tuduhan serius anda, dan ini saya minta
pertanggung jawaban anda untuk menjelaskan dan membuktikannya :
membalas keburukan non muslim dengan keburukan lainnya.
Apakah anda bisa membuktikan bahwa tindakan buruk
nonmuslim saya balas dg keburukan juga, tunjukkan kepada saya !
Anda yakin mereka non-muslim menyembah Tuhan yg
sama dg Tuhan-nya orang islam , buktikan !
Sikap emosional kita telah menyebabkan semakin
emosionalnya sikap non muslim kepada muslim.
Stop ! Jangan dilanjutkan, balaslah setiap
keburukan dengan kebaikan, kalau bisa dengan
yang lebih baik lagi. Toh mereka semua
sesungguhnya adalah Saudara kita se-Tuhan juga. Bukan ?
Juga anda punya hutang untuk menjelaskan kepada
saya dan para member milist ini ttg komentar anda di bawah ini :
Kita bukan disuruh untuk membela Islam,
Padahal banyak ayat al-Qur'an yg bertentangan dg
paham anda tsb , selain QS 2:193 dan 9:32; antara lain :
Never will the Jews nor the Christians be pleased
with you (O Muhammad Peace be upon him ) till you
follow their religion. Say: "Verily, the Guidance
of Allâh (i.e. Islâmic Monotheism) that is the
(only) Guidance. And if you (O Muhammad Peace be
upon him ) were to follow their (Jews and
Christians) desires after what you have received
of Knowledge (i.e. the Qur'ân), then you would
have against Allâh neither any Walî (protector or guardian) nor any helper.
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang
kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah
petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika
kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan
datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi
pelindung dan penolong bagimu. [QS 2:120]
And leave alone those who take their religion as
play and amusement, and are deceived by the life
of this world. But remind (them) with it (the
Qur'ân) lest a person be given up to destruction
for that which he has earned, when he will find
for himself no protector or intercessor besides
Allâh, and even if he offers every ransom, it
will not be accepted from him. Such are they who
are given up to destruction because of that which
they have earned. For them will be a drink of
boiling water and a painful torment because they used to disbelieve.
Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan
agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau,
dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.
Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur'an itu agar
masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam
neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan
ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi
syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia
menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya
tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka
itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam
neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi
mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang
mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. [QS 6 : 70]
And fight them until there is no more Fitnah
(disbelief and polytheism: i.e. worshipping
others besides Allâh) and the religion (worship)
will all be for Allâh Alone [in the whole of the
world[]]. But if they cease (worshipping others
besides Allâh), then certainly, Allâh is All-Seer of what they do.[]
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah
dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah.
Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka
sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. [QS 8:39]
Verily, those who believed, and emigrated and
strove hard and fought with their property and
their lives in the Cause of Allâh as well as
those who gave (them) asylum and help, - these
are (all) allies to one another. And as to those
who believed but did not emigrate (to you O
Muhammad SAW), you owe no duty of protection to
them until they emigrate[], but if they seek your
help in religion, it is your duty to help them
except against a people with whom you have a
treaty of mutual alliance, and Allâh is the All-Seer of what you do.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan
berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya
pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan
tempat kediaman dan pertolongan (kepada
orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain
lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang
yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak
ada kewajiban sedikit pun atasmu melindungi
mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi)
jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam
(urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib
memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang
telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka.
Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. [QS 8:72]
Verily, they had plotted sedition before, and had
upset matters for you, - until the truth
(victory) came and the Decree of Allâh (His
Religion, Islâm) became manifest though they hated it.
Sesungguhnya dari dahulu pun mereka telah
mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur
pelbagai macam tipu daya untuk (merusakkan) mu,
hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah),
dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya. [QS 9:48]
And those who disbelieved, said to their
Messengers: "Surely, we shall drive you out of
our land, or you shall return to our religion."
So their Lord inspired them: "Truly, We shall
destroy the Zâlimûn (polytheists, disbelievers and wrong-doers.).
Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul
mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu
dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama
kami". Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami
pasti akan membinasakan orang-orang yang lalim itu, [QS 14:13]
But they (the Messengers) sought victory and help
[from their Lord (Allâh)], and every obstinate,
arrogant dictator (who refuses to believe in the
Oneness of Allâh) was brought to a complete loss and destruction.
