Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Iyo tu .. Pak Z.. nan wacana terakhir nomor kaduo bisa jadi sebuah solusi nan indah.. karena tanah waqaf itu untuk kemaslahatan umat. Sedangkan HPT itu digunakan untuk keperluan dan kebutuhan kaum (baca:umat) selama mereka itu Islam. Boleh jadi, status HPT itu perlu ditindaklanjuti dengan dokumentasi di BPN sebagai status tanah waqaf bagi kaum muslimin di lingkungan tersebut. Status hukum dunia jaleh dihadapan Allahpun bagi para ahli waris dalam kaum itu manjadi lepas dari tanggung jawabnyo untuak membagi harta warisan secara hukum faraidh.
Ambo mendukung wacana ini, dan diletakkan duduak masalahnyo di antara para anggota kaumnyo. Baa pandapek para Datuak anggota milis di siko??? Bia luruih pulo Syara' dalam adaik Minangkabau tu. Wasslaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. M. Razi (30) rang Banuhampu - di Depok ----- Original Message ----- From: "Z Chaniago" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, April 20, 2006 3:56 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Resume Sementara : Harato Pusako > Assalamu'alaikum Ww > > Dari banyak hal nan lah di diskusikan ..... dan samantaro maambiak angok > untuak berdiskusi labiah lanjut... walau balun pado baa caro maaplikasikan > hukum waris Islam ka Harato Pusako Tinggi..sasuai jo awal thread dengan > isi > "sadonyo urang Minang badoso dek indak malakukan waris sasuai jo Hukum > Waris > Islam - Faraidh " dan > > Samantaro soal matematika unto (bukan kacomato unto) di skip dulu....kalau > kacomato kudo ado di kudo.... :-)) > > 1. Pembagian waris dalam Islam memakai Hukum Faraidh > 2. Setiap harato urang harus dibagi dengan hukum waris Islam > 3. Harato Pusako Randah dibagi dengan hukum waris Islam > 4. Islam masuak ka Minangkabau setelah adat Minangkabau terbentuk > 5. Hukum Islam berlaku untuk seluruh alam (rahmatan lil 'alamin) > 6. Diperlukan prioritas keagamaan dulu.. untuk membentuk kesamaan fisi > untuk > merubah ke yang lebih baik dalam pandangan Islami dalam kemasyarakatan . > > Nan masih jadi pertanyaan ? > 1. Apakah HPT milik urang atau milik kaum....siapakah pemilik HPT.... > kalau > di urang madura...Tanah ini tanah tuhan.... saya cuma memakai atasnya.... > :-)) > 2. Wacana terakhir ... apakah bisa harato pusako tinggi tersebut dianggap > sebagai waqaf kepada kaum sehingga hanya dapat dipergunakan dan diusahakan > hasilnya tanpa dapat dimiliki dan diwariskan ? > > Wassalam > > Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com > ====================================================================== > Alam Takambang Jadi Guru > ====================================================================== > > > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi > keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

