Eta ge teu kitu atuh KH ! Cobi aos nu ti Kang doble DIK !
Uing mah ngan saukur ngomentaran cariosan kang Dobel Dik. Hahahahaha

--- In [email protected], Ki Hasan <khs579@...> wrote:
>
> Kang Jalal teh ahli komunikasi. Nu kabaca ku uing mah, lain propaganda
> etheis. Nyokot conto kasus atheis mah ukur cangkangna dina nepikeun eusi nu
> dibungkusna. Eusina mah, numutkeun uing nya, taya lian keur ngabela urang
> syi'ah umumna, khususna nu jadi korban dina eta kajadian.
> 
> 2012/1/14 Abbas <abas_amin08@...>
> 
> > **
> >
> >
> > hahahaha, apal oge kang dik2X yen eta teh propaganda atheis !
> > Tanggapan ieu rada leuir teuing; ku sabab kitu ti na leuir jadi LIEUR
> > Keun we lah inget ka n paribasa better LATE than never tea.
> >
> >
> > --- In [email protected], "Dikdik" <d.kurnia@> wrote:
> > >
> > > ceuk uing mah, dibaca2 teh jiga propaganda atheis euy
> > > ah nya pek teh teuing deuk atheis ge, da eta mah kayakinan
> > > kitu deui deuk di syiah, sunni, karesten, hindu, buddha, konhucu, sunda
> > wiwitan jrrd...
> > >
> > >
> > > --- In [email protected], Ahsa <albanduni@> wrote:
> > > >
> > > > Agama dan Kekerasan
> > > > Oleh JALALUDDIN RAKHMATÂ Â Â Â Â
> > > > Â
> > > > "Jika aku bisa mengayunkan tongkat sihirku dan harus memilih apakah
> > melenyapkan perkosaan atau agama, aku tidak akan ragu-ragu lagi untuk
> > melenyapkan agama," tulis Sam Harris, yang bersama Daniel Dennett dan
> > Richard Dawkins dikenal sebagai the Unholy Trinity of Atheism.
> > > >
> > > > "Agama sudah semestinya ditinggalkan manusia bukan karena alasan
> > teologis, tetapi -masih kata Harris dalam The End of Faith: Religion:
> > Terror and the Future of Reason - "karena agama telah menjadi sumber
> > kekerasan sekarang ini dan pada setiap zaman di masa yang lalu".
> > > >
> > > > Romo Magnis pernah mengatakan kepadaku bahwa orang menjadi ateis lebih
> > banyak bukan karena pemikiran filsafat atau sains. Mereka menjadi ateis
> > karena tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para pengikut agama. Mereka
> > melihat kontradiksi antara apa yang dikhotbahkan dengan apa yang dilakukan.
> > > >
> > > > Alkisah, ada seorang Inggris yang sangat religius. Kalau bukan orang
> > yang tekun ibadat, ia orang yang rajin 'mencoba' berbagai agama. Ia
> > dibesarkan sebagai Anglikan, dididik sebagai Methodist, berpindah kepada
> > Greek Orthodoxy karena perkawinan, dan dikawinkan kembali oleh seorang
> > rabbi Yahudi.
> > > >
> > > > Sebagai wartawan, ia mengembara secara geografis dan intelektual. Ia
> > mengumpulkan setumpuk data tentang keterlibatan semua agama dalam berbagai
> > peperangan dalam sejarah. Hasil pengembaraan 'spiritualnya' membuahkan
> > buku: god (dengan huruf kecil) is not Great. Ia menuliskan namanya dengan
> > setiap huruf pertamanya huruf besar: Christopher Hitchens. Ia membagi
> > bab-bab dalam bukunya berdasarkan kontribusi setiap agama pada pembunuhan,
> > peperangan, dan kekejaman. Seumur hidupnya, ia menjadi pendakwah ateis yang
> > efektif, terutama terhadap orang-orang yang menjadi korban kekejaman agama.
> > > >
> > > > Setelah Hitchens, Dan Baker menulis buku dengan judul yang ditulis
> > dengan huruf kecil dan subjudul dengan huruf besar semua: godless, How an
> > Evangelical Preacher Became One of America’s Leading Atheists. Jawab:
> > Karena tindakan kekerasan umat beragama.
> > > >
> > > > Ayaan Hirsi Ali untuk Islam sama dengan Hitch dan Dan Baker untuk
> > Kristen. Ia lahir di Somalia, dari keluarga bangsawan Muslim. Waktu remaja,
> > ia masuk sekolah muslimah yang berbahasa Inggris dan didanai Saudi.
> > Guru-gurunya keluaran Saudi. Dengan semangat ia berpindah dari mazhab
> > Syafii yang toleran kepada mazhab baru yang sangat keras. Hidup dengan
> > aliran keras ini tidak membahagiakannya. Ia menyaksikan berbagai tindakan
> > kekerasan, terutama kepada perempuan, atas nama agama.
