Bung Efron,
saya tidak menuduh anda diskriminatif, anda PUNYA HAK untuk merasa bahwa
kaum gay TIDAK PANTES, ini adalah hak anda...tidak ada bisa mengganggu-
gugat, tidak juga para kaum gay nya sendiri.
anda tidak usah pakai bukti bung...saya percaya.
mungkin sekarang topiknya, bagaimana cara berhubungan seks yang baik dan
benar (pakailah condom!)
nah untuk saya khususnya, saya merasa, saya mempunyai hak untuk "hanya
menyukai" lawan jenis saya,
saya "menghormati" kaum yang menyukai sesama jenis atau bahkan
dua-duanya.
andrew pattiwael
On Mon, 5 Apr 1999, Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia) wrote:
> Betul, pertama saya membawa dari sisi agama. Kemudian etika. Saya sendiri
> sebenernya kesulitan mencari "kepantesan" kaum gay ini dari berbagai sisi.
> Ternyata nggak ada yang memanteskannya.
>
> Sekali lagi saya nggak diskriminatif terhadap kaum hombreng. Ia mau jadi apa
> kek peduli amat. Hanya saja kalau hombreng ini dilegalkan saya menentang
> keras. Mungkin Anda nggak percaya kalau saya nggak diskriminatif. Bukti:
> saya termasuk pengagum Rock Hudson yang hombreng. Bukti lagi: tetangga saya
> (hanya tembok couple yang membatasi rumah kami) adalah bintang iklan yang
> hombreng. Kami bersahabat dengan baik. Tidak jarang ia minta nasi kalau ia
> lagi males masak.
>
> Wassalam,
> Efron
>
> -----Original Message-----
> From: Andrew G Pattiwael [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, 05 April, 1999 12:55 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: Gay(a) Nusantara dan PRD
>
> lho kok sekarang bawa urusan pajak..tadi bawa urusan
> agama....aduh...sulit bicara kalau ngga jelas begini....
>
> saya bawa HAM karena saya melihat anda seperti GANG HO dan terkesan
> diskriminatif dengan para HOMBRENG SE NUSANTARA ini ( ini juga
> diskriminatif, dengan memanggil panggilan Hombreng = homo brengsek)
>
> tuh kan...anda bilang secara kemanusiaan Hombreng telah melawan
> kodratinya...
> menginginkan legalitas....legalitas untuk dapat hidup tentram, tanpa
> diganggu oleh para "NORMAL", memang dilarang? apakah ini yang anda
> inginkan?
>
> ttg legalitas prostitusi di amrik ini anda bicara dengan orang hukum
> lah....yang pasti setahu saya...anda bisa menikmati seks dimana
> saja...tanpa bayar pun juga bisa kalau mau...hang out aja di
> bar-bar...kenalan sama cewek mabuk....ngga usah bayar fee tuh...gratis
> and no pajak...offcourse...
>
> masalah etika....untuk saat ini...sebelum PAUS di Vatican atau AYATOLLAH
> KHOEMENI bilang kaum Gay legal untuk dibilang NORMAL....yah mungkin
> memang masalah dalam etika....Namun selama SEMUA MANUSIA itu berhak untuk
> hidup.....berekspresi....saya rasa para HOMO BRENGSEK harus tetap diakui
> HAK-HAK-nya....
>
>
> andrew pattiwael
>
>
>
> On Mon, 5 Apr 1999, Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia) wrote:
>
> > Sekali lagi ini adalah tak berhubungan dengan HAM. Sebagai manusia para
> > hombreng sebenernya hak-haknya sudah dicakup oleh HAM yang universal.
> Namun
> > mereka menginginkan legalitas kaumnya.
> >
> > Di AS saja yang terkenal dengan kebebasan tetap melarang secara legal
> > praktek prostitusi. Alasannya jelas karena setiap transaksi (dagang) harus
> > ada pajaknya. Nah, kalau ada pajak dari transaksi seks apakah ini suatu
> yang
> > etis.
