Penjelasan bung Immanuel Rey (sepertinya saya pernah bertemu Anda di salah satu forum diskusi bahasa ya ?) itu menarik sekali mengenai beda kata "perempuan" dan "wanita". Cuma, ada yang saya agak heran bung Immanuel, kenapa penggunaan kata "perempuan" itu kemudian makin menurun dan orang lebih suka menggunakan "wanita" ? Biasanya, menurunnya penggunaan kata tertentu itu karena ada trauma tertentu yang membuat orang cenderung menggunakan kata lain yang dianggap lebih sopan, contohnya "pelacur" sekarang menjadi "PSK", "penjara" jadi "lembaga pemasyarakatan", "babu" jadi "PRT" dsb, dsb. Lalu untuk perempuan itu kenapa ? Walaupun onderbouw PKI "Gerwani" (Gerakan Wanita Indonesia) katanya melakukan penyiksaan terhadap para jenderal di tahun 1965 , kenapa kata "wanita" ini tidak mengalami penurunan rasa ? Kita malah punya Menteri Urusan Peranan Wanita (UPW) bukan Menteri Urusan Peranan Perempuan (UPP) ? Hehehe...Dasar wanita !
Pada tanggal 09/04/07, elok dyah messwati <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Wanita = wani ditata (mau diatur-atur) hmmm? makanya kenapa para aktivis perempuan lebih suka pakai kata perempuan... seperti yang dipaparkan pak Immanuel di bawah ini. ----- Original Message ----- *From:* Immanuel Rey <[EMAIL PROTECTED]> *To:* [email protected] *Sent:* Monday, April 09, 2007 2:32 PM *Subject:* Re: [mediacare] Lebih Sopan Perempuan atau Wanita? Kata PEREMPUAN dan WANITA kita gunakan bukan karena yang satu lebih sopan daripada yang lain. PEREMPUAN adalah jenis kelamin, yakni orang (manusia) yang mempunyai puki, dapat menstruasi, hamil, melahirkan anak, dan menyusui. WANITA adalah perempuan yang sudah dewasa. (Lihat Kamus Besar Bahasa Indonesia - KBBI) Kata PEREMPUAN dapat digunakan untuk segala usia (perempuan kecil, perempuan dewasa atau perempuan tua) tetapi kita tidak lazim menyebutkan bayi yang baru lahir itu adalah WANITA. Kata PEREMPUAN pada masa kini sudah jarang digunakan atau bahkan tidak lagi digunakan orang karena menganggap kata lama yang sudah usang. Mungkin karena itu orang cenderung menganggap PEREMPUAN itu tidak sopan. Karena itu jika orang sedang mengumpat sering terucap "Dasar perempuan, lu!", tetapi kita belum pernah mendengar orang berkata "WANITA, lu!. Sesungguhnya, PEREMPUAN itu memberi kesan yang lebih mulia daripada WANITA. Kata itu berasal dari kata dasar "empu" yakni gelar kehormatan yang berarti "TUAN". Jika kita mengatakan "mengempu" berarti kita sedang memuliakan atau menghormati seseorang. Dalam kesusastraan Melayu Klasik kita mengenal kata EMPUAN yang juga berarti "perempuan" yakni sebuatan bagi istri raja. Mungkin dari situlah muncul kata PEREMPUAN yang lebih kurang berarti "orang yang dimuliakan atau yang dihormati". IUR *Lady Asther <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Dear all ... Aku mohon info dunks ... Kabarnya, penyebutkan kata PEREMPUAN lebih sopan daripada WANITA benarkah ??? Thx yaa GBU lady asther 081384555527 ------------------------------ Sucker-punch spam<http://us.rd.yahoo.com/evt=49981/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html>with award-winning protection. Try the free Yahoo! Mail Beta.<http://us.rd.yahoo.com/evt=49981/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html> ------------------------------ Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels in 45,000 destinations on Yahoo! Travel<http://travel.yahoo.com/hotelsearchpage;_ylc=X3oDMTFtaTIzNXVjBF9TAzk3NDA3NTg5BF9zAzI3MTk0ODEEcG9zAzIEc2VjA21haWx0YWdsaW5lBHNsawNxMS0wNw-->to find your fit.
