--

On Wed, 26 Jan 2000 00:12:02   Martin Manurung wrote:
>> Lihatlah mengenai penabur benih. Ada benih yang jatuh ke tanah subur, ada
>yang dibebatuan dan ada yang disemak belukar. Benih-benih ini ada yang
>tumbuh subur dan ada yang mati. Benih-benih yang mati itulah yang akan
>dikumpulkan untuk dibakar.
>
>Martin:
>
>Perumpamaan benih yang tumbuh itu juga tidak ada hubungannya deh dengan
>"talenta" ataupun kerusuhan. Perumpamaan itu kan tentang bagaimana respons
>manusia terhadap Firman Allah. Ada yang menyambut baik dan menjalankannya,
>itulah benih yang tumbuh di tanah subur. Ada yang mendengar tapi tidak
>menjalankannya, itulah benih yang tumbuh di bebatuan. Dan ada yang tidak
>mendengar, bahkan mencampakkannya. Itulah benih yang tumbuh di semak
>belukar.
>
>Jadi, tidak ada relevansinya dengan perumpamaan ttg talenta dan kerusuhan

>Hestu :
Ya tetap ada relevansi (wong kalau menerima dan menyambut baik firman Allah jangan 
sepotong-potong kok). 
Menurut saya yang dimaksud "benih" dalam perumpamaan "Sang Penabur Benih" tidak lain 
adalah IMAN. Bukan hanya sebatas respon akan firman Allah, Karena yang terakhir ini 
cakupannya sempit. Kalau hanya respon saja, maka tentunya ada firman yang direspon 
secara baik ada juga yang setengah-setengah, bahlkan ada yang tidak direspon sama 
sekali. Sedangkan kalau Iman nuansanya adalah belief system (kebenaran berdasarkan 
keyakinan).

Sekarang pertanyaannya :Telenta itu firman Allah atau bukan.  
Kalau Firman Allah, maka perumpamaan mengenai Talenta itu kan juga perlu direspon. 
Kalau yang merespon itu imannya tumbuh di batu karang atau semak belukar, maka 
perumpamaan tersebut hanya disimpan di bawah bantal dan tidak berbuah menjadi dua 
talenta bahkan mungkin 25 talenta.

Ini semua penafsiran dari orang biasa lho. Bukan pakar teologi.Amin

>Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
>____________________________________________
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
>
>
>-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke