Kenapa Amien tampak dendam pada Gus Dur? Tampaknya AR
baru sadar bahwa dia "dibuang" GD menjadi Ketua MPR.
Ketua MPR adalah jabatan simbolis. Betul, secara struktural
kedudukannya tinggi, mengawasi presiden, DPR, BPK, dsb,
semua lembaga tinggi negara. Namun kesehariannya, ketua
MPR itu nggak ada kerja, hanya hal besar-besar yang bisa
dia komentarin, misalnya presiden melanggar GBHN. Untuk
hal "kecil-kecil", misalnya kenaikkan gaji PNS, ini jelas
bukan urusan MPR tapi DPR. Ingat nggak, berkali-kali
AR ditegur anggota DPR gara2 terlalu banyak komentar
soal hal2 yang seharusnya adalah urusan DPR?

Jadi, tampaknya, GD menempatkan AR di posisi ini untuk
membungkamnya! Strategi yang cantik dan tentu saja bikin
AR keki, abis baru sekarang menyadarinya. Dulu saya
bingung, kenapa GD ngotot sekali mendukung AR menjadi
ketua MPR. Kasihan sekali Matori, saat SU MPR, yang
memelas karena "hanya" didukung PDIP, sementara sebagian
PKB memilih AR karena titah GD. Sekarang saya baru paham.

Perkiraan saya, seperti di atas, utk membungkam AR.
Perkiraan lain, adalah utk memotong jalan AR menuju
kursi presiden. Sebetulnya tidak masalah AR jadi presiden,
tapi kelihatannya AR tidak bisa melepaskan diri dari
Gogon cs dan TNI AD pro status quo, tentu ini berbahaya.
Jadi terpaksa AR "dibuang" GD ke kursi ketua MPR, nasib!

wassalam,
Bachtiar


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com


-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke