Mbak Rosa, Gagasannya dipaksakan sekali, sepertinya tulisan ini muncul gara-gara beasiswa, hehe.. Tidak ada kaitan antara persaudaraan umat Islam sedunia dalam satu warna pakaian ihram dengan toleransi antar agama. Logikanya tidak nyambung. Suami anda juga tidak berusaha menghubungkan dua topik yang berbeda itu. Topik pertama dipaparkan begitu saja sekedar untuk memancing rasa Islam, kemudian topik kedua disusulkan sebagai bagian dari ide besar yang akan dikembangkan. Kurang intelektual mbak, ngisin-ngisini... Kalu saya warga Jawa Tengah, saya tidak akan memilih anda...
Salam kenal, Anam 2008/12/16 Rosa Prabowo <[email protected]> > > > Salam, > > Ini adalah cuplikan tulisan suami saya, > > Ibadah Haji dan Toleransi > > Memang, saat berada di depan Mahkamah Allah semua orang > sama. Seperti juga saat para jemaah haji itu di Arafah, mereka terlihat > hampir > seragam. Tak ada terlintas status sosial mereka. Rawin Kunkongkaphan, dari > Bangkok, Thailand, bercerita pada Saudi Gazette, bahwa haji adalah > pertemuan > religius terbesar di dunia. Ia mengumpulkan hampir 3 juta orang di satu > tempat. > "Hajj is an amazing event if you look at different people coming from > different parts of the world. When they put on Iharm they all become > brothers." > Selanjutnya, ia berpendapat bahwa haji mendorong semua orang Islam untuk > bersatu dan berjihad demi kedamaian dunia. > > Hal senada diungkapkan > oleh Habib Allah pada CNN. Warga Pakistan yang berumur 24 tahun ini belum > pernah > meninggalkan negerinya sebelum berhaji. Ia mengatakan bahwa ia merasa > melihat "dunia > secara utuh" di Mekah, Arab Saudi. "Saya merasa kita semua seperti > saudara." "I never thought about this before. The hajj has > changed my thoughts about other Muslims from other countries. The hajj has > united us as Muslims and as brothers." Ia melanjutkan, "Setelah saya > melaksanakan Haji, saya merasa > bahwa dunia sangat kecil dan kami semua saling berbagi tempat ... bumi ini. > Kita > semua harus hidup damai satu dengan yang lain, apakah dengan Muslim atau > non-Muslim." > > Ada juga kesaksian dari Roland Boon dari Rotterdam, > Belanda, yang juga baru pertama kali berhaji. "The crowd here is really > amazing, > and I think it is something that you cannot describe in words." Ini adalah > kesempatan untuk menunjukkan pada dunia bahwa "Muslims love peace and want > to live in harmony." "Saya berharap semua orang Islam dapat hidup dengan > damai dan melupakan banyak perbedaan di antara mereka." Dan masih ada lagi > beberapa kesaksian yang serupa dari jemaah haji lain dari berbagai negara. > > Hasil penelitian Harvard Kennedy School > > Apa yang disampaikan para jemaah haji itu sebenarnya > tidak jauh beda dengan hasil penelitian yang dimotori oleh David > Clingingsmith, Asim Ijaz Khwaja dan > Michael Kremer dari Harvard Kennedy School, Amerika. > > Selanjutnya ikuti tautan berikut: > http://safiramachrusah.blogspot.com/2008/12/ibadah-haji-dan-toleransi.html > > Salam, > > Safira Machrusah [Rosa] > http://safiramachrusah.blogspot.com > > Start your day with Yahoo!7 and win a Sony Bravia TV. Enter now > http://au.docs.yahoo.com/homepageset/?p1=other&p2=au&p3=tagline > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
