Wa'alaikum salam wr wb, Kalau Gold Quest itu semacam Money Game/MLM. Harganya 3 x lipat nilai realnya. Seperti ada unsur penipuan karena baru dapat emas kalau kaki kiri dgn kaki kanan terpenuhi.
Dinar emas harganya relatif tidak jauh beda dengan nilai emas di pasaran (sekedar ongkos cetak dan administrasi). Jual-beli dapat dengan mudah dilakukan di www.wakalanusantara.com dgn spread 6% (kalau di toko emas bisa 20%). Insya Allah karena dari emas, nilainya akan stabil dan mudah ditukar bukan hanya di wakala-nya pak Zaim Saidi, tapi juga di toko2 emas. === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam? Kirim email ke: [email protected] --- Pada Ming, 8/3/09, AFR <[email protected]> menulis: > Dari: AFR <[email protected]> > Topik: Re: [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli di Indonesia --c| > Kepada: [email protected] > Tanggal: Minggu, 8 Maret, 2009, 3:32 AM > jujur saja, saya penasaran > dgn label dinarnya yg wujud emas kepingan 22 karat 4.25 gr. > namun ada sanksi juga akan seperti "gold quest". > saya bukan korban itu, tertarik pun tak > bukan karena nilainya yg mengikut "valas" harga > emas dunia. tapi utk mendukung gerakan > pen-tradisi-an dinar/dirham utk transaksi, kira2 sejauh apa > ya di pemerintah INA ini berniat, > berinisaitif utk mengganti kertas dgn logam itu? > > mas Nizami bisa bantu? > > > thanks, > Fahru > > From: > A Nizami <[email protected]> > To: is-lam > <[email protected]> > Sent: Friday, > March 6, 2009 2:36:17 PM5 > Subject: > [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli di Indonesia > > > > Nah kalau ada yang mau minta dibuatkan web seperti www.media-islam.or.id, > saya menerima pembayaran dengan dinar sebanyak 2 dinar > (email ke [email protected]). > > Jika anda punya produk yang bisa dibeli dengan dinar dan > dirham bisa kontak ke alamat di bawah. Semoga nanti kita > bisa menggaji karyawan kita dengan dinar emas/ dirham > perak. > > http://wakalanusantara.com/detil.php?jdl=Lima.Jalan.Kemenangan.Dinar&id=21 > > Lima Jalan Kemenangan Dinar > Zaim Saidi - Direktur Wakala Induk Nusantara > Menjelang tutup tahun 2008 yang baru lalu nilai tukar dinar > emas telah melampaui Rp 1.350 ribu/dinar. Ini merupakan > angka tertinggi sepanjang 2008. Pada tutup tahun 2007 lalu > nilai tukarnya masih di bawah Rp 1.100 ribu/dinar. > > Menjelang tutup tahun 2008 yang baru lalu nilai tukar dinar > emas telah melampaui Rp 1.350 ribu/dinar. Ini merupakan > angka tertinggi sepanjang 2008. Pada tutup tahun 2007 lalu > nilai tukarnya masih di bawah Rp 1.100 ribu/dinar. Artinya > dalam satu tahun ini dinar emas telah mengalami apresiasi > sebesar 22.7%. Kalau kita langsung tarik ke belakang, sampai > akhir tahun 2000 saat dinar mulai dicetak dan diedarkan di > Indonesia, akan terliat perubahan yang jauh lebih nyata. > Ketika itu nilai tukar dinar ada di bawah Rp 400 ribu/dinar. > Maka, apresiasinya dalam kurun delapan tahun ini, adalah > 237.5%. Maka, rata-rata (secara flat) apreasiasi tahunannya > dalam periode ini adalah 29.6%/tahun.. > > Bagaimana prospeknya di 2009? > > Tidak pernah bisa dipastikan, kecuali bahwa secara empiris > akan terus mengalami apresiasi, dalam keadaan normal sekitar > 25-30% di atas. Tetapi, kita semua tahu, 2009 adalah tahun > ketika krisis global yang tengah kita alami dalam beberapa > bulan terakhir ini akan terasakan dampak nyatanya. Para > analis internasional memprediksi harga emas dunia