dari SUARAMERDEKA (SM):
PPP Berniat Tarik Zarkasih Noor
SURABAYA - Saat ini DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
sedang mengaji dengan serius pemerintahan Gus Dur. Jika setelah
sidang umum tahunan (SUT) MPR kinerjanya masih amburadul, PPP
akan menarik Menkop PKM Zarkasih Noor dari kabinet.
--->
ah, asal jangan seperti berkaca, muka buruk, cermin dipecah
saja...
atau, berkaca di riak gelombang, sehingga tak kan pernah muka
sendiri tampak yang sebenarnya, selain "pating sleyor"... hehehe
SM:
Hal itu dikemukakan Ketua DPP Hamzah Haz, seusai dialog
interaktif dengan warganya di Wisma Dolog Jatim, Selasa kemarin.
PPP memandang keberadaan kadernya di kabinet tak diperlukan lagi
jika Presiden tidak aspiratif.
''Terutama, jika pemerintah tidak aspiratif terhadap kepentingan
umat Islam. Dalam banyak hal pemerintahan kali ini sama saja
dengan Orde Lama dan Orde Baru, yang akhirnya jatuh karena tidak
aspiratif terhadap Islam,'' ujarnya.
--->
aspiratif maksudnya apa ya?
lha wong urusan keagamaan dari departemen agama saja
didominasi untuk kepentingan islam gitu kok. namun sayang,
banyak pula permainan sulap di department of religion ini.
SM (HH):
PPP sudah mengukuhkan diri sebagai partai yang membawa aspirasi
Islam, karena itu akan terus berjuang agar pemerintah
memperhatikan hal itu. Jika akhirnya pemerintah tetap
mengucilkan Islam, tak ada gunanya kader partai ikut dalam
kabinet.
''Ingat saja, sejarah sudah mencatat pemerintah yang mengucilkan
Islam ternyata jatuh. Contohnya Bung karno, pada saat terakhir
malah mengucilkan Islam, akhirnya jatuh. Begitu pula Soeharto
dengan Orde Barunya.''
----->
mbok kalau mau jadi oposisi itu jangan setengah hati gitu lho.
mo ngoposan ya mesisan sejak semula. tanpa syarat. titik gede.
ato kalu punya statement itu mbok ya yang "jejeg". dulu kalo
tak salah partai ini yang mensyaratkan pemimpin bangsa harus
dari putra terbaik bangsa.. lha dapatlah GUSDUR, sementara
putra terbaik partai ini "diplekotho" katanya. dan ketuanya
menjagokan diri jadi wapres.... (duh seandainya dulu terpilih,
mendah koyok opo dadine....)
lagian memakai kudung agama untuk menilai pemerintahan.
pemerintahan orla disebut jatuh karena mengkucilkan islam.
weleh... bukan hanya islamnya, mbaaah.... yang bikin PBR
jungkel. sangat banyak kepentingan-2 yang anti PBRSOEK
itu.... (ah jadi ingat rumor mantan tahanan tapol asal inggris
kemaren-kemaren. bahwa negara inggris berperan besar
dalam penumbangan soekarno... dus.. orang inggris termasuk
pembela islam dong... atau cucunya eyang victoria yang
bernama Lek Sam itu juga. yaa memang kenyataan sejak
tahun 30-an, kedua bangsa kulit putih itu telah berjasa
besar memerdekakan rakyat jazirah dari cengkeraman
negara islam Turki-Othoman... lho.... kok islam lagi? dan
sampai kini menjadi penjamin keamanannya sambil bermain
Gobak Sodor sama ngisrael.. nasib... nasib!)
SM:
Dia menyatakan kebingungan masyarakat selama ini bukan karena
elite politik, melainkan lebih karena sikap kontroversi dan
kontraproduktif yang ditunjukkan Presiden.
''Lihat saja statement Presiden, yang sering mencla-mencle dan
membingungkan masyarakat. Misalnya tentang pencopotan menteri
yang KKN, jenderal yang akan kudeta, pencopotan Yusuf Kalla dan
Laksamana Sukardi, dan sebagainya. Semua kontroversial,''
ujarnya.
Di sisi lain, berbagai masalah besar di masyarakat ternyata
gagal diselesaikan. Krisis moneter belum selesai, malah dolar
bertambah tinggi, kemiskinan bertambah, KKN juga belum bisa
disentuh, bahkan menjadi-jadi. Hal itu belum menjadi perhatian.
----->
lha kalau tahu gitu, sebagai anggota MPR kan bisa to ya
memanggil teman-teman berembug, kemudian bicara-2 gimana baiknya
gitu lho. ini kok mirip BOTOH JAGO. taruh kata presiden ayam
jago
aduannya. terus sebelum di-cul-kan ke gelanggang, si botoh HH
ini
ikut ngelus-elus sambil bernyanyi:
Aku duwe Jago-go,
jenenge si Gusdur....
------dst.. maaf diputus, takut disangka memaksakan bahasa
jawa..
lha setelah tahu jagonya kepayahan dan kebingungan,
lhoo.. bukannya ikut "mbanyoni" malah menyiapkan pisau
sembelehan.....
SM(HH):
Tentang pertemuan empat tokoh, yakni Gus Dur, Amien Rais, Akbar
Tanjung, dan Megawati, yang beberapa hari terakhir terus-menerus
dilansir media massa dan menjadi perhatian banyak orang, Hamzah
menyatakan empat tokoh itu belum mewakili seluruh kelompok besar
bangsa ini.
Bahkan akhir-akhir ini kredibilitas mereka sudah berkurang dan
dengan terus terang mengakui tak memiliki visi yang jelas untuk
mengangkat bangsa ini dari keterpurukan. ''Kalau mau pas,
seharusnya pertemuan itu dilakukan wakil-wakil partai sehingga
semua kepentingan terakomodasi. Kalau hanya mereka berempat, ya
kurang pas karena itu harus ditambah.''
------
tambahannya sampeyan sendiri apa?
yaaak semoga didengar.
SM:
Tentang kemungkinan Gus Dur mundur, Hamzah mengemukakan jika
dalam keadaan darurat ternyata Presiden berhalangan, PPP akan
mendukung jika terpaksa gantinya wanita.
---->
lho lak opo toh... harus putra terbaiknya di mana?
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!