Daeng Ida,
Begitulah perjalanan 'ORANG-ORANG LAMA' !!
Masih banyak yang aneh dan lucu dari kelompok
'ORANG ORANG LAMA'.
Tetapi...., izinkanlah mereka diberi kesempatan
untuk memperbaiki diri dan kembali kejalan yang
benar.....:)
Hanya dengan segala hormat saya menghimbau sejak
bulan Mei yang lalu, agar Orang Orang Lama tidak
diajak bergabung dalam gerbong yang baru. Berbahaya !
Salam,
BRIDWAN
At 12:06 15/01/99 PST, Notrida Mandica wrote:
>Dear Permias and readers,
>
>Baru saja para ex gembong GOLKAR mendirikan partai: "Partai Keadilan dan
>Persatuan." Para ex GOLKAR, misalnya Try Sutrisno, Edi Sudrajat, Hayono
>Isman, etc akhirnya menyatakan diri sebagai pendiri 'partai.'
>Menarik! Mereka sepertinya melupakan 'arti' partai yang mereka pernah
>agung-agungkan. Pada zaman Suharto dan rekan-rekan, partai adalah kata
>yang menakutkan. Orang-orang yang berafiliasi dengan partai dituduh
>sebagai 'political animal.' Bahkan dalam penjelasan UUD 45 dinyatakan
>bahwa Indonesia memiliki dua partai dan satu golongan.
>Ingat, gembong GOLKAR menghindari referensi 'partai.'
>
>Saat ini, ex gembong GOLKAR berdiri dan mendirikan "Partai Keadilan dan
>Persatuan." Nampaknya mereka tidak phobi lagi dengan kata 'partai' dan
>tidak phobi lagi dengan kata 'politik.' Dan akan memperjuangkan
>'keadilan' dan 'persatuan' menilik dari nama yang mereka gunakan.
>
>Dalam pandangan saya, orang-orang yang mengklaim diri dalam partai ini
>adalah orang-orang mengalami depresi politik. Mungkin nama yang tepat
>untuk partai ini adalah: "Penerima Korupsi dan Pungli" atau
>"Partai orang Kecewa dan Plin-Plan."
>
>
>Smile ever after,
>salam dari DeKalb
>
>
>ida
>
>----------------------------------------------------------
>Partai Keadilan dan Kesatuan Dideklarasikan
>Golkar Dapat Ancaman Serius
>
>Jakarta,Kompas
>Golongan Karya (Golkar) bakal mendapatkan ancaman serius
>dalam pemilihan umum (pemilu) mendatang dengan berdirinya
>Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) yang dideklarasikan di
>Jakarta, Jumat(15/1). Partai yang didirikan tokoh-tokoh
>terkemuka Golkar dan purnawirawan ABRI itu diketuai oleh
>Jenderal TNI (Purn) Edi Sudradjat dengan Sekretaris
>Jenderal Hayono Isman. Dalam Musyawarah Nasional Golkar
>.....deleted..............