Kepada Yth.
Rekan-rekan Wartawan
Media Cetak dan Elektronik
Di Tempat
Baru-baru ini PT Newmont Minahasa Raya (NMR) melaunching buku "Panduan
Menyelam Teluk Buyat dan Sekitarnya" yang berisi tentang keindahan Teluk
Buyat. Beberapa media nasional dan lokal pun memberitakan informasi
tersebut dengan menampilkan sisi keindahan Teluk Buyat.
Sayangnya informasi tersebut tidak diimbangi dengan informasi dari masyarakat
Buyat Pantai yang harus berpindah dari wilayah Teluk Buyat ke tempat lain
untuk mendapatkan lingkungan yang sehat dan tidak tercemar. Serta informasi
terbaru bahwa kondisi masyarakat Buyat setelah berpindah dari Teluk
Buyat ke Desa Duminanga yang sudah jauh lebih baik dibandingkan ketika
masih berada di Pantai Buyat.
Mengapa Newmont kembali memberikan informasi yang menyesatkan terkait
dengan Teluk Buyat? Apakah ini merupakan salah satu upaya Newmont untuk
mempengaruhi publik dalam persidangan kasus Pencemaran Teluk Buyat yang
saat ini sedang berjalan di PN Manado?
Untuk memberikan informasi yang berimbang tentang permasalahan tersebut,
kami mengundang rekan-rekan menghadiri Konferensi Pers yang dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Selasa, 23 Januari 2007
Jam : 10.00 - selesai
Tempat : Sekretariat JATAM, Jl. Mampang Prapatan II No. 30 Jakarta Selatan
Telp. 794 1559
Narasumber :
- Siti Maimunah, Koordinator JATAM
- Torry Kuswardono, Campaigner Tambang dan Energi WALHI
- Elen Pitoi, Sekretaris BKMKT (Badan Koordinasi Masyarakat Korban Tambang)
Buyat Kampung
- Raja Siregar, Peneliti dan Penulis Buku "Singkap Buyat"
Demikian undangan ini kami sampaikan, kami berharap rekan-rekan dapat
meluangkan waktu untuk hadir bersama kami. Atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.
Salam Lestari,
Luluk Uliyah
Media Publikasi Jatam
HP 0815 9480 246
NB. Kami akan membagikan 10 buku "Singkap Buyat" bagi kawan-kawan yang
hadir di awal.