2008/9/24 gibran syah <[EMAIL PROTECTED]> > > 2008/9/21 Yanmarshus <[EMAIL PROTECTED]> >> >> Huruf "L" ini yang menjadi salah satu pertanyaan saya di awal thread ini. >> Apakah memang mengacu pada nama kernel yaitu Linux, >> atau yang dimaksud adalah pada semangat GNU/Linux (semangat free software) >> >> Jika melihat pada tanggapan pak Harry di atas, "L" disini mengacu >> pada spirit yang ada dalam GNU/Linux (semangat free software). >> Jelas ini berdampak pada tidak ada lagi perbedaan antara pemakai GNU/Linux, >> GNU/Hurd, Freedos, atau GNU/Tinux (jika memang ada :-) >> >> Tapi ini menimbulkan konsekuensi bahwa slogan "Bhinneka Tunggal Kernel" >> tidak punya tempat dalam KPLI. >> Entah siapa yang kreatif menciptakan slogan itu, ada yang tahu? >
Wah Pak Suhu Yan ini ternyata suka memperdebatkan nama juga, bagi saya what the hell with the name, selama masih relevan, saya rasa ini fine-fine saja. ingin KPTI, KPLI, atau apapun asalkan jgn KPWI. janganlah kita ikut2 para petinggi-petinggi negeri ini yg senang membuat organisasi dengan nama-nama yg sok2 keren dan aneh2 itu namun perbuatannya tidak setinggi namanya. Bila ingin merubah brand KPLI akan memakan cost banyak lagi. Oh ya, memang pak Menteri Kusmayanto belum pakai Linux yah ?, -- Gibransyah ^_^ zona90.wordpress.com -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