Dan mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh
mereka) dan binasalah semua orang yang berlaku
sewenang-wenang lagi keras kepala, [QS 14:15]
Those who have been expelled from their homes
unjustly only because they said: "Our Lord is
Allâh." - For had it not been that Allâh checks
one set of people by means of another,
monasteries, churches, synagogues, and mosques,
wherein the Name of Allâh is mentioned much would
surely have been pulled down. Verily, Allâh will
help those who help His (Cause). Truly, Allâh is All-Strong, All-Mighty.
(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari
kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar,
kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami
hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah tiada
menolak (keganasan) sebagian manusia dengan
sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan
biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah
ibadah orang Yahudi dan mesjid-mesjid, yang di
dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya
Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)
-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. [QS 22:40]
O you who believe! If you help (in the cause of)
Allâh, He will help you, and make your foothold firm.
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong
(agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan
meneguhkan kedudukanmu. [QS 47:7]
-muslim voice-
At 06:15 18/11/2007, H. Ngatimin Tjokro Pawiro. wrote:
Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Hamba adalah orang bodo tentang agama dan
menurut Anda telah berani mendakwa Anda, padahal
tidak ada satu kalimat pun yang khusus
ditujukan kepada nama kesayangan Anda itu.
E-mail itu untuk typical umat islam semacam
Anda, yang menyebabkan terganggunya ular tidur.
Untuk itu, maafkan hamba yang hina ini.
Orang non semakin "tidak menghormati kita"
karena ulah orang2 yang menamakan dirinya
"Islam", tetapi tidak menunjukkan perilaku
seorang muslim yang telah dicontohkan oleh Nabi
Muhammad (semoga Allah mencurahkan kesejahteraan
dan kebahagiaan ke atasnya), yang santun dan
berakhlak mulia. Tidak asal "perang" saja.
Mengapa muslim zaman sekarang dicap "teroris" ?
Karena orang2 yang suka emosional (Islam tidak
mengajarkan emosional, tetapi kesabaran dan
keadilan), membalas keburukan non muslim dengan keburukan lainnya.
Allah mengajarkan kepada kita untuk membalas
semua cercaan dan tuduhan atau sikap buruk non
muslim atau bahkan sesama muslim sendiri dengan
kebaikan atau yang lebih baik lagi.
Mungkin dalam hal ini, kita akan sedikit
merasakan penderitaan. Tetapi ada Allah yang
selalu bersama kita yang dengan mudah dapat
mengambil alih atau menarik tugas yang di luar
kemampuan kita (tetapi Allah tidak akan
membebani seorang hamba pun, kecuali yang dalam kemampuannya).
Silahkan dilanjutkan dan dioptimalkan kebaikan
apa pun yang telah Anda lakukan - apa pun
namanya - sehingga semua kita muslim di negeri
ini menjadi muslim yang kaffah dan kuat. Bila
telah memiliki kekuatan dan tenaga untuk
bergerak sendiri bahkan masih ada kelebihan
kekuatan, tentu tugas berikutnya adalah menolong
Saudara kita yang masih lemah dan tidak bertenaga.
Sikap emosional kita telah menyebabkan semakin
emosionalnya sikap non muslim kepada muslim.
Stop ! Jangan dilanjutkan, balaslah setiap
keburukan dengan kebaikan, kalau bisa dengan
yang lebih baik lagi. Toh mereka semua
sesungguhnya adalah Saudara kita se-Tuhan juga. Bukan ?
Saudaraku .., apa pun nama Anda !
Kami bukan memusuhi Anda, tetapi selalu
mengingatkan sikap Anda yang urakan dan
emosional itu kepada non muslim apa lagi kepada
sesama kita, jika pun Anda memang muslim.
Coba perhatikan, setidaknya ada tiga orang yang
kurang setuju dengan sikap emosional Anda ini ;
Saudaraku Shareef Hidayat, Saudaraku Sithol
Markitol dan hamba yang hina ini dan mungkin
masih ada lagi, yang tidak mau mengungkapkan sikapnya secara terbuka.
Ingat ! Allah mengajarkan kepada seluruh orang
beriman agar selalu "ingat-mengingatkan dalam
kebaikan dan kesabaran" - itu inti terjemahan Surat Al-Asri, bukan ?
Demikian, mohon dimaafkan hamba yang hina ini,
hamba baru 50-an tahun hidup di bumi ini. Terima kasih.
As-Salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
----- Original Message ----
From: muslim insuffer <[EMAIL PROTECTED]>
To: H. Ngatimin Tjokro Pawiro.