> > > >
> > > > Ia mengungsi ke negeri Belanda. Di sini, ia mendapat perlakuan yang
> > tidak enak dari sesama Muslim. Setelah kecewa dengan peristiwa 11
> > September, setelah membaca Manifesto Atheis dari Herman Philipse, secara
> > resmi ia meninggalkan Islam dan menyatakan diri Atheis.
> > > >
> > > > Pada 2004, Ayaan, yang kini menjadi anggota Parlemen Belanda, menulis
> > naskah dan menyediakan suara untuk film pendek Submission. Seorang aktris,
> > berpakaian chador yang tembus pandang, mengisahkan penderitaan empat tokoh
> > perempuan yang ditindas atas nama Islam.
> > > >
> > > > Melalui chador yang transparan, penonton melihat tubuh telanjang yang
> > bertuliskan ayat-ayat Al-Quran. Film ini tentu saja menimbulkan kemarahan
> > hatta di negeri Belanda sekalipun. Produsernya, Theo van Gogh, dibunuh di
> > jalan di Amsterdam. Di atas jenazahnya diselipkan surat dan pisau yang
> > berisi ancaman kepada Ayaan. Ia ditunjuk Time sebagai 100 most influential
> > people in the world. "This woman is a major hero of our time," kata Richard
> > Dawkins, anggota trinitas Atheis. Hirsi Ali menjadi dewi ateis sedunia.
> > > >
> > > > Walhasil, kenapa orang menjadi atheis? Karena mereka menyaksikan atau
> > mengalami sendiri tindakan kekerasan yang dilakukan atas nama agama.
> > Agamanya sendiri sebetulnya hanya menjadi kambing hitam. Bisa saja orang
> > menyulut konflik karena motif-motif sekular â€"misalnya, ekonomi, 
> > politik,
> > rasialisme - tetapi mereka menyelimuti nya dengan jubah agama.
> > > >
> > > > Jika kita belajar sejarah, kita akan segera tahu bahwa konflik
> > Palestina adalah konflik etnis (Yahudi yang terdiri dari 22,9 persen ateis,
> > 21 persen sekular dan sisanya menganut agama Yahudi dan etnis Arab yang
> > terdiri dari Islam dan Kristen); bahwa konflik di Irlandia Utara disebabkan
> > karena masalah etnis-politis, setelah Inggris mendirikan Perkebunan Ulster
> > tahun 1609; bahwa konflik bersenjata antara Pakistan dan India tentang
> > Kashmir ditimbulkan oleh kebijakan pemerintah kolonial Inggris, dan bukan
> > karena anjuran Kitab Suci; bahwa perang Irak dan Iran dimulai dari
> > perebutan wilayah, bukan karena perbedaan mazhab (terbukti setelah perang
> > diketahui bahwa Syiah juga mayoritas di Irak).
> > > >
> > > > Bagaimana dengan konflik Sunnah dan Syiah di berbagai tempat di Jawa
> > Timur, termasuk Sampang? "Bukan karena perbedaan pendapat, tetapi karena
> > perbedaan pendapatan," kata petinggi NU masih dari daerah yang sama. Rois
> > dan Tajul, kakak-beradik, dilantik sebagai pengurus Ijabi (Ikatan Jamaah
> > Ahlil Bait Indonesia) pada 2007. Pada 2009, mereka terlibat konflik
> > keluarga, antara lain karena masalah santri perempuan di pesantren Tajul.
> > > >
> > > > Karena persoalan pendapatan, Rois meninggalkan paham Syiah dan beralih
> > pendapat. Katanya, "Saya kembali ke Nahdhiyin, karena banyaknya
> > penyimpangan dalam ajaran Syiah". Pada pengujung 2011, Rois â€"menurut
> > pengakuannya sendiri- membiarkan orang-orang yang sependapat dengan dia
> > menghancurkan teritori dan massa pengikut saudaranya. Media melaporkan,
> > "Roisul Hukama memimpin massa Ahli Sunnah untuk menyerang perkampungan dan
> > pesantren Tajul Muluk, yang berpaham Syiah". Para tokoh Islam, dengan
> > pendapatan yang lebih besar, kemudian menabuh genderang perang. Atas nama
> > agama!
> > > >
> > > > Siapakah yang beruntung? Tidak satu pihak pun. Tidak Rois dan tidak
> > Tajul. Siapakah yang menang? Kaum ateis. Mereka punya amunisi baru. Mereka
> > akan menisbahkan tindakan kekerasan dan kekejian kepada agama. Tidak jadi
> > soal apakah penyebab yang sebenarnya itu berasal dari masalah ekonomis,
> > politis, ideologis, ethnis, atau sekedar pertikaian di antara keluarga
> > miskin di kampung yang miskin!
> > > >
> > > > Â JALALUDDIN RAKHMATadalah Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlulbait
> > Indonesia
> > > >
> > http://www.detiknews.com/read/2012/01/04/083526/1806073/103/agama-dan-kekerasan
> > > >
> >
>




------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke