tawuran bukan karena seragam kok....
itu adalah solusi pendek yang kurang bijaksana...

kayaknya lingkungan, sekali lagi lingkungan tempat mereka menjalani hidup
sekarang ini sangat tidak mendukung anak2 itu untuk belajar, menuntut
ilmu, mengejar target prestasi belajar tertentu,...dll. Mereka sejak kecil
udah terbiasa dengan kehidupan nyata yang sangat keras dan brutal. Dan
setelah mencapai tingkat kedewasaan tertentu barulah mereka "berani"
mempraktekkan apa yang telah mereka lihat dan alami di kehidupannya.
Akhirnya, ngga suka orang lain lebih baik dari dia, ngga suka anak lain
lebih norak dari dia, . dlll. Dan ujungnya dari ketidaksukaannnya dan ke
egoissannya...."loe berani ama gua", "kalo berani berantem aja", dll.
bentuk kekerasan yang lain....dan itu selalu menjadi beban pikiran
mereka..sebelum anak2 lain saingannya kalah dari dia atau korpsnya....

Sebuah pendidikan kekeluargaan yang kacau, pendidikan anak yang ngawur dan
asal, dan itu segala bentuk pendidikan lainnya yang diabaikan ortu2 di
Indonesia terutama di wilayah kota besar, dimana ortu ditekan berbagai
tuntutan kehidupan yang sangat2 keras dan kejam.....frustasi, stress,
egoisme, ..dll.

Sebuah kehancuran kehidupan remaja dan pendidikan di keluarga semakin
dijelang oleh rakyat Indonesia, kalo semua aspek kehidupan kekeluargaan
tidak segera sadar dan mampu berubah dengan positif..

REnungkan...!!!

"Remember about your mortallity...wiser you become..."
              
            Irfan DP
----------------------------------
http://medac.geoph.itb.ac.id/irfan

On Wed, 28 Jul 1999, bRidWaN wrote:

> 
> Usul ini saya lemparkan setelah melihat tidak berhasilnya
> pihak yg berwenang meredam masalah tawuran ini.
> 
> Saya sangat percaya, bahwa masalah seragam sekolah ini
> akan sangat ampuh meredam masalah tawuran.
> 
> Jangan lupa, kalau mereka dalam waktu libur bertemu
> dibioskop, toko buku, cafe tenda, atau mall, pasti tidak
> akan ber-tawuran.
> Tetapi bila mereka ketemu dijalan dg memakai 'SERAGAM PUTIH ABU2"
> kemungkinan terjadinya tawuran sangatlah besar.
> 
> Itu dasar dari pemikiran saya.
> 
> Salam,
> bRidWaN 
> 
> 
> At 11:07 PM 7/27/99 +0700, Phantom Stranger wrote:
> >From: Franca A.S. Wenas <[EMAIL PROTECTED]>
> >> Kami mau sedikit sumbang pikiran.
> >> Kenakalan remaja melalui tawuran itu bisa disebabkan oleh hal-hal yang
> >> berbau kesetiakawanan, rasa keadilan & rasa sok jagoan  tanpa (mau)
> >> mengerti/memahami permasalahan yang sebenarnya, benar atau tidak.
> >> Kebenaranyapun diukur menurut otak & emosi mereka. Selain itu juga faktor
> >> historis yang tidak dapat dihilangkan, sekali sudah bermusuhan, akan tetap
> >> musuh.
> >------------
> >jadi permasalahan intinya adalah di pola pemikiran mereka ya?
> >jadi ya itulah yang harus di'perbaiki'...mengenai masalah baju seragam, saya
> >kira itu hanya bisa 'mengalihkan' saja..tapi gak bisa menyelesaikan
> >permasalahannya..
> >
> >sebab lain mungkin tekanan2 yang dirasakannya di rumah, sekolah, pergaulan,
> >dll..
> >
> >> Sisi lain yang mungkin perlu diterapkan, ialah ketegasan kita semua,
> >> termasuk aparat keamanan, hukum & pendidikan.
> >> Mereka yang sudah tertangkap tangan sudah seharusnya segera dijatuhi
> >> hukuman, baik disekolah atau diluar sekolah. Seperti, dirumahkan, hukuman
> >> sekolah, dikeluarkan, dimasukkan ke panti anak nakal, bahkan sampai di
> >> penjara.
> >--------------
> >saya setuju dengan ketegasan..
> >tapi saya ragu, apakah hukuman bisa menyelesaikan masalahnya?
> >
> >
> >
> >______________________________________________________________________
> >If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> >To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> >To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke