Ferli :
>
>maka sebenarnya hal itulah yg
>akan dilakukan oleh si A bila ia berada pada situasi si B, berdasarkan
>konsistensi logika yg sama yg membangun interpretasi itu.
>
EDP :
Berulang. Diskusi mengenai subjek, dalam hal ini AR dan kecurigaan akan
kelakuannya, berubah menjadi kecurigaan terhadap siapa yang menuliskannya di
milis ini. Bukan interpretasinya yang dibahas, dan didiskusikan, tetapi
terhadap interpretatornya. Lihat kalimat di atas. Sebaiknya, tetap konsisten
dengan 'Amien lagi', yaitu, mencoba menanyakan, mengapa sampai ada anggapan
'Ken Arok edisi III'. Di bagian mana pemosting akhirnya menginterpretasikan
seperti itu. Jadi bukan dengan menyetopnya, dengan tudingan 'pembunuh
karakter'. Mungkin nanti, setelah pemosting ternyata salah dalam membuat
interpretasi, malah sebenarnya sangat ngawur, akan ketahuan, dia pembunuh
karakter, atau bukan.
Dengan mencurigai interpretator seperti di atas, maka berhentilah sudah
diskusi tersebut.
Darwin, jangan-jangan ingin sekali menjadi bedes, karena teori evolusinya.
Sama kan logikanya ?
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!