<[EMAIL PROTECTED]>; Milis is-lam
<[email protected]>; Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Saturday, November 17, 2007 11:46:17 PM
Subject: Re: [is-lam] ada apa dengan muskitawati
Jadi ibadah dan amalan saya selama ini bukan
karena Allah swt ya. Sungguh berani sekali anda
mendakwa , yakin tahu betul isi hati dan niatan
muslim lain, padahal hanya Allah swt yg tahu isi hati dan niat hamba-hambanya!
Kalaupun sholat saya, puasa saya, bacaan
al-qur'an saya masih kurang sempurna; maka saya
hrs sibuk dg diri saya dulu untuk menyempurnakan
ritual ibadah wajib saya dulu, jangan tengok
kiri kanan, jangan membantu kiri kanan jangan
bersosial berjamaah, sebelum ibadah saya bisa saya lakukan dg sempurna !
Kalau saya baru cuma sedikit membantu dan
menyumbang untuk bencana tsunami aceh, bencana
jogya, tukang siomay dan tukang tambal ban di
kampung saya, sedikit membantu pendidikan di
masjid salman itb bandung, sedikit mambantu
desa2 terpencil dg telepon voip pedesaan; itu
semua masih kurang cukup, dan anda berhak untuk
melarang saya membantu sono ... sino ... yg jauh
di negri orang. Walaupun saya cuma membantu
menyiarkan luaskan informasi
penderitaan/teraniayanya umat islam seluruh
dunia di bawah kebiadaban dan kebengisan kafir dan antek-anteknya!
Sungguh mulia sekali anjuran anda kelihatannya.
Berkenaan dg komentar anda berikut :
Kita bukan disuruh untuk membela Islam,
Apakah anda mau mengingkari ayat al-qur'an berikut ini :
Emacs!
And fight them until there is no more Fitnah
(disbelief and worshipping of others along with
Allâh) and (all and every kind of) worship is
for Allâh (Alone).[] But if they cease, let
there be no transgression except against
Az-Zâlimûn (the polytheists, and wrong-doers, etc.)
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada
fitnah lagi dan (sehingga) agama itu hanya
semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti
(dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan
(lagi), kecuali terhadap orang-orang yang lalim. [QS al Baqarah : 193]
Emacs!
They (the disbelievers, the Jews and the
Christians) want to extinguish Allâh's Light
(with which Muhammad SAW has been sent - Islâmic
Monotheism) with their mouths, but Allâh will
not allow except that His Light should be
perfected even though the Kâfirûn (disbelievers) hate (it).
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama)
Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan
Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan
cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. [QS 9:32]
-muslim voice-
At 22:21 17/11/2007, H. Ngatimin Tjokro Pawiro. wrote:
Bismillah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Ingat ... ingat.... ingat Allah
Jangan terlalu lama mimpinya !
Jangan terlalu jauh mimpi terbangnya.
Di Indonesia sini, keislaman kita belum dapat
diandalkan lho, jangan mimpi mau bantu yang di sono... sino... jauh sekali,
Di sini saja dulu.
Dalam diri kita dulu.
Sudah benar nggak zikirnya kepada Allah.
Jangan mati karena agama Islam,
tapi matilah karena Allah saja.
Itu lebih bermakna di mata Allah !
Kita bukan disuruh untuk membela Islam, tetapi
kita disuruh dengan seluruh kemampuan kita
untuk melaksanakan agama Islam ini karena Allah.
Ingat... ingat... ingat Allah.
Bangun ... bangun ... bangun !
Ayam sudah pethak, pethok kelaparan di lumbung padi.
Bagaimana para ayam ini bisa makan di lumbung
padi yang banyak makanan mereka.
Tapi mereka tak bisa makan padi di dalam
lumbung padahal ayam itu ada di dalam lumbung padi itu.
Ingat... ingat....ingat Allah.
Hanya kepada Allah kita mengabdi dan kepada-Nya juga kita mengeluh,
As-Salamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
----- Original Message ----
From: muslim insuffer <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Saturday, November 17, 2007 9:17:31 PM
Subject: Re: [is-lam] ada apa dengan muskitawati
Sejak kapan mas, menderita/teraniaya itu
menunjukkan hubungan langsung dg lemah dan putus asa ?
Tolong jelaskan kepada saya, logika deduksi yg
mengkaitkan langsung bahwa menderita/teraniaya itu pasti lemah dan putus asa !
Setiap muslim selama sebulan dlm satu tahun,
diberi tanggung jawab untuk menggembleng
pribadinya, untuk bersedia menderita selama
berpuasa ramadhan dan melawan penderitaan/godaan.
