Mas Nizami mungkinkah kita mengikutkan kader Islam yang baik masuk jenjang pendidikan kepolisian atau ABRI, kemudian mereka masih baik akhirnya?
Bila jawabannya mungkin, mungkinkah dengan kebaikannya yang masih bertahan ini, ia bisa meraih kekuasan yang membuatnya bisa mewarnai jalannya kebijakan di kepolisian atau ABRI. IMHO, rasanya musykil sekali. Melihat kembali ke tahapan perjuangan Nabi, itu harus dilakukan. Tetapi harus selalu digarisbawahi satu hal, Nabi memulai dari satu dan hanya satu jamaah/organisasi, dan karenanya menghadapi satu dan hanya satu medan perjuangan. Sementara kita, kita mulai dari beragam jamaah/organisasi, beragam state of mind, beragam pilihan spesialisasi, bahkan beragam medan perjuangan. Oleh karena itu, IMHO, menjadi kurang tepat jika kita melihat fenomena nahi munkar yang ada saat ini dalam frame tahapan perjuangan Nabi secara saklek. Kadang kemaksiatan itu menjadi biasa karena tidak ada lagi yang menyinggung-nyinggungnya secara saklek. Contohnya: puluhan orang baik di sebuah bis kota tak mampu menangani 2-3 copet. Semua pura-pura tak tahu kalau ada copet yang sedang beraksi. Yang penting, bukan kita yang sedang dicopet. Contoh yang lain, tentu saja banyak sekali. Salam hangat B. Samparan > -----Original Message----- > From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Friday, September 12, 2008 9:20 AM > To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected] > Subject: Re: [is-lam] MUI: Beragama Terlalu Saklek Tidak > Dibenarkan --c| > > Pak Fahru, > Untuk itu ummat Islam harus bertindak lebih cerdas > agar amar ma'ruf nahi munkarnya "cantik" dan > sesuai > sunnah Nabi. > > Kita lihat pada zaman Nabi ketika masih lemah, meski > disiksa seperti Bilal yang dijemur di padang pasir > dengan ditindihi batu, namun ummat Islam belum melawan > karena masih lemah. > > Tapi begitu sudah kuat dan jadi penguasa, baru amar > ma'ruf ditegakkan. > > Saat ini saya lihat ummat Islam yang lurus nyaris > tidak ada di kepolisian dan pemerintahan. Sehingga > aliran sesat dan kemaksiatan merajalela. Contohnya > polisi yang mengancam anggota FPI dengan pistol justru > orang Ahmadiyah. > > Untuk itu Muslim yang lurus harus berusaha menguasai > pemerintahan dan kepolisian sehingga segala > kemaksiatan bisa diberantas oleh polisi2 yang berasal > dari muslim yang lurus. > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
