hehehe....perumpamaan yang menarik tentang kondisi politik tanah air
secara keseluruhan (kolam tenang/big picture).

Dalam konteks yang lebih kecil (aquarium), saya juga pengin mbikin
perumpamaan deh,

Disaat orang orang sedang memerlukan hidangan yang menarik dan sesuai
dengan selera, ikan ikan yang dianggap berkualitas telah menunjukkan
diri, memamerkan keindahannya dan menjanjikan suatu hidangan yang lezat
untuk disantap. Tapi sayangnya, ada seekor ikan besar yang cuman
plintat plintut sambil kemayu dibalik batu. Lha...lama lama orang yang
ngelihat kan jengkel juga, akhirnya orang orang yang sudah kesengsem
dengan ikan ikan lainnya, mulai melempari ikan yang kemayu tersebut.

Tapi masih untung juga si ikan kemayu, karena bongkahan bongkahan batu
disekitarnya secara konsisten berusaha melindungi, dengan harapan kalau
nasib mujur menjadi milik si ikan, maka bongkahan2 batu tersebut akan
secara otomatis ikut menikmatinya juga.

Ini cuman perumpamaan lho....kan sah sah aja mbikin perumpamaan..

--- Alexander Lumbantobing <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Beberapa saat sebelum Tragedi Mei 1998, saya mengungkapkan adanya
> pihak-pihak
> yang melempar umpan ke tengah kolam-tenang-Indonesia dengan berharap
> segera
> mendapat "ikan" besar yang sudah lama ingin ditangkap dan digoreng.
>
> Beberapa minggu yang lalu, saya mengungkapkan betapa gusarnya para
> juru
> pancing itu menunggu agar sang ikan keluar untuk segera ditangkap dan
> digoreng. Para juru pancing itu sampai harus mengobok-obok
> kolam-tenang-Indonesia. Maka kolam-tenang-Indonesia menjadi alam
> lumpur yang
> belepotan dan porak-poranda.
>
> Sayangnya, sang ikan yang menjadi sasaran mereka tetap belum
> tertangkap untuk
> digoreng. Yang menanggapi umpan itu hanyalah ikan-ikan kelas teri.
> Tentu saja
> para juru pancing itu semakin gusar dan gundah. Niatnya memang jahat,
> sih!
>
> Omong-omong, permisalan saya tentang pelemparan umpan ini secara
> "tidak
> sengaja" disebutkan oleh Amien Rais dalam tanggapan beliau mengenai
> peristiwa
> Istiqlal, padahal cara
> lempar-umpan-tangkap-sang-ikan-lalu-bunuh-dan-digoreng
> ini sudah tercetus sebelum Tragedi Mei 1998.
>
> Para pelempar umpan ini akan semakin gusar dan gundah gulana. Semoga
> tidak
> sampai kalap.
>
> Big picture, guys, big picture.
>
> Rgds,
>
> Alex
>

_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com

Kirim email ke