Itu adalah pelajaran kepada muslim agar, justru
penderitaan itu tidak menjadikannya lemah dan
putus asa, agar keimanannya makin mengkristal,
agar empatinya kepada saudara muslimnya yg sdg
dlm kesusahan /teraniaya makin kuat, agar feeling sosialnya makin tebal.
Saudara kami di Irak, Palestina, Afghanistan,
dan tempat2 lain di dunia sedang
menderita/teraniaya. Tapi mereka, insya Allah
tdk menjadi lemah dan putus asa. Justru
perjuangannya makin hari makin membuat ciut nyali pasukan kafir yg biadab.
Apalah artinya penderitaan saya dibandingkan dg
yg dialami oleh saudara-saudaraku di sana. Dan
perjuanganku untuk mengabarkan penderitaan
mereka kepada dunia agar mata dunia ikut
tersadar oleh kebiadaban dan kebrutalan kafir
dan antek-anteknya; itu semua masih
keciiiiiiiillllllllllllllllllll dibanding beban
yg mereka pikul selama ini, dan mereka tetap tidak melemah dan putus asa!
Saya baru mampu berjuang untuk melawan "perang
pemikiran" para laknat kafir dan
antek-anteknya, dg melawan balik melalui perang informasi juga.
Itupun masih ditambah cemoohan dan pelecehan
bahkan oleh orang yg mengaku islam juga.
Tapi, sekali lagi , justru itu menjadi cambuk
bagi saya; apalah artinya usaha2 saya dibanding
beban yg dipikul oleh saudara-saudaraku muslim in suffer di seluruh dunia.
-muslim voice-
At 06:55 17/11/2007, Sithol Markithol wrote:
I'm a moslem and I'm not insuffer.
Moslem is strong.
Kita hanya ditindas dan kita tidak boleh
menderitta karenanya, we have to fight back.
Yang kita patut takutkan dan menderita
karenanya adalah siksa Allah yang pedih.
Wassalam.
----- Original Message ----
From: muslim insuffer <[EMAIL PROTECTED]>
To: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>;
Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Sunday, November 11, 2007 4:08:12 PM
Subject: Re: [is-lam] ada apa dengan muskitawati
Wa'alaikumsalam,
Punten - maaf - afwan, muslim in suffer bukan
muslim insyaf tapi muslim (sedang) dalam
penderitaan, teraniaya (di seluruh dunia)
At 09:38 11/11/2007, Syarif Hidayat wrote:
Assalamualaikum WR WB.
Muskitawati, saya yakin itu adalah nama
samaran. Sayang saya dalam hal mengenai
posting-postingnya yang dahulu saya kurang
mengikuti yang bersangkutan. Tetapi dari yang
diterangkan saudara kita Muslim insyaf saya
sedikitnya bisa mengambil analisa. Yang
mudah-mudah Muskitawati turut membaca posting
saya kali ini. Agar yang bersangkutan bisa menjawab.
Muskitawati adalah nama samaran. Nama aslinya
masih samar bagi saya. Tapi yang bersangkutan
mungkin beragama Kristen atau katolik. Itulah
sebabnya untuk menutupi aksinya ia
menggunakan nama samaran Muslim. Dengan
tujuan agar orang awam yang membaca
postingnya akan terkesan bahwa
posting-posting Muskitawati adalah postingnya
umat Islam tulen dalam rangka tausyiah. Dan
dengan begitu muskitawati akan lebih mudah
membentuk suatu opini publik dari umat Islam
agar setuju dengannya. Singkatnya Muskitawati
sedang menanamkan propaganda dan hasutan kepada umat Islam.
Jika Muskitawati adalah misionaris kristen.
Maka Dia sangat alergi dengan nabi besar
Muhamad SAW. Dia sangat membenci kitab
Alquran yang mau tidak mau, rela tidak rela,
harus diterimanya bahwa Alquran telah
menggugurkan dan mematahkan gubahan-gubahan
injil kristen. Mustikawati tidak tau kalau
injil yang aslinya adalah kitab sucinya orang
Islam pada jaman nabi Isa. AS. Sebenarnya
Muskitawati dalam hatinya marah terhadap
injilnya yang sekarang karna injilnya tidak
lebih baik, karna injilnya telah rusak dan
gugur sebagai kitab suci baik secara moral maupun secara tauhid.
Muskitawati dengan kekecewaan yang sedemikian
besar tak mampu memperbaiki injil walau untuk
setidaknya mengungguli kitabnya umat islam.
Yang bisa dilakukannya adalah berusaha
menjatuhkan nama baik kitab suci Alquran yang
paling agung. Agar kembali terkesan bahwa
injil adalah kitab terbaik pada saat ini sekalipun
Muskitawati lupa atau mungkin ia sendiri
tidak mengerti injilnya sendiri. Seharusnya
jika ia benar-benar memahami kitab injilnya
maka ia akan menemukan sendiri bahwa injilnya
sudah tidak sama lagi dengan yang ketika
pertama kali diturunkan kepada nabi Isa. AS.
Jika sudah tidak sama lalu apakah namanya?
Saya tidak akan mengulas terlalu jauh dengan
Injil yang telah membuat Muskitawati kecewa.
Tapi saya akan meneruskan dengan analisa saya terhadap muskitawati. . . .
Muskitawati adalah misionaris kristen yang
dengan gaya kepolosannya seolah-olah anak
kecil yang ingin memamerkan kebaikan
teknologi telepon genggam kepada umat yang
tidak memakai telepon genggam. Tapi
Muskitawati tidak tau dan tidak meneliti
bahwa umat yang tidak memakai telepon genggam
tersebut justru telah menggunakan telepati
sebagai sarana komunikasi. Bukankah telepati
lebih canggih daripada telepon genggam? Bila
anda menjawab telepati lebih baik maka anda
setuju bahwa telepon genggam adalah suatu
kemunduran. Tapi jika anda menjawab telepon
genggam lebih baik daripada telepati maka
anda artinya tidak mengerti bahwa telepati tidak memerlukan battrei dan pulsa.
Semua tadi hanyalah perumpamaan saja.
Muskitawati, masih belum terlambat bagi anda
untuk bertaubat. Saya bukan mempengaruhi
anda? Tapi anda tidak akan mendapatkan
apa-apa dari semua usaha misionaris dan
propaganda anda kecuali kehinaan dunia
akhirat. Coba anda bayangkan skenario
terburuk! Seandainya injil dan agama yang
anda imani sekarang ini adalah justru agama
dan kitab suci yang telah keluar dari
jalurnya dalam hal mengagungkan Tuhan maka
apa yang anda akan temui nanti. Bukanlah
lebih baik anda mengkaji sendiri iman dan
kitab suci anda sendiri sebelum anda
melangkah lebih jauh dengan membuat
propaganda yang anda sendiri tidak mengerti.
Jika kemudian anda tidak puas dan kecewa.
Mungkin sudah saatnya anda berganti rumah yang baik.
Ingatlah definisi jihad islam yang anda
pahami adalah tidak tepat. Jihad dalam islam
tidak diartikan dengan perang saja. Tapi
jihad adalah berjalan dijalan ALLAHU.
Tentunya anda setuju bahwa Tuhan yang
menciptakan kita adalah Tuhan yang sama. Dan
umat Islam hanya sekedar ingin menjalani
hidup sesuai dengan kehendak dan perintahNYA.
Maka seorang suami yang mencari nafkah untuk
anak istrinyapun bisa dikatakan berjihad
karna ia telah menjalankan kehendak Tuhannya
untuk berbuat kebaikan dan menghidupi anak Istrinya.
Dalam bahasan ini saya hanya menggunakan
bahasa moral saja dan tidak mengutip
ayat-ayat suci Alquran yang akan anda tolak
dengan maksud dan penekanan bahwa tanpa
menggunakan pedangpun sebatang pisaupun sudah cukup untuk memotong ikan.
Sebenarnya janganlah kita bermusuhan-musuhan
satu sama lain tapi mari kita bersaudara
dalam mencari dan mengamalkan kebenaran serta
saling tidak menjatuhkan satu sama lain.
Karna sebagai hamba ALLAHU SWT saya melihat
bahwa anda anda adalah ciptaaNYA juga sama
seperti saya. Dan andapun berhak mendapatkan
keterangan dan penjelasan kentang kebenaran
dalam mengenali Tuhan yang sama yang telah menciptakan kita.
Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan
petunjuk kepada kita serta menuntun kita kepada keridhoanNYA.
Send instant messages to your online friends
<http://uk.messenger.yahoo.com/>http://uk.messenger.yahoo.com
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
<http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam>http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
Be a better sports nut! Let your teams follow
you with Yahoo Mobile.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ>Try
it now.
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
<http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam>http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
Get easy, one-click access to your favorites.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http://www.yahoo.com/r/hs>Make
Yahoo! your homepage.
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam