>Kalau Mega berani muncul bebas berdiskusi di TV , di koran, dsb. , >saya
>yakin bisa gamblang dalam beberapa menit.
Dalam kerinduan yang sama, supaya nggak penasaran terus yaaa...
Yap
>From: "Abdullah Hasan" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] UTUSAN GOLONGAN
>Date: Sat, 21 Aug 1999 10:44:50 +0700
>
>Bung Yap.
>Saya juga masih punya pidato pledoi dari Mega yang di Kompas. Saya simpan
>untuk keperluan anak saya yang di SD. Kuatir pengalaman bapaknya Mega
>terulang kembali. Prestasi sekolah erat sekali berhubungan dengan hapalan
>pidato Manipol Usdek, Vivere Peri, dsb. ( Ngeri !, kaya jaman MAO ).
>
>Dalam pledoinya, Mega membaca bahwa dia bukan anti amandemen. Tidak ada
>keberatan untuk menyempurnakan dan menguatkan hukum. Mudah2an hatinya sama
>dengan yang dibacanya itu. Walaupun begitu , belum kelihatan kebutuhan
>amandemen UUD 45 dari pihak PDIP atau Mega. Maklumlah , orang besar atau
>partai besar kali. Super sibuk. masyarakat inteletual yang banyak nganggur,
>agak lain. Mereka sudah gerah betul dengan beberapa hal dalam UUD 45.
>Pemilihan langsung Presiden umpamanya. Utusan Golongan umpamanya lagi : apa
>masih relevan?.
>
>Mega tidak menyatakan ketidaktahuan bagian mana yang harus diamandemen.
>tapi
>tidak menyatakan tahu bagian mana yang harus diamandemen. Kalau Mega berani
>muncul bebas berdiskusi di TV , di koran, dsb. , saya yakin bisa gamblang
>dalam beberapa menit.
>
>Tapi sebaiknya jangan deh..... Nanti ketahuan.........Kan bisa berantakan
>.... ( Aneh tapi nyata , jaman kegelapan Majapahit kesasar masuk dijaman
>Informasi tahun 2000 ).
>
>Wassalam.
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail
kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!