Hingga saat ini saya tidak melakukan jual-beli dinar emas/dirham perak atau pun terdaftar sebagai salesman dari www.wakalanusantara.com
Moderator milis ini, akh Harry, tahu saya kerja di mana sebagai IT Manager...:) Tapi saya informasikan tempat jual-beli dinar emas ke yang lain karena memang saat ini yang jadi alat tukar adalah rupiah kertas. Jadi kalau mau beli barang, mau tidak mau dinar emas harus ditukar ke rupiah. Tapi insya Allah dinar emas yang nilainya rata2 naik 20-30% terhadap rupiah (sebetulnya nilai rupiah yang hancur) itu lebih baik daripada rupiah atau pun dollar AS yang hanya semakin menguatkan dominasi kapitalis rentenir Yahudi AS (saat ini spekulasi valas US$-RP yang kerap menghancurkan rupiah sekitar Rp 7000 trilyun/tahun) === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam? Kirim email ke: [email protected] --- Pada Sen, 9/3/09, Ardiansyah Kimiawan <[email protected]> menulis: > Dari: Ardiansyah Kimiawan <[email protected]> > Topik: Re: [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli di Indonesia --c| > Kepada: [email protected] > Tanggal: Senin, 9 Maret, 2009, 7:10 PM > Ujung-ujungnya jualan :-( > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] > On Behalf Of A Nizami > Sent: Tuesday, March 10, 2009 9:03 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli di > Indonesia --c| > > > Wa'alaikum salam wr wb, > Kalau Gold Quest itu semacam Money Game/MLM. Harganya 3 x > lipat nilai realnya. Seperti ada unsur penipuan karena baru > dapat emas kalau kaki kiri dgn kaki kanan terpenuhi. > > Dinar emas harganya relatif tidak jauh beda dengan nilai > emas di pasaran (sekedar ongkos cetak dan administrasi). > Jual-beli dapat dengan mudah dilakukan di > www.wakalanusantara.com dgn spread 6% (kalau di toko emas > bisa 20%). > > Insya Allah karena dari emas, nilainya akan stabil dan > mudah ditukar bukan hanya di wakala-nya pak Zaim Saidi, tapi > juga di toko2 emas. > > === > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 > Informasi selengkapnya ada di: > http://www.media-islam.or.id > Ingin belajar Islam? > Kirim email ke: [email protected] > > > --- Pada Ming, 8/3/09, AFR <[email protected]> > menulis: > > > Dari: AFR <[email protected]> > > Topik: Re: [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli > di Indonesia --c| > > Kepada: [email protected] > > Tanggal: Minggu, 8 Maret, 2009, 3:32 AM > > jujur saja, saya penasaran > > dgn label dinarnya yg wujud emas kepingan 22 karat > 4.25 gr. > > namun ada sanksi juga akan seperti "gold quest". > > saya bukan korban itu, tertarik pun tak > > bukan karena nilainya yg mengikut "valas" harga > > emas dunia. tapi utk mendukung gerakan > > pen-tradisi-an dinar/dirham utk transaksi, kira2 > sejauh apa > > ya di pemerintah INA ini berniat, > > berinisaitif utk mengganti kertas dgn logam itu? > > > > mas Nizami bisa bantu? > > > > > > thanks, > > Fahru > > > > From: > > A Nizami <[email protected]> > > To: is-lam > > <[email protected]> > > Sent: Friday, > > March 6, 2009 2:36:17 PM5 > > Subject: > > [is-lam] Dinar Emas Sebagai Alat Jual-Beli di > Indonesia > > > > > > > > Nah kalau ada yang mau minta dibuatkan web seperti > www.media-islam.or.id, > > saya menerima pembayaran dengan dinar sebanyak 2 > dinar > > (email ke [email protected]). > > > > Jika anda punya produk yang bisa dibeli dengan dinar > dan > > dirham bisa kontak ke alamat di bawah. Semoga nanti > kita > > bisa menggaji karyawan kita dengan dinar emas/ dirham > > perak. > > > > http://wakalanusantara.com/detil.php?jdl=Lima.Jalan.Kemenangan.Dinar&id=21 > > > > Lima Jalan Kemenangan Dinar > > Zaim Saidi - Direktur Wakala Induk Nusantara > > Menjelang tutup tahun 2008 yang baru lalu nilai tukar > dinar > > emas telah melampaui Rp 1.350 ribu/dinar. Ini > merupakan > > angka tertinggi sepanjang 2008. Pada tutup tahun 2007 > lalu > > nilai tukarnya masih di bawah Rp 1.100 > ribu/dinar. > > > > Menjelang tutup tahun 2008 yang baru lalu nilai tukar > dinar > > emas telah melampaui Rp 1.350 ribu/dinar. Ini > merupakan > > angka tertinggi sepanjang 2008. Pada tutup tahun 2007 > lalu > > nilai tukarnya masih di bawah Rp 1.100 ribu/dinar. > Artinya > > dalam satu tahun ini dinar emas telah mengalami > apresiasi > > sebesar 22.7%. Kalau kita langsung tarik ke belakang, > sampai > > akhir tahun 2000 saat dinar mulai dicetak dan > diedarkan di > > Indonesia, akan terliat perubahan yang jauh lebih > nyata. > > Ketika itu nilai tukar dinar ada di bawah Rp 400 > ribu/dinar. > > Maka, apresiasinya dalam kurun delapan tahun ini, > adalah > > 237.5%. Maka, rata-rata (secara flat) apreasiasi > tahunannya > > dalam periode ini adalah 29.6%/tahun.. > > > > Bagaimana prospeknya di 2009? > > > > Tidak pernah bisa dipastikan, kecuali bahwa secara > empiris > > akan terus mengalami apresiasi, dalam keadaan normal > sekitar > > 25-30% di atas. Tetapi, kita semua tahu, 2009 adalah > tahun > > ketika krisis global yang tengah kita alami > dalam beberapa > > bulan terakhir ini akan terasakan dampak nyatanya. > Para > > analis internasional memprediksi harga emas dunia > akan > > mencapai USD 1.800-2.500/ounce. Saat ini, dengan nilai > tukar > > dinar Rp 1.350 ribuan, harga emas dunia baru sekitar > USD > > 875/ounce. Jadi, kalau harga emas berlipat dua saja, > menjadi > > USD 1.750/ounce, maka nilai tukar dinar pada akhir > 2009 bisa > > diperkirakan mencapai Rp 2.700 ribu/dinar. Dalam > keadaan > > normal, mengikuti pengalaman empiris yang telah > lewat, > > dengan apresiasi 25% saja, pada akhir 2009 nilai tukar > dinar > > akan mencapai Rp. 1.700 ribuan/dinar. Kalau prediksi > para > > analis tepat pada posisi tertingginya, dengan harga > emas > > mencapai USD 2.500/ounce, maka nilai tukar dinar emas > akan > > mencapai lebih dari Rp 3.850 > > ribu/koin. . > > > > Kekuatan dinar emas, dengan begitu, tidak perlu > diragukan > > lagi. Kemenangan dinar emas dan dirham perak atas > sistem > > riba adalah sebuah keniscayaan. Setiap > > kali sistem uang kertas mengalami krisis, dan > terus > > melemah, setiap kali pula dinar emas dan dirham perak > > mendapatkan vitalitas dan kekuatan barunya. Meskipun > begitu > > jalan untuk menuju kemenangan ini masih cukup > panjang. > > Berikut adalah beberapa etape yang masih harus kita > lewati. > > > > 1. Perluasan Peredaran Dinar dan Dirham > > Di bawah kordinasi Wakala Induk Nusantara (WIN) saat > ini > > telah beroperasi 19 Wakala Umum. Tapi, wakala-wakala > ini > > baru tersebar di delapan propinsi, hingga wilayah yang > bisa > > dilayaninya relatif masih terbatas. Pada 2009 jumlah > wakala > > ini dipastikan akan terus bertambah, karena minat > masyarakat > > untuk berperanserta dalam mengedarkan dinar dan dirham > juga > > semakin tinggi. Diharapkan sekurangnya ada 20 Wakala > baru > > akan hadir dalam setahun ke depan, untuk melayani > minat > > pemakai dinar yang juga terus meluas di seluruh tanah > air > > Indonesia. > > > > 2. Restorasi Pembayaran Zakat > > Dinar emas dan dirham perak adalah alat pembayaran > zakat > > mal sesuai dengan ketentuan syariat zakat. Saat > ini > > penegakkan rukun zakat mal ini telah terjadi, dan > sejumlah > > muzaki mulai membayarkan zakatnya, misalnya kepada > Dompet > > Dhuafa Republika, dengan dinar emas. Saat ini lembaga > > pengumpul zakat semakin banyak jumlahnya, yang > terdaftar di > > Forum Zakat saja mencapai hampir 200 organisasi. Nilai > zakat > > yang berhasil dikumpulkan setiap tahunnya mencapai > angka di > > atas Rp 500 milyar rupiah, atau setara sekitar 370 > ribu > > dinar emas. Selain untuk membayar zakat sejumlah orang > juga > > telah mewakafkan hartanya berupa dinar emas. Taruhlah > 10% > > saja zakat mal yang dibayarkan dalam dinar emas, maka > > setidaknya akan beredar dinar sebanyak 37.000 koin > setiap > > tahunnya. > > > > 3. Jaringan Pemakai Dinar dan Dirham > > Saat ini kita tidak bisa lagi mengetahui berapa orang > > pemakai dinar dan dirham di Indonesia, apalagi di > seluruh > > dunia. Yang jelas semakin hari semakin bertambah > jumlahnya. > > Namun, jumlah yang besar semata bukan tujuan > > pengedaran dinar dan dirham, kalau koinnya > berhenti di > > kantong masing-masing orang. Dinar dan dirham harus > beredar, > > berpindah dari tangan ke tangan, melalui transaksi. > Karena > > itu dinar dan dirham harus segera digunakan sebagai > alat > > tukar. Jaringan antar pemakai dinar dan dirham > diperlukan > > untuk terjadinya transaksi ini. > > > > Untuk itu, salah satu prioritas program Wakala Induk > > Nusantara pada 2009 ini, adalah menyiapkan fasilitas > sarana > > pembayaran (payment system), berbasis komunikasi data > > bergerak (mobile payment system) maupun kartu (smart > card > > payment system).. Pemakai dinar dan dirham, dengan > demikian, > > akan terdiri dari dua kategori yakni pembeli dan > penjual, > > baik jasa maupun produk. Dengan adanya fasilitas > sistem > > pembayaran maka kita akan dapatkan jaringan toko dan > > pedagang penerima dinar dan dirham sebgai alat tukar.. > > > > 4. Jaringan Perdagangan Internasional > > Dinar emas dan dirham perak adalah alat tukar yang > > universal, tak mengenal batas > > negara. Kursnya pun tunggal. Karenanya keduanya > berlaku > > secara umum dan bersamaan di mana pun koin-koin ini > beredar. > > Kawasan terdekat kita sebagai tempat beredanya dinar > emas > > dan dirham perak adalah Malaysia. Selain itu juga > beredar di > > Dubai, di Afrika Selatan; serta di negeri-negeri > Spanyol, > > Inggris, Jerman, dan Meksiko, dalam jumlah yang jauh > lebih > > kecil. Karena itu, sebagai perluasan etape ke-3 di > atas, > > pemakaian dinar emas akan efektif sebagai jalan masuk > > pengembangan jaringan perdagangan internasional. > > > > Untuk tahap ini, pemakaian dinar emas dan dirham > perak, > > tidak lagi memadai dalam bentuk fisik semata. Ia > harus > > dibantu dengan sistem elektronik yang lebih luas, > melalui > > jaringan Internet. Di sinilah peran e-Dinar akan > menjadi > > penting. Saat ini e-Dinar telah beroperasi secara > > internasional, dengan jumlah pemakai sekitar 2 juta > orang. > > Namun, sama dengan persoalan dinar fisik yang ada saat > ini, > > pemakaiannya juga masih terbatas di kalangan > > penabung, belum efektif sebagai alat tukar > dalam > > perdagangan. Integrasi wakala-wakala di Indonesia > dengan > > sistem e-Dinar akan menyatukan umat Islam seluruh > dunia > > melalui perdagangan.. > > > > 5.. Pengakuan Umum Dinar sebagai Alat Tukar > > Sejak zaman dahulu, sampai saat ini, dan kelak di > kemudian > > hari pertukaran barang dan jasa dengan dinar emas dan > dirham > > perak selalu mengikuti hukum pasar. Artinya dasarnya > adalah > > suka sama suka. Ini berkebalikan dengan sistem uang > kertas > > yang didasarkan pada pemaksaan melalui hukum alat > tukar sah > > (Legal Tender Law). Karena itu, kita memang tidak > > mengadvokasikan pengesahan dinar emas dan dirham > perak > > sebagai alat tukar sah melalui undang-undang sebuah > negara. > > > > Pertukaran sukarela akan terjadi ketika kesadaran > > masyarakat telah pulih, bahwa alat tukar yang adil > haruslah > > berupa komoditi, dan bukan secarik kertas tak > berharga. > > Kesadaran itu akan pulih ketika massa pemakai koin ini > telah > > mencapai jumlah tertentu > > (critical mass) hingga terasakan kehadirannya > dalam > > masyarakat. Tahap ini, tentu saja, akan terjadi > ketika > > pencapaian pada tahap ke-4 di atas, telah cukup > signifikan. > > > > Hal yang terpenting kita pahami bersama adalah > tercapainya > > ke-5 Jalan Kemenangan Dinar di atas sepenuhnya > tergantung > > pada kita sendiri. Tidak perlu saling menunggu, juga > tidak > > perlu menggantungkan pihak lain untuk melakukannya. > > Masing-masing dari kitalah, para individu merdeka ini, > yang > > menentukannya. Maka amalkanlah yang bisa kita > amalkan. > > Mulailah dengan mengupayakan agar setiap orang, > setidaknya > > setiap keluarga, memegang dan menyimpan 1 koin dinar > emas, > > pada 2009 ini. > > > > > > === > > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 > > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 > > Informasi selengkapnya ada di: > > http://www.media-islam.or.id > > Ingin belajar Islam? > > Kirim email ke: [email protected] > > > > > > > > Berselancar lebih cepat dan lebih > > cerdas dengan Firefox 3 > > http://downloads.yahoo.com/id/firefox/ > > > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > > > > > > -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan----- > > > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, > Dapat Disesuaikan dan Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3 http://downloads.yahoo.com/id/firefox/ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
