Kompas mewakili kepentingan umat Kristen?

Wuahhhh, kayaknya kagak pernah tuh diwakili. Yang saya baca justru tulisan
tokoh-tokoh muslim lho.., diantaranya malah Achmad Soemargono, dll.

Terus terang saja, saya punya banyak teman muslim yang taat. Dan mereka
tidak juga merasa "diwakili" oleh Republika. Mereka merasa Republika hanya
mewakili Cendana dan Habibie.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: Dadang Darmawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 05 Juni 1999 13:56
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: SiaR---SPANDUK HUJAT PDI PERJUANGAN BERTEBARAN
DI JAKARTA


Rekan Martin,
Lahirnya Republika merupakan counter attack dari banyaknya pemberitaan -
pemberitaan yang tidak seimbang dari Kompas selama ini. Kita semua tahu
bagaimana pemberitaan Kompas selama ini, selalu berpihak pada kepentingan
umat
kristen. Kalau ada suara dari rekan - rekan kita yang muslim, selalu
mendapat
pemberitaan yang kecil, kecuali berita tersebut menguntungkan policy umat
kristen. Tulisan - tulisan Kompas begitu menasional sehingga "mencuci otak"
banyak masyarakat kita.
Disitulah Republika lahir. Memberi harapan baru dalam dunia pers muslim
untuk
meluruskan berita - berita yang salah selama ini.

Soal cendana punya saham atau tidak, memang perlu dicek sejauh mana andil
saham
tersebut pada Republika. Tapi bukankah selama ini LB. Moerdani (musuh besar
orde
baru) juga di belakang Kompas ?????
So, apakah kita tetap terfokus pada sang pemilik saham atau isi
pemberitaannya
???

Martin Manurung wrote:

> Sangat logis bila pelakunya adalah link Cendana... dan kebetulan pula
> nama-nama
> yang disebut, selama ini track recordnya sangat dekat dengan Cendana
> (termasuk Republika).
>




______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!





Kirim email ke