akan > mencapai USD 1.800-2.500/ounce. Saat ini, dengan nilai tukar > dinar Rp 1.350 ribuan, harga emas dunia baru sekitar USD > 875/ounce. Jadi, kalau harga emas berlipat dua saja, menjadi > USD 1.750/ounce, maka nilai tukar dinar pada akhir 2009 bisa > diperkirakan mencapai Rp 2.700 ribu/dinar. Dalam keadaan > normal, mengikuti pengalaman empiris yang telah lewat, > dengan apresiasi 25% saja, pada akhir 2009 nilai tukar dinar > akan mencapai Rp. 1.700 ribuan/dinar. Kalau prediksi para > analis tepat pada posisi tertingginya, dengan harga emas > mencapai USD 2.500/ounce, maka nilai tukar dinar emas akan > mencapai lebih dari Rp 3.850 > ribu/koin. . > > Kekuatan dinar emas, dengan begitu, tidak perlu diragukan > lagi. Kemenangan dinar emas dan dirham perak atas sistem > riba adalah sebuah keniscayaan. Setiap > kali sistem uang kertas mengalami krisis, dan terus > melemah, setiap kali pula dinar emas dan dirham perak > mendapatkan vitalitas dan kekuatan barunya. Meskipun begitu > jalan untuk menuju kemenangan ini masih cukup panjang. > Berikut adalah beberapa etape yang masih harus kita lewati. > > 1. Perluasan Peredaran Dinar dan Dirham > Di bawah kordinasi Wakala Induk Nusantara (WIN) saat ini > telah beroperasi 19 Wakala Umum. Tapi, wakala-wakala ini > baru tersebar di delapan propinsi, hingga wilayah yang bisa > dilayaninya relatif masih terbatas. Pada 2009 jumlah wakala > ini dipastikan akan terus bertambah, karena minat masyarakat > untuk berperanserta dalam mengedarkan dinar dan dirham juga > semakin tinggi. Diharapkan sekurangnya ada 20 Wakala baru > akan hadir dalam setahun ke depan, untuk melayani minat > pemakai dinar yang juga terus meluas di seluruh tanah air > Indonesia. > > 2. Restorasi Pembayaran Zakat > Dinar emas dan dirham perak adalah alat pembayaran zakat > mal sesuai dengan ketentuan syariat zakat. Saat ini > penegakkan rukun zakat mal ini telah terjadi, dan sejumlah > muzaki mulai membayarkan zakatnya, misalnya kepada Dompet > Dhuafa Republika, dengan dinar emas. Saat ini lembaga > pengumpul zakat semakin banyak jumlahnya, yang terdaftar di > Forum Zakat saja mencapai hampir 200 organisasi. Nilai zakat > yang berhasil dikumpulkan setiap tahunnya mencapai angka di > atas Rp 500 milyar rupiah, atau setara sekitar 370 ribu > dinar emas. Selain untuk membayar zakat sejumlah orang juga > telah mewakafkan hartanya berupa dinar emas. Taruhlah 10% > saja zakat mal yang dibayarkan dalam dinar emas, maka > setidaknya akan beredar dinar sebanyak 37.000 koin setiap > tahunnya. > > 3. Jaringan Pemakai Dinar dan Dirham > Saat ini kita tidak bisa lagi mengetahui berapa orang > pemakai dinar dan dirham di Indonesia, apalagi di seluruh > dunia. Yang jelas semakin hari semakin bertambah jumlahnya. > Namun, jumlah yang besar semata bukan tujuan > pengedaran dinar dan dirham, kalau koinnya berhenti di > kantong masing-masing orang. Dinar dan dirham harus beredar, > berpindah dari tangan ke tangan, melalui transaksi. Karena > itu dinar dan dirham harus segera digunakan sebagai alat > tukar. Jaringan antar pemakai dinar dan dirham diperlukan > untuk terjadinya transaksi ini. > > Untuk itu, salah satu prioritas program Wakala Induk > Nusantara pada 2009 ini, adalah menyiapkan fasilitas sarana > pembayaran (payment system), berbasis komunikasi data > bergerak (mobile payment system) maupun kartu (smart card > payment system). Pemakai dinar dan dirham, dengan demikian, > akan terdiri dari dua kategori yakni pembeli dan penjual, > baik jasa maupun produk. Dengan adanya fasilitas sistem > pembayaran maka kita akan dapatkan jaringan toko dan > pedagang penerima dinar dan dirham sebgai alat tukar. > > 4. Jaringan Perdagangan Internasional > Dinar emas dan dirham perak adalah alat tukar yang > universal, tak mengenal batas > negara. Kursnya pun tunggal. Karenanya keduanya berlaku > secara umum dan bersamaan di mana pun koin-koin ini beredar. > Kawasan terdekat kita sebagai tempat beredanya dinar emas > dan dirham perak adalah Malaysia. Selain itu juga beredar di > Dubai, di Afrika Selatan; serta di negeri-negeri Spanyol, > Inggris, Jerman, dan Meksiko, dalam jumlah yang jauh lebih > kecil. Karena itu, sebagai perluasan etape ke-3 di atas, > pemakaian dinar emas akan efektif sebagai jalan masuk > pengembangan jaringan perdagangan internasional. > > Untuk tahap ini, pemakaian dinar emas dan dirham perak, > tidak lagi memadai dalam bentuk fisik semata. Ia harus > dibantu dengan sistem elektronik yang lebih luas, melalui > jaringan Internet. Di sinilah peran e-Dinar akan menjadi > penting. Saat ini e-Dinar telah beroperasi secara > internasional, dengan jumlah pemakai sekitar 2 juta orang. > Namun, sama dengan persoalan dinar fisik yang ada saat ini, > pemakaiannya juga masih terbatas di kalangan > penabung, belum efektif sebagai alat tukar dalam > perdagangan. Integrasi wakala-wakala di Indonesia dengan > sistem e-Dinar akan menyatukan umat Islam seluruh dunia > melalui perdagangan.. > > 5. Pengakuan Umum Dinar sebagai Alat Tukar > Sejak zaman dahulu, sampai saat ini, dan kelak di kemudian > hari pertukaran barang dan jasa dengan dinar emas dan dirham > perak selalu mengikuti hukum pasar. Artinya dasarnya adalah > suka sama suka. Ini berkebalikan dengan sistem uang kertas > yang didasarkan pada pemaksaan melalui hukum alat tukar sah > (Legal Tender Law). Karena itu, kita memang tidak > mengadvokasikan pengesahan dinar emas dan dirham perak > sebagai alat tukar sah melalui undang-undang sebuah negara. > > Pertukaran sukarela akan terjadi ketika kesadaran > masyarakat telah pulih, bahwa alat tukar yang adil haruslah > berupa komoditi, dan bukan secarik kertas tak berharga. > Kesadaran itu akan pulih ketika massa pemakai koin ini telah > mencapai jumlah tertentu > (critical mass) hingga terasakan kehadirannya dalam > masyarakat. Tahap ini, tentu saja, akan terjadi ketika > pencapaian pada tahap ke-4 di atas, telah cukup signifikan. > > Hal yang terpenting kita pahami bersama adalah tercapainya > ke-5 Jalan Kemenangan Dinar di atas sepenuhnya tergantung > pada kita sendiri. Tidak perlu saling menunggu, juga tidak > perlu menggantungkan pihak lain untuk melakukannya. > Masing-masing dari kitalah, para individu merdeka ini, yang > menentukannya. Maka amalkanlah yang bisa kita amalkan. > Mulailah dengan mengupayakan agar setiap orang, setidaknya > setiap keluarga, memegang dan menyimpan 1 koin dinar emas, > pada 2009 ini. > > > === > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 > Informasi selengkapnya ada di: > http://www.media-islam.or.id > Ingin belajar Islam? > Kirim email ke: [email protected] > > > > Berselancar lebih cepat dan lebih > cerdas dengan Firefox 3 > http://downloads.yahoo.com/id/firefox/ > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan----- > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
