Itu bukti GOlkar masih dicintai rakyat.
Kepuntir apa tidak logikanya, memang tgt sapa
yang melihat.


>From: Bahrudin Ghalib <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: RE: [Kuli Tinta] Logika kepuntir
>Date: Fri, 28 May 1999 10:39:00 +0700
>
>Para Ulama pengasuh pesantren sangat jarang berlangganan koran atau 
>majalah,
>jadi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui situasi politik yang
>sebenarnya, apalagi berita mengenai kejelekan GOLKAR. Mereka hanya tau 
>kalau
>tokoh GOLKAR datang mengunjungi pesantren  selalu membawa sumbangan dana
>yang berlimpah.
>Untuk itu perlu pendidikan politik agar menyadarkan daerah daerah tertentu
>di Indonesia. Apalagi diantara pesantren masih ada yang Televisi/ koran/
>majalah dilarang keberadaannya.
>
> > ----------
> > From:       GIGIH NUSANTARA[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To:   [EMAIL PROTECTED]
> > Sent:       Thursday, May 27, 1999 8:56 AM
> > To:         [EMAIL PROTECTED]
> > Subject:    [Kuli Tinta] Logika kepuntir
> >
> > Logika Kepuntir.
> >
> > Ada berita yang aku dengar melalui Liputan 6, Rabu 26 Mei 1999 sore.
> > Kabarnya begini :
> >
> > Ulama-ulama se-Jabar bertekad memenangkan Golkar di Pemilu depan. Keika
> > ditanya alasannya, maka ulama tersebut 'berbunyi' demikian :
> >
> > 'Golkar sekarang sudah berubah, dengan paradigma baru, dan bukan Golkar
> > yang dulu. Golkar dulu itu kan cuma kepanjangan tangan penguasa saja'.
> >
> > Terusnya :
> >
> > 'Dukungan Ulama untuk memenangkan Golkar kali ini adalah sebagai ucapan
> > terimakasih dan balas budi, karena Golkar sejak 1980 telah banyak
> > membantu ulama Jabar'.
> >
> > Kesimpulan?
> >
> > Ada logika kepuntir, terpilin, mbulet, ngawur, super bego. Antara
> > pernyataan pertama, yang seolah memaki Golkar lama yang dituding
> > perpanjangn tangan kekuasaan, yang lebih butut dibanding Golkar
> > ber-Paradigma Baru.
> >
> > Tapi, di pernyataan ikutannya, partisipasi ini merupakan balas budi
> > atas jasa-jasa Golkar sejak 1980 (yang lama, dong!).
> >
> > Di sini yang salah itu ulamanya dalam memilih kalimat, atau sebenarnya
> > ulama ini masih melihat sosok golkar yang ada ini masih yang lama dulu,
> > yang berjasa, sehingga wajib diberikan balas budi?
> >
> > Logika muntir lain adalah pernyataan akbar-tanjung yang menyatakan
> > bahwa golkar adalah partai reformis, dengan alasan fraksi golkar-lah
> > yang memungkinkan keputusan mpr menyelenggarakan pemilu yang
> > dipercepat.
> >
> > Satu hal komentarku, cobalah saat itu golkar berani menghalangi
> > keinginan reformasi rakyat di luar gedung mpr/dpr, kalau nggak pulang
> > tinggal nama.
> >
> > Jadi?
> >
> > Bukan golkar reformis, tetapi yang tahu ke mana angin bertiup. Aku
> > berani bertaruh. Begini. Kita ambil secara acak anggota golkar di dpr,
> > macam Priyo, lalu kita pasangi lie-detector. Berani sumpah mereka pasti
> > masih orde-lama.
> >
> > GIGIH
> >
> >
> > _________________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
> >
> >
> > ______________________________________________________________________
> > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
> >
> >
> >
> >
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
>
>
>
>


_______________________________________________________________
Get Free Email and Do More On The Web. Visit http://www.msn.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke