Uda Mukhlis,
tidak mungkin kita mengatakan bahwa jika subsidi BBM hanya akan menguntungkan
orang berduit adalah salah besar. Coba hitung berapa konsumsi nasional
atas BBM yang disubsidi per harinya, dan lihat berapa sebenarnya porsi
utk si rakyat kecil. Sebagian besar BBM yang disubsidi itu dikonsumsi oleh
orang yg punya kendaraan pribadi, pengusaha angkutan umum, industri. Ini
yang saya maksud dengan subsidi hanya akan menguntungkan orang berduit.
Kenapa, karena sekarang negara kita telah menjadi net importir, harus membeli
dari luar utk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Harga beli luar itu jauh lebih
tinggi dari harga jual dalam negeri sehingga harus di subsidi dari anggaran.
Nah, sekarang siapa yang mengkonsumsi di dalam negeri ? ya itu, sebagian
besar oleh pemiliki kendaraan bermotor, pengusaha angkutan umum, indsutri
(bukan rakyat kecil). Jadi wajar dong jika kita bilang bahwa pmth telah
mensubsidi
pihak-pihak di atas dalam mengkonsumsi BBM. Atau kalkulasi saya salah ?
Bukan masalah mau 50 rb atau 100 rb sekalian, tapi pihak-pihak diatas telah
menikmati 'margin' yg harus dibayarkan pemerintah tsb.
Seandainya mereka beli di India, mereka harus bayar 7000 rupiah per liter
premium,
sementara di sini mereka hanya bayar 1810 rupiah perliter dan bisa dipakai
utk berusaha angkutan kota.Saya tidak mengelompokkan pengusaha angkot
sbg rakyat kecil, tapi coba hitung berapa ratus liter BBM yang disubsidi itu
mereka konsumsi perharinya. Ini maksud saya.
Belum lagi selisih harga dalam dan luar negeri ini telah mengundang para
penyelundup
dan kejahatan BBM yang telah merugikan negara puluhan miliar rupiah pertahunnya.
Bukan tidak ada sejarahnya subsidi dialihkan ke bidang lain di negeri ini,
justru
tiap tahun pmth melakukan subsidi silang dari satu bidang ke bidang lain sebagai
penyeimbang anggaran. Kalau kita menilai bahwa itu semua hanya 'bullshit', itu
kan ada pada tataran tekhnis pelaksanaan yang amburadul, baik dalam distribusi
maupun dalam pengawasan program, yang suatu saat bisa diperbaiki. Tapi pada
konsepnya kan bukan demikian.
Kemungkinan adanya kebocoran-kebocoran dalam pelaksanaan pendidikan dan
pengobatan gratis buat rakyat bukan berarti menutup kemungkinan program itu bisa
terlaksana. Kebocoran akan selalu ada dan ada dimana saja. Tidak dipungkiri itu,
tapi bukan berarti dengan adanya kebocoran, lalu kita tidak berbuat sama sekali.
Akan ada masanya dimana hukum bisa tegak disini, dan pada saat itu segala
kebocoran akan hilang dgn sendirinya, mudah-mudahan.
itu saja ya Uda, terlebih terkurang mohon dima'afkan
wassalaam,
Ronald
[EMAIL PROTECTED]
c.com To:
[EMAIL PROTECTED]
Sent by: cc:
[EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [EMAIL PROTECTED]
RE: [surau] Kenaikan BBM
ntaunet.org
12/17/2004 09:24 AM
Please respond to palanta
Ronald,
Mungkin yang dimangsud Harman itu adalah bahwa tidak ada sejarahnya wacana
subsidi yang dialihkan ke pendidikan, kesehatan dan biaya lain-lain pernah
bisa dilaksanakan di Indonesia ini. Omongan para petinggi mengenai bahwa
subsidi akan diberikan kepad rakyat dalam bentuk lain itu selama ini hanya
'bullshit'.
Berapa persen JPK yang sampai ke rakyat kecil? Minyak tanah yang disubsidi
juga tidak pernah mencapai HET (selalu 200-300% diatas HET).
Jadi kebijakan instant membuang subsidi BBM itu hanya bentuk ketidak mampuan
mencegah kebocoran uang dimana-mana akibat korupsi. Pagi ini dibahas di
radio mark up pembelian senjata di TNI dan Polri.
Satu lagi yang selalu kita dengungkan bahwa subsidi hanya menguntungkan
orang berduit, salah besaaaaarrrr. Bagi orang kaya, bukan hanya penghapusan
subsidi, bensin naik jadi 50 rb per literpun tidak masalah bagi yang punya
mobil mewah, tapi masalah besar bagi angkot yang membawa orang kecil, tul
nggak.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ronald P Putra
Sent: Thursday, December 16, 2004 2:15 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] RE: [surau] Kenaikan BBM
Bismillahirrahmaanirrahiim,
aduuh, sanak...
kan saya udah bilang, kalau akibat kenaikan BBM adalah
menyengsarakan rakyat, maka pmth hrs mengganti 'loss' itu
-------- cut -----------
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--
This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you
are not the intended recipient (or have received this e-mail in error)
please notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any
unauthorized copying, disclosure or distribution of the material in this
e-mail is strictly forbidden.
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________
_____________________________________________________________________
This e-mail has been scanned for viruses by MCI's Internet Managed Scanning
Services - powered by MessageLabs. For further information visit
http://www.mci.com
***********************************************************************
This email is confidential and intended solely for the use of the individual to
whom it is addressed. Any views or opinions presented are solely those of the
author and do not necessarily represent those of the BOC Group plc or any of
its affiliates. If you are not the intended recipient, be advised that you have
received this email in error and that any use, dissemination, forwarding,
printing, or copying of this email is strictly prohibited. If you have received
this email in error please return the message to the sender by replying to it
and then delete the message from your computer.
This footnote also confirms that this email message has been checked by
anti-virus software for the presence of computer viruses. However, the BOC
Group plc or any of its affiliates accepts no responsibility for any virus or
defect that might arise from opening this e-mail or attachments.
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________
--
This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you are
not the intended recipient (or have received this e-mail in error) please
notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any unauthorized
copying, disclosure or distribution of the material in this e-mail is strictly
forbidden.
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________