> >
> > Saya sendiri nggak ambil pusing dengan aktivitas para gay ini. Namun saya
> > akan ambil pusing jika mereka berusaha melegalkan aktivitas dan kelompok
> > mereka. Jadi ini bukan soal bener salah tapi masalah etika seperti pajak
> > seks di atas.
> >
> > Wassalam,
> > Efron
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Andrew G Pattiwael [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Monday, 05 April, 1999 12:01 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: Gay(a) Nusantara dan PRD
> >
> > itulah....apa alasan nya sehingga bisa membenarkan tindakan seseorang
> > dengan mengatakan bahwa ia benar diatas segalanya....ya tuhan....mau
> > menciptakan satu orang Hitler lagi nih???
> >
> > I dont give a d*** orang lain homo apa engga...selama orang itu tidak
> > merugikan ketentraman umum atau ketentraman saya....go ahead...
> >
> > susah sekali hidup dijaman ini...semua orang merasa dirinya
> > benar...sebentar pakailah alasan jihad...atau melanggar ayat kitab
> > suci...atau kata yesus ini salah.....
> >
> >
> > andrew pattiwael
> >
> > On Mon, 5 Apr 1999, Erwin wrote:
> >
> > > >Yang menjadi pertanyaan saya: hak apakah itu? Hak-hak (asasi) hanya
> > melekat
> > > >kepada orang waras. Selama orang itu waras ia berhak memperjuangkan
> > > >hak-haknya tanpa mengganggu hak-hak orang lain. Menjadi hombreng
> bukanlah
> > > >hak yang diberikan Tuhan (jika manusia masih mengakui kemaujudan
> Tuhan).
> > > >Manusia diciptakan sebagai pria dan wanita (banci adalah kelainan seks
> > > >karena fisik dan hormonal). Secara kodrati juga manusia berkembang biak
> > > >karena ada perkawinan (pria dan wanita).
> > >
> > >
> > > Maaf saja... saya baru mendengar bahwa Hak-hak (asasi) hanya melekat
> > kepada
> > > orang waras. Dan satu lagi, definisi waras itu apa sih? Apakah dengan
> > > menjadi gay, berarti orang tersebut tidak waras? Kalau begitu, kalau
> > > misalnya ketemu gay, apakah bisa diperlakukan seenaknya begitu? Dengan
> > kata
> > > lain, misalnya kaum gay mau di sembelih pun dan badan sembelihannya di
> > > pajang bak daging sapi pun, tidak apa-apa, begitu? Kan mereka tidak
> > memiliki
> > > hak asasi menurut Anda?
> > >
> > > Dan pertanyaan paling mudah, apakah Anda yakin diri Anda waras? Walau
> > belum
> > > pernah ada orang yang mencap diri saya tidak waras secara serius, saya
> > > sendiri tidak yakin apakah saya waras atau tidak sebenarnya... :)
> > >
> > > >Kaum hombreng adalah pria sejati bukan banci. Mereka secara sadar
> melawan
> > > >kodratnya. Jadi di sini tidak ada hubungannya sama sekali dengan hak
> > asasi.
> > > >Melawan kodrat sudah merupakan pelanggaran HAM. Jadi untuk apa
> > > >memperjuangkan hak-hak para kaum hombreng karena memang tidak waras.
> Yang
> > > >bisa kita lakukan adalah memperjuangkan untuk memulihkan kesadaran
> mereka
> > > >agar tidak melawan kodrat.
> > >
> > >
> > > Saya baru mendengar, bahwa melawan kodrat merupakan pelanggaran HAM.
> Anda
> > > yakin itu melanggar? Anda ambil statement itu darimana? Lalu, definisi
> > > melawan kodrat itu apa sih?
> > >
> > > Salam,
> > > Erwin
> > >
> >
>