-----Original Message-----
From: Bahrudin Ghalib <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, May 31, 1999 10:00 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Logika kepuntir
Anda mungkin hanya melihat bendera PDI-P, PAN, PPP, PKB berkibar
diangkasa
perkotaan. Sorotan TV juga berkisar diperkotaan seluruh nusantara,
kenyataan
dipedesaan yang berkibar lebih banyak bendera GOLKAR dari pada bendera
partai lainnya. Untuk buktinya cobalah sekali sekali pergi kepinggiran
kota
melewati jalan pedesaan, susah bagi anda menemukan bendera lain,
karena yang
banyak berkibar adalah bendera GOLKAR.
----------------------------------------------------------------------
------------------
Kemarin saya menelusuri lereng Merapi dari barat ke timur. Bendera
Golkar memang ada namun tidak dominan. Justru yang konsisten ada
adalah hijau, biru, dan merah. Yang dimaksud dengan hijau adalah
munglkin PPP atau PKB.
Di Kalimantan, KIPP melaporkan bahwa unsur aparat desa telah bertindak
untuk mewakili salah satu parpol. Siapa lagi kalau bukan Golkar. Nah,
inilah contoh pro SQ. Padahal peraturan dan instruksi mendagri
jelas-jelas telah melarang aparat untuk memihak salah satu parpol.
Namun anda benar Bung bahwa semakin jauh dari pusat informasi dan
pendidikan Golkar semakin kuat. Mengapa? Karena disanalah mereka bisa
membodohi rakyat, termasuk pada masa lalu pemilu tanpa coblosan dimana
Golkar menang mutlak. Tanya Rahmat Witoelar atau Rudini kalau nggak
percaya..... Atau silahkan membaca Kecurangan-Kecurangan Pemilu selama
Orba. Apakah kita akan membiarkan hal itu terus berlanjut?
Kegiatan mhs UGM di Gunung Kidul yang memberi informasi kepada
masyarakat disana jelas akan sangat merugikan aparat yang ingin
mengembalikan kejayaan masa lalu.
.-
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!