Apakah kalo Jakarta diduduki oleh pasukan asing artinya menguasai Indonesia? Setahu saya Belanda menduduki tempat-tempat penting di Irian Barat (Jaya). Kota pertama yang diserbu oleh Indonesia adalah yang paling timur yakni Merauke dengan Operasi Naga yang dipimpin Kapten Benny Moerdani.
Jadi saya tetap menganggap Irian Barat adalah jajahan Belanda. Juga Aceh.
Wassalam,
Efron
-----Original Message-----
From: bRidWaN [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, 29 January, 1999 09:32
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: TIM-TIM DILEPAS
Terima kasih bung Budi. Inipun saya baru tahu,
bahwa tidak semua daerah 'Irian Barat' adalah
bekas jajahan Belanda.
Apakah anda tahu juga mengenai Aceh..?
Salam,
bRidWaN
--------------------------------------------
At 06:05 28/01/99 -0800, Budi Haryanto wrote:
Anda betul bung bRidWaN, malah sebagian besar Irian Jaya
adalah bukan jajahan Belanda. Ini pula yang menyebabkan
lambatnya Irian 'nyerah' ke Indonesia tahun 1962.
Salam,
Budi
----
At 05:48 PM 1/28/99 +0700, you wrote:
Bung Adri,
Saya juga pernah mendengar bahwa wilayah Republik
Indonesia adalah yang 'bekas jajahan Belanda".
Artinya Tim-Tim tidak termasuk, bukan begitu maksudnya ?
Bagaimana dengan Aceh ? Aceh setahu saya merupakan
daerah yang tidak pernah dijajah Belanda.
Ada yang bisa mengatakan saya salah ? Tolong ya, thanks !
Salam,
bRidWaN
--------------
At 21:17 14/01/99 +0700, Adri Amiruddin wrote:
SETUJU BERAT CING. KATA ORANG, TIMTIM INI IBARAT DURI/KERIKIL
DALAM SEPATU. JADI KUDU DIKELUARIN, BARU BISA JALAN NYAMAN.
YANG LAIN? NTAR DULU. SETAHU SAYA DALAM SEJARAH YANG
NAMANYA REPUBLIK INDONESIA ITU WILAYAH NUSANTARA YANG
MENJADI JAJAHAN BELANDA DULU (TERMASUK IRIAN JAYA).
Adri Amiruddin
[EMAIL PROTECTED]
----------
: From: Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
: To: [EMAIL PROTECTED]
: Subject: Re: TIM-TIM DILEPAS
: Date: 28 Januari 1999 12:05
:
: Kalau nurut saya sih, lebih baik dilepas saja secepatnya.
: Lagi jaman begini ini, setiap dime dana sangat berharga.
: Lebih baik dipakai buat memelihara infrastuktur yang mulai
: rusak, syukur-syukur bisa dipakai bangun yg baru. Contoh
: untuk Sulawesi yg dari dulu jalan trans-nya nggak pernah
: kelar....
:
: Masyarakat Tim-tim kan mempunyai resource yang besar,
: jadi biar cepat menjadi negara maju. Syukur-syukur bisa
: mensejajari Australia, misal dengan penjualan kopi,
: dan juga minyaknya di celah Timor yang terkenal itu......
:
: Selama ini sudah terlalu mahal harga yang kita bayar
: untuk menyelamatan muka politik atau harga
: diri pemerintah. Dengan proporsi jumlah penduduk dan
: pendapatan asli daerah, lalu kita bandingkan dengan
: dana yang dikucurkan ke sana, juga darah yg membanjir
: sejak tahun 77, sudah melampaui batas lah. Masih banyak
: propinsi lain dengan proporsi penduduk maupun pendapatan
: jauh lebih besar malah seperti dianaktirikan. Belum lagi
: tuduhan-tuduhan HAM baik dari kalangan dari DN maupun LN.
: Yah, ibarat anak, kalau mau mandiri ya sudah kasih aja....
: Pusing amat....
:
: Misal dikasih waktu referendum sampai 10 tahun misalnya,
: apa nggak akan timbul keinginan untuk merangkul kembali?
: Nah, namanya juga membujuk, maka ya harus kasih sesuatu
: yg menarik. Misal dengan kucuran dana...lagi.... Nanti
: propinsi yg lain yg juga butuh makin terlunta-lunta.
: Mending diputuskan dengan cepat lah...
:
: Cuma saya kurang setuju dengan IA masalah Aceh dan Irja.
: Sejak RI didirikan definisi wilayah RI juga mencakup wilayah
: itu. Malah kalau kita mau baca sejarah, mula-mula wilayah
: kita tadinya akan meliputi semenanjung Malaya yg masih
: ada di bawah Inggris kala itu. Sejarah berkata lain.... Bila setiap
: waktu sebagian rakyat berontak terus dikasih merdeka, wah
: bubar itu negara. Negara yg katanya pendekar HAM-pun
: nggak akan bertindak begitu. Sebagian rakyat Texas ada
: yg pengen bikin negara Texas, nyatanya dilindas habis.
: Irlandia Utara juga dilindas habis sama pemerintahan London.
: Okay lah di Texas orang yg berontak dikit, bagaimana dg di
: Irlandia Utara? Mungkin kita mesti agak berhati-hati menterjemahkan
: arti HAM dan menegakkan berdirinya suatu negara.
:
: Kalau saya sih mending berdoa agar Habibie tidak bertindak
: seperti Gorbachez yang dipuja kalangan barat, juga warga Sovyet
: kala itu. Nyatanya setelah jangka panjang makin banyak saja
: yang membencinya. Kalau US sih jelas suka cita...lha wong jadi
: satu-satunya negara adidaya. Untuk kasus kita, Australia jelas
: suka cita.....bisa dapat kesempatan eksploit Timtim....juga Irja...
: Kan mereka lebih punya teknologi dibandingkan RI.
:
: Sekedar pendapat....
:
: Wassalam,
: BJ
:
:
: Indra Adrisudiro wrote:
:
: > On Wed, 27 Jan 1999 18:16:33 +0700, Hadeer wrote:
: > -------------------------------------------------
: > |> Kalau boleh...saya pilih Timtim tetap ikut Indonesia...
: > |> salam,
: >
: > IA: Kalau saya sih lebih suka menyerahkan keputusan itu
: > kepada rakyat Tim-Tim via referendum. Kalau nanti
: > keputusannya mau gabung ... ya silakan gabung, mau
: > misah ... ya monggo.
: >
: > Hal yang sama juga bisa diterapkan buat DI Aceh atau
: > IrJa. Kalau mereka dasarnya nggak mau gabung, kenapa
: > harus dipaksa-paksa. Biarkan rakyat di daerah-daerah
: > tsb. menentukan nasibnya sendiri. Katanya demokrasi :-)
:
: --
