Kalau boleh tanya:
Batasan 'orang-orang lama' itu yang mana?
Jika ada 'orang-orang lama' tentunya ada 'orang-orang baru'. Pertanyaan:
apakah tidak ada yang aneh dan lucu dari 'orang-orang baru'. Tentunya
jawabannya tidak ada kalau ternyata 'orang-orang baru' ini belum muncul.
Menurut bung Ridwan, siapa yang harus masuk ke gerbong baru?
Apakah dalam suasana reformasi atau transformasi ini, yang perlu
diprioritaskan orangnya atau kelompoknya atau sistemnya atau sosial
kontrolnya?
Terimakasih.
peace.
bRidWaN wrote:
>
> Daeng Ida,
> Begitulah perjalanan 'ORANG-ORANG LAMA' !!
> Masih banyak yang aneh dan lucu dari kelompok
> 'ORANG ORANG LAMA'.
>
> Tetapi...., izinkanlah mereka diberi kesempatan
> untuk memperbaiki diri dan kembali kejalan yang
> benar.....:)
>
> Hanya dengan segala hormat saya menghimbau sejak
> bulan Mei yang lalu, agar Orang Orang Lama tidak
> diajak bergabung dalam gerbong yang baru. Berbahaya !
>
> Salam,
> BRIDWAN
>
> At 12:06 15/01/99 PST, Notrida Mandica wrote:
> >Dear Permias and readers,
> >
> >Baru saja para ex gembong GOLKAR mendirikan partai: "Partai Keadilan dan
> >Persatuan." Para ex GOLKAR, misalnya Try Sutrisno, Edi Sudrajat, Hayono
> >Isman, etc akhirnya menyatakan diri sebagai pendiri 'partai.'
> >Menarik! Mereka sepertinya melupakan 'arti' partai yang mereka pernah
> >agung-agungkan. Pada zaman Suharto dan rekan-rekan, partai adalah kata
> >yang menakutkan. Orang-orang yang berafiliasi dengan partai dituduh
> >sebagai 'political animal.' Bahkan dalam penjelasan UUD 45 dinyatakan
> >bahwa Indonesia memiliki dua partai dan satu golongan.
> >Ingat, gembong GOLKAR menghindari referensi 'partai.'
> >
> >Saat ini, ex gembong GOLKAR berdiri dan mendirikan "Partai Keadilan dan
> >Persatuan." Nampaknya mereka tidak phobi lagi dengan kata 'partai' dan
> >tidak phobi lagi dengan kata 'politik.' Dan akan memperjuangkan
> >'keadilan' dan 'persatuan' menilik dari nama yang mereka gunakan.
> >
> >Dalam pandangan saya, orang-orang yang mengklaim diri dalam partai ini
> >adalah orang-orang mengalami depresi politik. Mungkin nama yang tepat
> >untuk partai ini adalah: "Penerima Korupsi dan Pungli" atau
> >"Partai orang Kecewa dan Plin-Plan."
> >
> >
> >Smile ever after,
> >salam dari DeKalb
> >
> >
> >ida
> >
> >----------------------------------------------------------
> >Partai Keadilan dan Kesatuan Dideklarasikan
> >Golkar Dapat Ancaman Serius
> >
> >Jakarta,Kompas
> >Golongan Karya (Golkar) bakal mendapatkan ancaman serius
> >dalam pemilihan umum (pemilu) mendatang dengan berdirinya
> >Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) yang dideklarasikan di
> >Jakarta, Jumat(15/1). Partai yang didirikan tokoh-tokoh
> >terkemuka Golkar dan purnawirawan ABRI itu diketuai oleh
> >Jenderal TNI (Purn) Edi Sudradjat dengan Sekretaris
> >Jenderal Hayono Isman. Dalam Musyawarah Nasional Golkar
> >.....deleted..............