On Tue, 18 Jul 2000, Martin Manurung wrote:
> > Yang kubu Islam bilang terjadi pemutar balikkan fakta
> > yang kubu Kristen bilang terjadi pemutar balikkan fakta
> > Jadi yang bener siapa ?
> Yang bener, dua-duanya! Islam dibunuhi, Kristen dibunuhi.. Lalu solidaritas
> kita dimana? Solidaritas kita pada semua manusia yang dibunuh dan
> kemanusiaan yang dimatikan.
WAM:
Setuju sekali, bung Martin.
Dengan demikian, siapapun yang mengatakan bahwa _tidak ada orang Islam
dibunuh orang Kristen, vice versa_ adalah pembohong. Persis yang dilakukan
pengamen itu. Termasuk pula yang dilakukan Frits Plikemboh. (Dengan
mengatakan bahwa orang Islam dibunuhi di Ambon, sama sekali tidak
mengimplikasikan bahwa TIDAK ADA orang Kristen yang dibunuh di sana. Dan
saya tidak pernah menyebut hanya orang Islam yang dibunuh di Ambon).
Frankly, saya justru heran, kenapa ajaran Kristen (yang katanya
menyebarkan perdamaian) kok begitu murahnya disebarkan di bis kota?
Padahal semua tahu, pembunuh orang Islam di Ambon ya jelas orang Kristen.
Dan sebaliknya. Kenapa tidak disebarkan bahwa orang Kristen menyesali yang
terjadi di Ambon, tanpa begitu kasar kelihatan sedang membolak-balikkan
fakta?
Saya juga heran, kenapa masih juga ditutup-tutupi bahwa yang terjadi di
Ambon itu adalah konflik bernuansa agama? Tanpa adanya pengakuan hal ini,
akan makin sulit memecahkan konflik di sana. Sebab, para pemuka agama
bakal tidak diakui perannya (untuk menghentikan konflik itu). Saya yakin,
para pemuka agama punya peran yang amat besar untuk menghentikan kekerasan
di Ambon.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!